Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Konten Smartphone Terhadap Prestasi Anak SD Dengan Metode Technology Acceptance Model Wahyuningsih, Delpiah; Romadiana, Parlia
Jurnal VOI (Voice Of Informatics) Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : STMIK Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada zaman milenial saat ini anak-anak sekolah dasar sudah familiar dengan penggunaan smartphone bahkan sejak balita mereka sudah diberikan oleh orang tuanya. Smartphone memiliki sisi positif dan negatif, sekarang bagaimana orangtua mengawasi anak-anak dalam penggunaan smartphone. Penelitian ini menganalisa seberapa besar pengaruh smartphone terhadap prestasi anak-anak. Sampel kami mengambil anak yang berusia 10-13 tahun. Disini kami membagikan kuesioner ke sekolah modern yang anak pada sekolah tersebut telah banyak menggunakan smartphone. Hasil dari kuesioner yang kami bagikan kepada anak berusia 10-13 tahun ini yaitu smartphone mempengaruhi prestasi anak dalam belajar sebesar 50,7% dari pengaruh terhadap variabel manfaat dan kebutuhan penggunaan smartphone sehingga pengaruh terhadap manfaat penggunaan (X1) dan kemudahan pengguna (X2) terhadap prestasi anak (Y) secara simultan sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai F hitung 11,320 > F tabel 3,42.
Implementasi Algoritma Certainty Factor Dalam Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Kulit Pada Kucing Parlia Romadiana; Ade Septryanti; Lili Indah Sari
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 10, No 3: Desember 2021
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.473 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v10i3.724

Abstract

Abstrak. Kesehatan pada hewan peliharaan khsusunya Kucing perlu diperhatikan agar terhindar dari berbagai jenis penyakit, seperti penyakit iritasi pada kulit Kucing. Tujuan dari penelitian ini membuat aplikasi Sistem Pakar yang dapat membantu orang awam melakukan penanganan awal penyakit kulit pada Kucing berdasarkan gejala yang ditemui. Sistem aplikasi mendiagnosa penyakit kulit pada Kucing dengan menggunakan algoritma Certainty Factor (CF). Terdapat 23 gejalan yang menjadi dasar penalaran pada algoritma CF untuk menentukan jenis penyakit kulit pada Kucing. Hasil uji terhadap 2 sampel penyakit pada Kucing menunjukkan aplikasi sistem pakar yang dikembangkan dapat digunakan untuk mendiagnosa penyakit Ring Worm dengan tingkat kepercayaan 87,20% dan penyakit Scabies dengan tingkat kepercayaan 90,78%.Kata kunci: Penyakit kulit, Certainty Factor, Sistem Pakar, KucingAbstract. The health of pets, especially cats, needs to be considered in order to avoid various types of diseases, such as irritating diseases on the cat's skin. The purpose of this study is to create an Expert System application that can help ordinary people carry out initial treatment of skin diseases in cats based on the symptoms encountered. The application system diagnoses skin diseases in cats using the Certainty Factor (CF) algorithm. There are 23 symptoms that form the basis of reasoning in the CF algorithm to determine the type of skin disease in cats. The results of the test on 2 samples of disease in cats showed that the expert system application developed could be used to diagnose Ring Worm disease with a confidence level of 87.20% and Scabies disease with a confidence level of 90.78%.Keywords: Skin disease, Certainty Factor, Expert System, Cats 
Penerapan Metode Fuzzy Multi Attribut Decision Making (FMADM) Dan Simple Additive Weighting (SAW) Untuk Penentuan Bujang Dayang Kota Pangkalpinang Parlia Romadiana; Fitriyanti; Delpiah Wahyuningsih
Techno Xplore : Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol 5 No 2 (2020): Techno Xplore : Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
Publisher : Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/technoxplore.v5i2.1150

