Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Hubungan Asi Eksklusif dan BBLR dalam Pertumbuhan Bayi Usia 1-2 Tahun Lestari, Endah Sri
Syntax Idea Vol 3 No 1 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-idea.v3i1.970

Abstract

To know relations breastfeeding exclusive and birth weight of low birth on the growth and development of toddlers age 1-2 years in the work area of community health center Leuwigajah 2019. this research is analytic by approach cross sectional. The population of the research is baby 1-2 age from April-May 2019 in the work area community health center Leuwigajah Cimahi about 45 baby. Using techniques sampling accidental sampling that is about 31 respondents using data analysis chi square test. respondents most exclusive obtain breastfeeding (68 %), experienced scene birth weight of low birth (87%), normal growth (84%), normal development (90%). Based on the data analysis bivariat the results that contact breastfeeding exclusively on the growth of (P=0,528)>(α= 0,05), breastfeeding exclusive relation to the development of (P=0,704)>(α=0,05), the relationship birth weight of low birth on the growth of (P=0,008)>(α = 0,05 ) and relations birth weight of low birth to the development of (P=0,037)>( α= 0,05) .We recommend that pregnant women always monitor their nutritional status in order to prevent the incidence of LBW and postpartum mothers are always supported to provide exclusive breastfeeding so as to support the optimal growth and development of toddlers in the golden periode.
Hubungan Asi Eksklusif dan BBLR dalam Pertumbuhan Bayi Usia 1-2 Tahun Endah Sri Lestari
Syntax Idea Vol 3 No 1 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i1.970

Abstract

To know relations breastfeeding exclusive and birth weight of low birth on the growth and development of toddlers age 1-2 years in the work area of community health center Leuwigajah 2019. this research is analytic by approach cross sectional. The population of the research is baby 1-2 age from April-May 2019 in the work area community health center Leuwigajah Cimahi about 45 baby. Using techniques sampling accidental sampling that is about 31 respondents using data analysis chi square test. respondents most exclusive obtain breastfeeding (68 %), experienced scene birth weight of low birth (87%), normal growth (84%), normal development (90%). Based on the data analysis bivariat the results that contact breastfeeding exclusively on the growth of (P=0,528)>(α= 0,05), breastfeeding exclusive relation to the development of (P=0,704)>(α=0,05), the relationship birth weight of low birth on the growth of (P=0,008)>(α = 0,05 ) and relations birth weight of low birth to the development of (P=0,037)>( α= 0,05) .We recommend that pregnant women always monitor their nutritional status in order to prevent the incidence of LBW and postpartum mothers are always supported to provide exclusive breastfeeding so as to support the optimal growth and development of toddlers in the golden periode.
PENGARUH CRYOTHERAPY TERHADAP NYERI LUKA EPISIOTOMI PADA PASIEN POST PARTUM HARI PERTAMA DI RUANG PERAWATAN V/VI RS. DUSTIRA CIMAHI Asep Edyana; Endah Sri Lestari; Novi Malisa
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 2 No 2 (2016): Juli - Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v2i2.556

Abstract

Pendahuluan: Nyeri merupakan keluhan tertinggi yang dirasakan pasien dengan luka episiotomi menyebabkan penurunan kemampuan ibu untuk melakukan bounding attachment kepada bayinya. Intervensi keperawatan yang dapat menurunkan keluhan nyeri luka episiotomy secara aman dan tanpa efek samping menjadi penting. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cryptherapy terhadap nyeri luka episiotomi pada pasien post partum hari pertama di Ruang V/VI RS. Dustira Cimahi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimental dengan pendekatan two groups pretest and posttest design. Sebanyak 88 pasien dipilih sebagai responden yang terbagi dalam dua kelompok menggunakan accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji statistik analisis univariat (berupa distribusi frekuensi, persentase dan mean dari setiap variabel), analisis bivariat (paired t test, independent t test), dan analisis multivariat (uji ancova). Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rerata skor nyeri antara skor sebelum dan sesudah dilakukan intervensi cryotherapy pada kelompok intervensi (pretest 4,86±0,930 dan posttest 3,59±0,844). Padakelompok kontrol juga terjadi penurunan skor nyeri setelah dilakukan relaksasi autogenik (pretest 4,86±0,930 dan posttest 4,82±1,040) namun peningkatan ini tidak signifikan. Terdapat perbedaan bermakna selisih skor nyeri kelompok intervensi dengan kelompok kontrol (p = 0,000). Tidak adanya pengaruh dominan yang signifikan (p > 0,005) dari masing-masing karakteristik responden (usia, skor cemas dan riwayat episiotomi sebelumnya) terhadap skala nyeri posttest kelompok intervensi. Secara umum hasil penelitian ini menemukan ada pengaruh cryotherapy terhadap tingkat nyeri luka episiotomy dibandingkan dengan relaksasi autogenik. Diskusi: Disarankan kepada pasien post partum yang mengalami luka nyeri episiotomy agar menggunakan tehni cryotherapy mulai hari pertama post partum, rutin dilakukan dua hari sekali (pagi dan sore) untuk mempercepat penurunan skala nyeri.
PROMOSI KESEHATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI RW. 09 KEL. SETIAMANAH KEC.CIMAHI TENGAH Sri Gunarni; Endah Sri Lestari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i2.844-848

