Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Keefektifan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PJBL) Dan Inkuiri Terhadap Penguasaan Konsep dan Peningkatan Hasil Belajar Siswa Mengenai Materi Kemagnetan Mila Inayah; Asih Wulandari; Nenden Permas Hikmatunisa; Dinda Hudaya Nur Fadillah; Silva Gea Delarosa; Rizki Nurul Muslih; Amanda Zahira; Syahira Ramadhini; Alya Latifa
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 3 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2024.21.3.1061-1083

Abstract

This study was carried out because of awareness of the importance of innovative and creative learning to overcome obstacles to students' understanding and learning outcomes in magnetic material. With the need for more innovative and creative learning strategies, the author wants to compare the Project Based Learning (PjBL) learning model and the Inquiry learning model on concept mastery and improving student learning outcomes regarding magnetism material. This abstract discusses the comparison of the effectiveness of the Problem Based Learning (PjBL) and Inquiry learning models in mastering concepts and improving student learning outcomes in the context of magnetic material. This research uses the Content Analysis method where the author analyzes several journals which contain two different learning models. The research results show that the two learning models make a positive contribution to students' understanding of concepts and learning outcomes. However, comparative analysis of learning outcomes shows that there is a significant difference between the effectiveness of the Project Based Learning (PjBL) learning model and the Inquiry learning model. The impact of this learning method can help develop more appropriate learning strategies in teaching magnetism material in educational environments. Keywords: Effectiveness, Magnetism, Project Based Learning, Inquiry.
Efektivitas Pembelajaran Problem-Based Learning Berbantuan Roda Ekosistem Terhadap Peningkatan Pemahaman Rantai Makanan Siswa Kelas V SD: The Effectiveness of Problem-Based Learning Assisted by the Ecosystem Wheel on Improving the Understanding of Food Chains in Fifth Grade Elementary School Students Elsa Rahmalia Putri; Mila Inayah; Rizky Nurul Muslih; Sahrany Nurmalasari; Verga Delasiana; Yughnita Azmi; Afridha Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9736

Abstract

Pembelajaran IPA pada materi rantai makanan di sekolah dasar seringkali menghadapi masalah berupa rendahnya pemahaman dan partisipasi siswa dalam pembelajaran akibat dari penggunaan metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan media visual “Roda Ekosistem” dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dan desain penelitian menggunakan Pre-Eksperimental Design dengan model desain One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini dilakukan di salah satu SD di Purwakarta pada siswa kelas V. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model PBL berbantuan Roda Ekosistem, sedangkan variabel terikatnya adalah pemahaman siswa yang diukur menggunakan tes dan observasi. Analisis data penelitian dilakukan menggunakan uji statistik deskriptif, uji Wilcoxon, dan uji korelasi. Instrumen yang digunakan adalah tes formatif berbentuk pilihann ganda sebanyak 10 butir soal, serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada rata-rata hasil belajar siswa, dari skor 74,44 pada pretest menjadi 85,56 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000, 17 siswa mengalami peningkatan, tidak ada siswa yang mengalami penurunan. Uji korelasi menunjukkan nilai 0,611 (p = 0,001) yang menunjukkan hubungan sedang kuat. Diskusi menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan media Roda Ekosistem membuat siswa terlibat aktif dalam proses identifikasi masalah, diskusi kelompok, dan pemecahan masalah. Media Roda Ekosistem terbukti mempermudah pemahaman abstraksi aliran energi, mengurangi miskonsepsi, dan mendukung siswa pada tahap operasional konkret. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa penerapan PBL berbantuan Roda Ekosistem efektif untuk meningkatkan pemahaman dan mendorong partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran yang relevan dengan tuntutan keterampilan abad-21.