Abstract

egiatan pemilihan bujang dayang merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun di Kota Pangkalpinang. Pemilihan bujang dan dayang ini merupakan salah satu bentuk pelestarian dan aktualisasi adat budaya daerah Kota Pangkalpinang serta berusaha menampilkan nilai budaya masyarakat yaitu busana tradisional dan tari tradisional sebagai bagian dari nilai budaya yang harus dipertahankan kelestariannya. Dalam penentuan pemenang bujang dayang kota Pangkalpinang, dilakukan beberapa tahapan dalam proses penilaian dimana membutuhkan perhitungan yang akurat agar menghasilkan keputusan pemenang yang sesuai dengan nilai yang sudah dimiliki oleh masing-masing finalis. Dalam proses penentuan pemenang terdapat kendala yaitu lamanya proses perhitungan dalam perangkingan dalam menentukan pemenang bujang dayang kota pangkalpinang karena masih dilakukan secara manual. Dari kendala tersebut, maka peneliti ingin membuat sistem untuk menunjang pengambilan keputusan dalam pemilihan bujang dayang dengan menggunakan metode Fuzzy Multiple Attribute Decision Making (FMADM) dan Simple Additive Weighting (SAW) dimana akan ditentukan kriteria dan bobot sebagai dasar untuk mengembangkan sistem, kemudian membuat variabel dan mengkonversikan ke FMADM lalu dilakukan penyeleksian menggunakan SAW sehingga nantinya akan didapatkan hasil dari pemenang bujang dayang kota Pangkalpinang.
Evaluasi Kesuksesan Implementasi SLA Pada Mobile PLIK Bangka Belitung Harrizki Arie Pradana; Ellya Helmud; Parlia Romadiana
JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi) Vol 8 No 1 (2021): JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STMIK Global Informatika MDP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/jatisi.v8i1.774

Abstract

Information technology that is currently developing does not only apply to the world of information technology but has developed into other fields of work that require information technology to support the needs of their field. Services in information technology have been implemented by the District Internet Service Center (PLIK) Bangka Belitung to support government programs. Research conducted at PLIK aims to see and assess how PLIK's performance, especially Mobile PLIK, to the service level of their partners' satisfaction. During the PLIK research, researchers wanted to measure their level of service. The level of service that is measured is by looking at the implementation of the SLA (Service Level Agreement) that they have contracted with the user to what extent. So, the researchers took the data by observation, interviews, and questionnaires. After all, data is needed, the COBIT 4.0 Framework becomes a reference for researchers to examine this service level with the Delivery and Support (DS) domain on each item. The conclusion from the whole research process is that Mobile PLIK has measured their service maturity level (Maturity Level) at layer 4, namely Managed and Measurable. However, there are several districts that are still at layer 3, namely Define. Define that they have targeted and planned every measure of their work steps and of course they can improve the services provided to partners and be reciprocal to partner satisfaction with PLIK. Unlike the case with Define, layer 4 is Managed and Measurable, which means that Mobile PLIK has been organized and can be measured in conducting every agreement between partners and PLIK, so that its implementation can be accounted for every item in the domain.
SOSIALISASI, PELATIHAN PEMBUATAN DAN PENGGUNAAN KIP KULIAH DI DESA AIR ANYIR Lili Indah Sari; Wishnu Aribowo Probonegoro; Parlia Romadiana; Maya Saftari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2778

Abstract

Beasiswa merupakan bantuan subsidi yang diberikan pemerintah kepada  warga negara Indonesia yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi , baik pada Universitas Negeri Maupun Swasta, dengan syarat keadaan ekonomi orang tuanya lemah atau tidak mampu menyekolahkan anaknya. Pemerintah Indonesia mengeluarkan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) sejak tahun 2020 sebagai salah satu bentuk bantuan pendidikan yang diberikan kepada lulusan SMA, SMK atau sederajat. Desa Air Anyir merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan merawang, kabupaten Bangka. Kurangnya motivasi untuk kuliah dan mahalnya biaya pendidikan merupakan salah satu factor yang menghambat masyarakat untuk menyekolahkan anak anaknya ketingkat pendidikan yang lebih tinggi, serta minimnya informasi dan ketidaktahuan informasi masyarakat tentang adanya bantuan biaya pendiidkan berupa beasiswa yang disediakan oleh pemerintah. . Berdasarkan permasalahn permasalahn  tersebut, maka penulis melakukan Pengabdian Masyarakat di Desa Air Anyir, tentang sosialiasi dan pelatihan  pembuatan serta penggunaan KIP Kuliah. Metode yang digunakan penulis yaitu sosialisai,(penyuluhan) memberikan informasi tentang KIP kuliah, Pelatihan dilakukan dengan cara ceramah,tanya jawab ,praktek langsung. Tujuan dilakukannya pengabdian masyarakat ini, memberikan informasi, pengetahuan dan pemahaman tentang KIP kuliah kepada masyarakat di Desa Air Anyir. Dari hasil sosialiasasi dan pelatihan ini, hampir semua peserta memahami tentang KIP kuiah, peserta yang sudah peserta yang sudah berhasil membuat akun, mengupload file, sampai tahap akhir ada sekitar 35% yang sudah berhasil untuk membuat akun KIP nya ada sekitar 40%
Peningkatan Kualitas SDM Melalui Pelatihan Penggunaan Teknologi Informasi di Desa Air Anyir Lili Indah Sari; Wishnu Aribowo Probonegoro; Supardi Supardi; Parlia Romadiana
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 3 (2021): Pages 459-724
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i3.322