Abstract

Pencegahan penyakit dan promosi kesehatan merupakan upaya esensial di saat masih tingginya kejadian penyakit menular juga diiringi dengan semakin meningkatnya masalah penyakit tidak menular. Semakin tingginya beban masalah kesehatan masyarakat saat ini mengindikasikan bahwa promosi kesehatan dan pencegahan yang telah ada kurang dapat berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Derajat kesehatan keluarga atau rumah tangga ditentukan sebagai upaya peningkatan perilaku masyarakat dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Hubungan pengetahuan asupan protein dengan kejadian Stunting balita usia 2-5 tahun Lestari, Endah Sri; AM., Ady Irawan; Mustain, Mustain
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1326

Abstract

Latar Belakang: Stunting adalah salah satu masalah gizi yang paling sering terjadi pada balita, yang merupakan salah satu kelompok usia yang rentan. Setiap anak yang panjang atau tinggi badan menurut umurnya lebih rendah dari standar nasional yang berlaku dianggap stunting.Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain penelitian deskriptif yang menggunakan rancangan analitik cross-sectional. Simple random sampling adalah metode pengambilan sampel yang digunakan. Sebanyak 78 orang yang menjawab digunakan sebagai contoh. Hasil: Sebanyak 37 responden (47,4%) mengetahui asupan protein dengan kategori Tidak baik. Hasil: uji chi square menunjukkan bahwa nilai p = 0,000, yang kurang dari 0,05. Jadi, Ho ditolak dan Ha diterima. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan tentang asupan protein terkait dengan kejadian stunting. Tingkat hubungan kedua variabel adalah kuat, menurut hasil Coefisien Contingensi (C) sebesar 0,611.Kesimpulan: Ada korelasi yang signifikan antara pengetahuan tentang asupan protein dan insiden stunting pada balita.
INTERVENTION OF 5-FINGER HYPNOTIC RELAXATION TECHNIQUE IN COMPREHENSIVE MIDWIFERY CARE FOR FOR A MULTIPAROUS WOMAN WITH PREGNANCY-RELATED ANXIETY Wardany, Marzita; Nursifa, Niknik; Sri Mujiwati; Sri Lestari, Endah
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 17 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v17i2.364

Abstract

During the third trimester of pregnancy, women often experience various discomforts, including anxiety. One non-pharmacological treatment to alleviate this anxiety is the Five-Finger Hypnosis technique. At Clinic "A" in 2023, out of 143 pregnant women, 50 in the third trimester reported experiencing anxiety. This study aims to evaluate the effectiveness of midwifery care using the Five-Finger Hypnosis technique to reduce anxiety in third-trimester pregnant women. Data collection methods included interviews, observations, and documentation review. The subject of this study was Mrs. "L," a G1P0A0 patient at 35 weeks and 6 days of gestation, who reported anxiety during pregnancy. The results showed that comprehensive midwifery care was conducted normally without complications. Mrs. "L" received the Five-Finger Hypnosis intervention six times: on the first day of her clinic visit and again on the 3rd, 6th, 8th, 11th, and 14th days following her initial visit. After these sessions, her anxiety significantly decreased, and she reported feeling more comfortable and relaxed. This study concludes that comprehensive midwifery care, including the Five-Finger Hypnosis technique, was effective in reducing anxiety for Mrs. "L." Such care can be beneficial in minimizing potential complications during pregnancy, childbirth, the newborn period, postpartum, and contraceptive services. Keywords: Anxiety, 5 finger hypnosis, Midwifery care
Influencing Factors of Organizational Citizenship Behavior (OCB) Among Civil Servants (PNS) In Organization X Lestari, Endah Sri; Abdullah, Sri Muliati
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 9 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i9.2753

Abstract

Organizational Citizenship Behavior (OCB) has an important role in the success and effectiveness of an organization, including: improving organizational work, increasing job satisfaction, building a positive work culture, improving the organization's work image, and encouraging innovation and positive change. This research uses a case study design because the main research problem is the analysis of OCB in employees in an organization and because this design is a more appropriate strategy when it comes to why something happened. This research aims to describe the factors that influence Organizational Citizenship Behavior (OCB) in Civil Servants in Organisasi X. The type of research used by researchers is descriptive qualitative research. Based on the results of observations and interviews, Organizational Citizenship Behavior (OCB) implemented by Civil Servants (PNS) in Organization These factors have a positive relationship with OCB, which is directly proportional to the increase in OCB as per the research results described above. The relationship between employees (superiors and subordinates) is very good as can be seen from the attitudes and behavior applied in work life. Even though OCB is not yet fully implemented by all employees, there are ongoing improvement efforts to achieve organizational goals. Subordinates carry out their duties as they should and superiors carry out monitoring and evaluation to ensure activities run smoothly. Obstacles that arise in carrying out tasks are immediately conveyed to superiors and/or related units so that they can be followed up immediately so that no work is missed. As for corrections to a job, they will be carried out with full responsibility based on previous experience.
PROMOSI KESEHATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI RW. 09 KEL. SETIAMANAH KEC.CIMAHI TENGAH Gunarni, Sri; Sri Lestari, Endah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i2.844-848

