Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN TERAPI SENAM OTAK TERHADAP FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DENGAN DEMENSIA : LITERATURE REVIEW Safrudin, M. Bachtiar; Widyastuti, Dwi; Amanda, Devi Clarisa; Azzahra, Sekar Putri; Anggreini, Niken; Almadaniyah, Hanun; Nurjanah, Nurjanah; Safitri, Dwi Amelia; Khalizah, Nur; Putri, Anisa Duwi; Sadien, Rayshifa; Anata, Agil
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43537

Abstract

Demensia adalah gangguan yang memengaruhi kemampuan berpikir, mengingat, dan memahami informasi, yang sering terjadi pada individu lanjut usia. Salah satu pendekatan non-obat yang dapat membantu menjaga serta meningkatkan fungsi kognitif adalah terapi senam otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi manfaat senam otak dalam meningkatkan kemampuan kognitif lansia yang mengalami demensia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi-eksperimental dengan membandingkan kondisi kognitif peserta sebelum dan setelah menjalani terapi senam otak secara rutin. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa senam otak memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan fungsi kognitif lansia. Intervensi ini terbukti efektif meningkatkan skor kognitif, dengan perbaikan yang signifikan pada aspek orientasi, ingatan, dan bahasa. Selain itu, senam otak juga meningkatkan pengetahuan lansia tentang demensia, memperbaiki interaksi sosial, serta menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolic. Dibandingkan dengan reminiscence therapy, senam otak menunjukkan hasil yang lebih efektif dalam meningkatkan fungsi kognitif lansia. Secara keseluruhan, senam otak merupakan terapi yang efektif dalam menjaga dan meningkatkan kualitas hidup lansia, baik dari sisi kognitif, fisik, maupun sosial.
Pengaruh Progressive Muscle Relaxation Dan Aromaterapi Lavender Terhadap Nilai Tekanan Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: The Effect of Progressive Muscle Relaxation and Lavender Aromatherapy on Blood Pressure Values ​​in Type 2 Diabetes Mellitus Patients Azzahra, Sekar Putri; Septiawan, Taufik; Wibowo, Thomas Ari
Journal of Intan Nursing Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v5i1.473

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi sering menyertai Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) sebagai komorbiditas yang meningkatkan risiko kardiovaskular. Pengendalian tekanan darah memerlukan intervensi non-farmakologis untuk mengurangi stres dan memperbaiki respons fisiologis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efek penggabungan Progressive Muscle Relaxation (PMR) dengan aromaterapi lavender terhadap pengendalian tekanan darah pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 (DMT2). Metode: Dengan desain quasi-eksperimental pretest-posttest, studi melibatkan 30 responden (15 intervensi, 15 kontrol) di Puskesmas Temindung, Samarinda. Kelompok intervensi menerima PMR dan aromaterapi lavender selama 7 hari, sementara kelompok kontrol hanya terapi farmakologis standar. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan kelompok intervensi mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang signifikan (ρ=0,001), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan berarti (ρ >0,05). Uji Mann-Whitney mengonfirmasi Perbedaan yang bermakna secara statistik antar kelompok (ρ <0,05). Kesimpulan: Terdapat efek penggabungan Progressive Muscle Relaxation (PMR) dengan aromaterapi lavender terhadap pengendalian tekanan darah pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 (DMT2).