Abstract

Desa Air Anyir merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Masih minimnya kemampuan dan skill teknologi informasi yang dimiliki oleh masyarakat, khususnya di tingkat remaja. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebaiknya dimulai sejak dini, (tingkat remaja) dapat berpengaruh pada daya saing individu itu sendiri agar bisa berkompetensi dan bersaing di era globalisasi dan digitalisasi ini. Untuk  meningkatkan SDM yang ada di Desa Air Anyir perlu dilakukan pelatihan teknologi informasi guna memberikan kemampuan dalam penguasaan TI serta adanya kolaborasi dan kerja sama dari semua pihak. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah ceramah, tanya jawab, praktik langsung. Sedangkan sasaran adalah tingkat remaja yang ingin memaksimalkan kemampuan komputer serta kemampuan teknologi informasi yang lain seperti pembuatan dan penggunaan email. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu: peserta memahami, mengerti dan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi pemanfaatan handphone membuat dan menggunakan email pribadi. Email ini nantinya bisa digunakan untuk mendaftarsekolah, baik di tingkat SMA ataupun tingkat perguruan tinggi. Kegiatan ini cukup berhasil karena adanya jaringan internet yang memadai, yaitu diberikan akses Wi-Fi desa.
Pengembangan Aplikasi Penerimaan Mahasiswa Baru Berbasis Android dengan Push Notification di STMIK Atma Luhur Lukas Tommy; Delpiah Wahyuningsih; Parlia Romadiana
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer) Vol 9, No 1 (2020): MARET
Publisher : ISB Atma Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1880.92 KB) | DOI: 10.32736/sisfokom.v9i1.813

Abstract

STMIK Atma Luhur Pangkalpinang setiap tahunnya mengadakan kegiatan PMB dimana saat ini camabanya dapat mendaftar dengan datang langsung ke bagian informasi, mengisi formulir Google Forms, atau menghubungi WA panitia PMB. Ketiga cara pendaftaran ini memiliki beberapa kekurangan seperti terdapat pengeluaran tambahan untuk ATK dan transportasi, serta waktu pendaftaran yang terbatas. Selain itu, panitia harus menginput ulang data dari camaba dengan sistem desktop yang ada karena belum terintegrasinya database dan camaba perlu dihubungi satu per satu jika ada perubahan seperti perubahan jadwal pengarahan. Hal ini mengakibatkan kegiatan PMB STMIK Atma Luhur menjadi kurang efisien, melelahkan, dan lambat. Solusi permasalahan yang diusulkan adalah membuat aplikasi PMB berbasis Android dengan push notification serta terintegrasi dengan database Oracle saat ini. Push notification memungkinkan notifikasi langsung dikirimkan ke pihak tertentu jika suatu peristiwa terjadi seperti ada pendaftaran baru atau pendaftaran ditanggapi admin. Hal ini berarti pendaftaran baru dapat langsung diketahui dan ditanggapi oleh admin. Database terintegrasi memungkinkan data yang diinput camaba melalui aplikasi dapat langsung tersimpan ke database Oracle. Hasil pengukuran Skala Likert terhadap kuesioner yang dibagikan kepada 475 responden menunjukkan tingkat kepuasan pengguna yang cukup baik terhadap aplikasi, yaitu rata-rata sebesar 3,39. Skor 3,33 diperoleh untuk pernyataan mengenai aplikasi membuat pendaftaran di STMIK Atma Luhur menjadi mudah dan efisien. Pernyataan mengenai aplikasi memudahkan dan mempercepat pekerjaan panitia PMB memperoleh skor 3,48. Selain itu, pernyataan mengenai informasi terkait PMB pada aplikasi menarik, mudah diakses, dan jelas memperoleh skor 3,25.
Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Arsip Digital Anisah Anisah; Delpiah Wahyuningsih; Ellya Helmud; Tedy Suwanda; Parlia Romadiana; Devi Irawan
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer) Vol 10, No 3 (2021): NOVEMBER
Publisher : ISB Atma Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32736/sisfokom.v10i3.1300

