Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KUALITAS PRODUK TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN MEBEL ALUMINIUM DI DESA SUNGAI DURAIT TENGAH KECAMATAN BABIRIK KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA (STUDI KASUS PADA BAPAK YANUR) Hasanah, Nurul; Jainah, Jainah
Inovatif Jurnal Administrasi Niaga Vol. 4 No. 1 (2022): Inovatif Jurnal Administrasi Niaga
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/ijan.4.1.93

Abstract

This study was conducted to examine the effect of product quality on consumer buying interest which is motivated by the fact that along with the development of the times, many people like aluminum furniture products. And to find out and analyze the effect of product quality on consumer buying interest in aluminum furniture. This study used 35 respondents as the research sample and the sample collection technique was the census technique. If the population is less than 100, it is better if the entire population is used. The data analysis method used is quantitative analysis which includes validity test, reliability test, simple regression test, test determinasr (r2), and T test. The tested data was then processed with SPSS software version 25, of all the statements are said to be valid. It can be stated that the value of rcount > rtable. For reliability test if Cronbach alpha > 0.60 for product quality variable there are 15 statements and for buying interest variable there are 8 statements, product quality (0.951 > 0.60) and buying interest (0.953 > 0.60). Simple Linear Regression, the regression coefficient for a constant of -6.210 indicates that the quality variable is zero or fixed, it will increase buying interest by -6.21 units or by 6.21%. The product quality variable shows that 0.597 if the unit increases it will increase buying interest by 0.597 or 59.7%. The coefficient of determination r2 is known to be rquare of 0.810 or 81%, indicating that product quality has an influence on the buying interest variable of 81%. And the hypothesis test (T test) tcount > ttable (11.850 > 2.034) it can be concluded that product quality has a significant effect on buying interest. Maintaining product quality in the community so that people are interested in buying products because of good quality and product designs that attract interest in buying them.
Kajian Q.S. An-Nur ayat 27 dalam Tafsir al-Misbah: Relevansinya terhadap Etika Komunikasi Digital Awalia, Dina; Dasuki, Akhmad; Masruroh, Umi; Rusdeana, Rusdeana; Jainah, Jainah; Rahmatunnaimah, Rahmatunnaimah
MAGHZA Vol 10 No 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora (FUAH), Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/maghza.v10i2.13853

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mengubah pola komunikasi modern dan memunculkan berbagai tantangan etis, terutama terkait privasi dan kesantunan dalam interaksi daring. Dalam perspektif Islam, etika komunikasi tidak hanya terbatas pada interaksi tatap muka, tetapi berakar pada ajaran Al-Qur’an yang menekankan adab serta penghormatan terhadap batasan pribadi. Penelitian ini menganalisis Q.S. An-Nur ayat 27 berdasarkan Tafsir al-Misbah karya M. Quraish Shihab serta mengeksplorasi relevansinya terhadap etika komunikasi digital. Menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi pustaka, data dianalisis melalui analisis isi dalam kerangka adabi al-ijtima’i (sastra-sosial). Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai Qur’ani tentang isti’dzān (meminta izin) dan salam (ungkapan penghormatan) merupakan etika sosial universal yang tetap relevan dalam ruang interaksi digital. Nilai-nilai ini mendorong perilaku daring yang santun, empatik, dan menghormati privasi. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada perluasan penerapan tafsir adabi al-ijtima’i ke dalam konteks digital kontemporer. Secara praktis, penelitian ini menawarkan panduan etis berbasis Al-Qur’an untuk membangun komunikasi yang penuh hormat dan harmonis pada platform digital modern.
Konsep ‘Arsy dalam Q.S. Thaha [20]: 5: Telaah Riffaterre Atas Teks Al-Qur’an dan Tafsir Al-Misbah Romadoni, Wahyu; Jainah, Jainah; El-bilad, Cecep Zakarias; Imansyah, Imansyah
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Muhith Vol. 5, No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v5i1.5736

Abstract

Semiotika merupakan cabang ilmu yang mengkaji tanda dan makna, serta bagaimana realitas dikonstruksi melalui sistem tanda Bagaimana relevansi makna tersebut jika dikaitkan dengan penafsiran dalam Tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab, penelitian ini bertujuan mengkaji makna simbolik kata ‘Arsy dalam Q.S. Thaha [20]: 5 dengan pendekatan semiotika Michael Riffaterre serta menelaah relevansinya melalui penafsiran dalam Tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab. Semiotika sebagai ilmu tentang tanda digunakan untuk mengungkap proses pemaknaan yang tidak hanya bersifat literal, tetapi juga simbolik dan kontekstual. Teori Riffaterre, yang terdiri dari pembacaan heuristik, hermeneutik, matriks, dan hipogram, diaplikasikan untuk menginterpretasi kedalaman makna ‘Arsy sebagai simbol kekuasaan mutlak Allah SWT. Penelitian ini merupakan studi pustaka dengan pendekatan kualitatif interpretatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa makna ‘Arsy tidak terbatas pada aspek linguistik sebagai "singgasana", melainkan mencerminkan kekuasaan dan pengaturan Allah terhadap alam semesta. Interpretasi simbolik ini semakin kuat ketika dikaji secara intertekstual dengan ayat-ayat lain dalam Al-Qur’an dan ditopang oleh pandangan mufasir kontemporer. Pendekatan semiotik Riffaterre terbukti mampu memperkaya pemahaman tafsir dengan membuka ruang pemaknaan yang dalam, kontekstual, dan tidak kaku terhadap teks suci.