Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Pendidikan dan Pengetahuan Wanita Usia Subur Terhadap Skrining Pranikah di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kuta Selatan Dwiyanti, Ni Kadek Neza; Dewi, Ni Wayan Erviana Puspita; Rahayuni, Ni Wayan Sri; Noriani, Ni Ketut
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i2.10859

Abstract

ABSTRACT In today's era, the issue of divorce is an important concern, where the number of divorces is higher than the number of marriages and the fact that the divorce and talak rates reach 60% to 70%. This phenomenon occurs due to the lack of knowledge and readiness of the bride-to-be to build a healthy household. The purpose of this study was to analyze the education and knowledge of women of childbearing age against premarital screening. The research design used a cross-sectional approach with a total sample of 96 Women of Childbearing Age (WUS) with WUS criteria aged 15-30 years selected by the purposive sampling method. The results of the study were tested with Non Parametric Correlation(Spearman Rank) which showed that education has a significant value, known from the Sig.(2-tailed) value of 0.005, because the value of Sig. (2-tailed) <0.05 which means that there is a significant correlation between the education of women of childbearing age and premarital screening. While knowledge has a significant known value from the value of Sig. (2-tailed) of 0.002, due to the value of Sig. (2-tailed) <0.05 which means that there is a significant correlation between the knowledge of women of childbearing age and premarital screening. It can be concluded that WUS education and knowledge have a significant correlation to premarital screening. So that good education will make it easier for someone to get the right information and knowledge, especially premarital screening.  Keywords: Knowledge, Education, WUS, Premarital Screening  ABSTRAK Di era sekarang ini, masalah perceraian menjadi perhatian yang penting, dimana tingginya   jumlah   perceraian dibandingkan   jumlah   pernikahan dan di temukan fakta  bahwa  angka  perceraian  dan  talak mencapai  60%  sampai  70%. Fenomena ini terjadi karena masih kurangnya pengetahuan serta kesiapan dari calon pengantin untuk membangun rumah tangga yang sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pendidikan dan pengetahuan wanita usia subur terhadap skrining pranikah. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional  dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang Wanita Usia Subur (WUS) dengan kriteria WUS usia 15-30 tahun yang dipilih dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian diuji dengan Non Parametric Correlation (Rank Spearman) yang menunjukkan bahwa pendidikan memiliki nilai yang signifikan, diketahui dari nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0.005, karena nilai Sig. (2-tailed) <0.05 yang artinya ada korelasi signifikan antara pendidikan wanita usia subur terhadap skrining pranikah. Sedangkam pengetahuan memiliki nilai yang signifikan diketahui dari nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.002, karena nilai Sig. (2-tailed) <0.05 yang artinya ada korelasi signifikan antara pengetahuan wanita usia subur terhadap skrining pranikah. Dapat disimpulkan bahwa pendidikan dan pengetahuan WUS memiliki korelasi yang signifikan  terhadap skrining pranikah. Sehingga pendidikan yang baik akan mempermudah seseorang untuk mendapatkan suatu informasi maupun pengetahuan yang benar khususnya skrining pranikah. Kata Kunci: Pengetahuan, Pendidikan, WUS, Skrining Pranikah
The Relationship Between Family Planning Counseling By Midwives, Knowledge Level, And Iud Method Choice Rahayuni, Ni Wayan Sri; Noriani, Ni Ketut; Dwiyanti, Ni Kadek Neza; Dewi, Komang Ayu Purnama
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 12 (2025): Volume 11 No 12 Desember 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i12.23750

Abstract

Latar belakang pemilihan metode kontrasepsi yang tepat merupakan faktor penting dalam keberhasilan program Keluarga Berencana (KB). Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) merupakan salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif dan aman. Namun, penggunaannya masih rendah karena berbagai faktor, salah satunya adalah kurangnya pengetahuan ibu. Pelayanan konseling KB yang dilakukan oleh bidan berperan besar dalam meningkatkan pemahaman dan keputusan ibu terhadap pemilihan AKDR.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui antara hubungan pelayanan konseling KB oleh bidan terhadap pengetahuan ibu dan keputusan dalam memilih metode kontrasepsi AKDR.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Cross-sectional. Sampel terdiri dari ibu usia subur yang menerima konseling KB oleh bidan di Klinik Pratama Kasta Gumani Tabanan sebanyak 212 responden, dengan Teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang meliputi aspek konseling, pengetahuan, dan pilihan kontrasepsi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square.Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa nilai p = 0,000 (p 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pelayanan konseling KB oleh bidan dengan pemilihan metode AKDR. Dengan demikian, semakin baik pelayanan konseling KB yang diberikan oleh bidan, maka semakin tinggi pula kemungkinan ibu memilih metode kontrasepsi AKDR.. Kata Kunci : Konseling, Keluarga Berencana, Pengetahuan Ibu, Pemilihan AKDR ABSTRACT Background the selection of an appropriate contraceptive method is an important factor in the success of the Family Planning (FP) program. The Intrauterine Device (IUD) is one of the effective and safe long-term contraceptive methods. However, its usage remains low due to various factors, one of which is the lack of maternal knowledge. The FP counseling services provided by midwives play a significant role in increasing a mother's understanding and decision regarding the choice of IUD.Objective the objective of this study was to determine the relationship between FP counseling services provided by midwives and maternal knowledge and the decision to choose the IUD contraceptive method.Methods this study used a quantitative approach with a Cross-sectional design. The sample consisted of 212 respondents—women of childbearing age who received FP counseling from midwives at Klinik Pratama Kasta Gumani Tabanan. The sampling technique used was Purposive Sampling. Data were collected using a structured questionnaire covering aspects of counseling, knowledge, and contraceptive choice. Data analysis was performed using univariate and bivariate analysis with the Chi-square test.Results the Chi-Square test results showed a p-value of 0.000 (p 0.05), which indicates a significant relationship between FP counseling services by midwives and the choice of the IUD method. Thus, the better the FP counseling services provided by midwives, the higher the likelihood of the mother choosing the IUD contraceptive method. Keywords: Counseling, Family Planning, Maternal Knowledge, IUD Choice