Abstract

Management arsip digital saat ini sudah menjadi pilihan baik pada instansi pemerintah maupun swasta. dikarenakan dapat mengefisienkan tempat penyimpanan, memudahkan pendataan, memudahkan penelusuran dan monitoring terhadap arsip serta lebih rapinya pengarsipan surat-surat atau dokumen yang ada pada institusi. Penelusuran arsip secara manual tentu membutuhkan waktu yang agak lama, dibandingkan dengan menggunakan sistem digital yang sudah memanfaatkan Database Management System (DBMS). Dalam hal ini, kantor Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menjadi salah satu sasaran untuk mengembangkan sistem manajemen arsip digital yang mana sistem yang berjalan saat ini untuk penelusuran dan penyimpanan arsip dari berbagai bidang masih menggunakan lemari arsip/menggunakan sistem yang manual. Meningkatnya volume arsip dari hari ke hari menjadi permasalahan yang serius karena dibutuhkan waktu yang lama untuk melakukan pencarian arsip yang diinginkan dan sulitnya memonitor arsip di berbagai bidang pada instansi. Sehingga sebuah management arsip digital berbasis web menjadi solusi atas permasalah yang ada. Metode analisis dan perancangan menggunakan Object Oriented Analisys and Design( OOAD) dan database menggunakan MySQL. Management arsip yang dihasilkan mampu mempercepat proses pencarian arsip dan memonitor pergerakan arsip dari berbagai bidang pada instansi.
Pengembangan Sistem Informasi Administrasi Penyerapan Anggaran Penyelidikan parlia Romadiana
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer) Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : ISB Atma Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32736/sisfokom.v7i1.310

Abstract

Administrasi penyerapan anggaran penyelidikan di Subdit III masih dilakukan secara manual dalam hal pengolahan data sehingga membutuhkan waktu yang lama dalam hal pembuatan administrasi dan mengakses data, menyulitkan dalam mengontrol kelebihan penggunaan anggaran penyelidikan sehingga mengakibatkan adanya temuan saat pemeriksaan dan membutuhkan waktu yang lama dalam hal pembuatan laporan penyerapan anggaran penyelidikan.Sistem informasi administrasi penyerapan anggaran penyelidikan dirancang dengan menggunakan unified modelling languange untuk mengatasi permasalahan diatas agar dapat membantu di Subdit III Tipidkor dalam hal pengolahan data administrasi penyerapan anggaran penyelidikan sehingga dapat memudahkan dalam hal pembuatan administrasi penyerapan anggaran penyelidikan, memudahkan mengontrol kelebihan  penggunaan angaran penyelidikan dan menghasilkan laporan yang cepat, tepat dan valid
Integrasi Sistem Organisasi Mahasiswa Atma Luhur Dengan Pendekatan Service Oriented Architecture Delpiah Wahyuningsih; Parlia Romadiana; Lukas Tommy
Jurnal VOI (Voice Of Informatics) Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : STMIK Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pengorganisasian kemahasiswaan, STMIK Atma Luhur masih melakukannya secara manual dimana ketika ada suatu kegiatan yang melibatkan semua organisaasi kemahasiswaan cukup menyulitkan dalam melakukan koordinasi Sehingga hal tersebut dapat menimbulkan berbagai permasalahan dalam organisasi mahasiswa terutama sering terjadinya miss komunikasi dalam setiap organisasi. Sehingga hal tersebut dapat menimbulkan berbagai permasalahan.  Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti akan mengembangkan sistem informasi organisasi mahasiswa atma luhur yang terintegrasi antar satu organisasi dengan organisasi lainnya dengan menggunakan Service Oriented Architecture. SOA adalah suatu gaya arsitektur sistem yang membuat dan menggunakan proses bisnis dalam bentuk paket layanan sepanjang siklus hidupnya. SOA juga mendefinisikan dan menentukan arsitektur teknologi informasi yang dapat menunjang berbagai aplikasi untuk saling bertukar data dan berpartisipasi dalam proses bisnis. Sistem ini akan mengintegrasikan ketua organisasi mahasiswa baik yang BEM, Himpunan dan UKM dapat menginput data anggota, data kegiatan serta dapat upload file berupa proposal dan laporan akhir kegiatan dan menampilkan kas masing-masing organisasi. Dimana yang dapat dilihat oleh semua anggota dan bagian kemahasiswaan. Dengan adanya sistem ini, dapat memudahkan antara bagian kemahasiswaan dan masing-masing organsisasi mahasiswa baik hal laporan akhir kegiatan maupun tentang keuangan yang tersisa setiap organisasi mahasiswa.