Abstract

Pencegahan penyakit dan promosi kesehatan merupakan upaya esensial di saat masih tingginya kejadian penyakit menular juga diiringi dengan semakin meningkatnya masalah penyakit tidak menular. Semakin tingginya beban masalah kesehatan masyarakat saat ini mengindikasikan bahwa promosi kesehatan dan pencegahan yang telah ada kurang dapat berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Derajat kesehatan keluarga atau rumah tangga ditentukan sebagai upaya peningkatan perilaku masyarakat dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Pemanfaatan Aromaterapi dan Terapi Murottal Al-Qur’an untuk Mengatasi Gangguan Tidur Pada Ibu Hamil Trimester III Zulfa Husna; Endah Sri Lestari
Health Idea Vol 2, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi2206

Abstract

Kehamilan merupakan proses yang dialami oleh setiap wanita sebelum melahirkan dan memiliki anak. Pada masa kehamilan sering terjadi ketidaknyamanan yang sering mengganggu kegiatan ibu, diantaranya yaitu gangguan tidur. Menurut survey di PMB “P”, dari 52 ibu hamil ada sebanyak 23,08% dari mereka mengeluhkan rasa tidak nyaman akibat gangguan tidur. Salah satu cara untuk mengurangi gangguan yaitu dengan aromaterapi dan terapi murottal Al-Qur’an. Tujuan studi kasus ini adalah untuk memberikan asuhan kebidanan pada Ny. “I” dengan aromaterapi dan terapi murottal Al-Qur’an terhadap pengurangan gangguan tidur. Metode yang digunakan adalah pendekatan studi kasus yang dilakukan pada Ny. “I” G4P3A0 dimulai dari usia kehamilan 37 minggu sampai dengan ibu menggunakan kontrasepsi. Subjek penelitian yaitu Ny. “I” yang mengalami ketidaknyamanan gangguan tidur pada kehamilan trimester III. Hasil studi kasus menunjukan bahwa setelah diberikan aromaterapi lavender dan terapi murottal Al-Qur’an setiap 15 menit sebelum tidur selama 1 minggu, gangguan tidur pada kehamilan berkurang, sedangkan selama masa persalinan, nifas dan bayi baru lahir, ibu dalam keadaan normal. Kesimpulan dari studi kasus ini yaitu aromaterapi dan terapi murottal Al-Qur’an efektif dalam mengurangi gangguan tidur pada Ny. “I”. Saran dari studi kasus ini yaitu asuhan aromaterapi dan terapi murottal Al-Qur’an bisa diberikan pada ibu hamil trimester III yang mengalami ketidaknyamanan gangguan tidur.
Model Intervensi Senam Tera untuk Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Psikologis pada Ibu Nifas Yuliana Yuliana; Dyeri Susanti; Widya Putriastuti; Ryka Juaeriah; Endah Sri Lestari
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1464

Abstract

Masa nifas merupakan periode yang rentan terhadap gangguan psikologis seperti depresi postpartum yang dapat berdampak pada kesehatan ibu dan bayi. Upaya deteksi dini dan pencegahan sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan mental ibu nifas. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah skrining menggunakan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) serta intervensi non-farmakologi berupa senam tera yang berfungsi meningkatkan relaksasi dan kesejahteraan psikologis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan PAR (Participatory Action Research) dengan metode partisipatif dan edukatif yang melibatkan ibu nifas, keluarga, dan tenaga kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di TPMB “LK” Kabupaten Bandung dengan sasaran 17 ibu nifas (0-42 hari postpartum). Evaluasi dilakukan melalui hasil skrining dan observasi perubahan pemahaman serta respon peserta terhadap kegiatan. Hasil skrining menunjukkan seluruh responden 17 orang (100%) memiliki skor EPDS < 13 yang mengindikasikan tidak adanya gangguan psikologis yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa secara umum kondisi psikologis ibu nifas pada saat pelaksanaan kegiatan berada dalam keadaan stabil. Hasil ini didukung dari wawancara kepada responden yang menyampaikan bahwa peran suami dan keluarga terdekat dalam membantu dan berbagi tugas selama periode masa nifas, seperti membantu memandikan bayi, mengganti popok, menemani begadang, membantu pekerjaan rumah tangga, memasak dan lain lain. Senam tera dapat direkomendasikan sebagai salah satu intervensi sederhana, murah, dan efektif dalam mendukung kesehatan mental ibu nifas, serta dapat diintegrasikan dalam pelayanan kebidanan berbasis komunitas.