Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sosialisasi dan Pelatihan Manajemen Inovasi : Upaya Membangun Kreativitas Anak Muda dalam Kewirausahaan Sosial Putri, Erlinda Afsari; Awalia, Dina; Shifatuzzuhroh, Ash; Suliawati, Ade Alfiyah; Trihadi, Tegar; Rosidin, Angga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 9 (2025): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i9.73

Abstract

Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional 2021-2024 menjadi landasan strategis dalam mempersiapkan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045. Salah satu langkah penting adalah melalui sosialisasi dan pelatihan manajemen inovasi bagi generasi muda, khususnya di bidang kewirausahaan sosial. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan semangat kewirausahaan di kalangan pelajar SMK. Pada 17 Februari 2025, Kelompok 8 Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Pamulang (UNPAM) melaksanakan pelatihan di SMK Pelayaran Nusantara, Kota Serang. Pelatihan tersebut mencakup pengenalan kewirausahaan dasar, pembuatan kerajinan bunga tulip dari kawat bulu, serta pemasaran produk menggunakan media sosial dan marketplace. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola usaha kreatif berbasis kewirausahaan sosial. Dengan pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat mengembangkan ide bisnis inovatif dan berkontribusi pada perekonomian kreatif Indonesia, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Program ini mendukung pengembangan kewirausahaan sosial yang berkelanjutan dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat melalui inovasi dan kreativitas.
Problems Encountered In Oral Presentation Through Online Learning of The Students at English Education Department of Muhammadiyah University Of Makassar Awalia, Dina; Firman; Maryam Hamid, Sitti
Journal of Computer Interaction in Education Vol. 3 No. 2 (2020): JCIE:Journal of Computer Interaction in Education
Publisher : FKIP Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jcie.v3i2.335

Abstract

Since pandemic of covid-19, the learning process transformed into online learning and become popular nowadays. This study aimed to find out the problem encountered in oral presentation through online learning of the students at English education department of Muhammadiyah University of Makassar. This research applied a descriptive qualitative research design because it aimed to exploring the students problem in doing online presentation. The subject of the research was B class at fourth semester students of English department in Muhammadiyah University of Makassar in academic years 2021/2022. The students who had obstacles in doing presentation were invited and the total subject were 10 students. The interview were conducted as the instrument of the study based on the two aspects such as linguistic problem and non-linguistic problem. The result of this study showed that students had some problem in online oral presentation both in linguistic and non-linguistic aspects. The linguistic aspects consisted of material comprehension, fluency and accuracy. Furthermore, non-linguistic problem consisted  of network and psychological factor such as self-esteem, anxiety, and motivation. The researcher hoped that the results of this study could have a good impact on teachers, students and future researchers as a reference to provide progress, especially in oral presentation.
Kajian Q.S. An-Nur ayat 27 dalam Tafsir al-Misbah: Relevansinya terhadap Etika Komunikasi Digital Awalia, Dina; Dasuki, Akhmad; Masruroh, Umi; Rusdeana, Rusdeana; Jainah, Jainah; Rahmatunnaimah, Rahmatunnaimah
MAGHZA Vol 10 No 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora (FUAH), Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/maghza.v10i2.13853

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mengubah pola komunikasi modern dan memunculkan berbagai tantangan etis, terutama terkait privasi dan kesantunan dalam interaksi daring. Dalam perspektif Islam, etika komunikasi tidak hanya terbatas pada interaksi tatap muka, tetapi berakar pada ajaran Al-Qur’an yang menekankan adab serta penghormatan terhadap batasan pribadi. Penelitian ini menganalisis Q.S. An-Nur ayat 27 berdasarkan Tafsir al-Misbah karya M. Quraish Shihab serta mengeksplorasi relevansinya terhadap etika komunikasi digital. Menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi pustaka, data dianalisis melalui analisis isi dalam kerangka adabi al-ijtima’i (sastra-sosial). Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai Qur’ani tentang isti’dzān (meminta izin) dan salam (ungkapan penghormatan) merupakan etika sosial universal yang tetap relevan dalam ruang interaksi digital. Nilai-nilai ini mendorong perilaku daring yang santun, empatik, dan menghormati privasi. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada perluasan penerapan tafsir adabi al-ijtima’i ke dalam konteks digital kontemporer. Secara praktis, penelitian ini menawarkan panduan etis berbasis Al-Qur’an untuk membangun komunikasi yang penuh hormat dan harmonis pada platform digital modern.
Reinterpretation of the Meaning of Qaulan Karĭman: : An Analysis of Q.S. Al-Isra’ (17): 23 Using the Maʿna cum Maghzā Approach Awalia, Dina; Masruroh, Umi; Jainah; Valentino Saputra, Muhammad; Rusdeana; Sa’adah, Nismah; Dasuki, Akhmad
REVELATIA Jurnal Ilmu al-Qur`an dan Tafsir Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/revelatia.v7i1.22877

Abstract

The development of digital communication technology has transformed interactions between children and parents, raising the question of how Islamic ethical principles, particularly the concept of qaulan karĭman can be reinterpreted and applied in the context of digital communication. This study examines the meaning of qaulan karĭman in QS. Al-Isra' verse 23 using the maʿna cum maghzā approach, emphasizing understanding of the verse based on its historical meaning (maʿna) and its moral and social significance (maghzā). A qualitative hermeneutic method was employed, with primary data from the Qur'an and classical and contemporary tafsir, and secondary data from literature on digital communication and family ethics. The analysis reveals that qaulan karĭman refers not only to gentle, polite, and respectful speech but also to moral and social objectives, including maintaining parents' dignity, honor, and emotional well-being. The findings indicate that these principles can be applied in digital communication through text messages, chats, or social media, with attention to word choice, timing, emotional expression, and supportive messages. Challenges in digital communication, such as tonal misinterpretation without verbal cues, risks of conflict from delayed messages, and cultural gaps between generations are also discussed. In conclusion, the reinterpretation of qaulan karĭman provides a framework for ethical, harmonious, and empathetic digital communication, affirming that qur’anic values remain relevant and applicable in modern contexts.