Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Stres Akademik pada Mahasiswa : Apakah Peranan Problem Focused Coping? Sholihah, Nurul Hidayatus; Saragih, Sahat; Prasetyo, Yanto
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 1 No 2 (2023): Desember
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v1i2.9917

Abstract

Academic stress is a condition that exists in students due to academic demands and pressures that must be done and sometimes exceed the individual's ability to deal with these demands which can cause physical and emotional distress. The purpose of this study was to determine the relationship between problem focused coping and academic stress in students. This study uses quantitative research with probability sampling technique, namely simple random sampling. The subjects in this study were active students of the Faculty of Psychology, University of August 17, 1945 Surabaya Class of 2020 involving 122 respondents. This study used a problem focused coping scale and an academic stress scale. Data analysis in this study used Spearman's Rho analysis technique IBM Staticctic Package for Social Science (SPSS) version 25 for windows. The result of this study is that there is a negative relationship between problem focused coping and academic stress in students. That is, the higher the problem focused coping, the lower the academic stress on students. Stres akademik merupakan suatu kondisi yang ada pada mahasiswa dikarenakan adanya tuntutan dan tekanan akademik yang wajib dikerjakan dan terkadang melebihi kemampuan individu dalam menghadapi tuntutan tersebut yang dapat menyebabkan tertekan baik secara fisik maupun emosional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara problem focused coping dengan stres akademik pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel probability sampling yaitu simple random sampling. Subjek pada penelitian ini adalah Mahasiswa Aktif Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Angkatan 2020 dengan melibatkan 122 responden. Penelitian ini menggunakan skala problem focused coping dan skala stres akademik. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis Spearman’s Rho IBM Statisctic Package For Social Science (SPSS) versi 25 for windows. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara problem focused coping dengan stres akademik pada mahasiswa. Artinya, semakin tinggi problem focused coping maka semakin rendah stres akademik pada mahasiswa.
Analisis Peran Guru Dalam Mengembangkan Karakter Mandiri Anak Usia Dini Sholihah, Nurul Hidayatus; Usriyah, Lailatul; Mu’allimin, Mu’allimin
Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI Vol 10, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ibtidaiy.v10i2.35805

Abstract

Pada usia dini, pendidikan karakter adalah hasil pengembangan kepribadian anak. Di tahap ini, anak-anak mulai membentuk nilai-nilai dan sikap yang akan mempengaruhi perilaku mereka di masa depan. Guru berperan sebagai pendidik dan teladan yang tidak hanya bertugas mengajar akademis, tetapi juga membimbing siswa dalam pengembangan karakter positif. Artikel ini membahas berbagai cara yang dapat dilakukan oleh guru untuk mengintegrasikan pendidikan karakter dalam proses pembelajaran, termasuk penggunaan metode pembelajaran yang interaktif, serta menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Dengan mengambil contoh berita terkini mengenai inisiatif pendidikan karakter yang diimplementasikan di sekolah-sekolah, artikel ini juga menganalisis tantangan yang dihadapi guru dan solusi yang dapat diterapkan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library   research) dengan   pendekatan kualitatif. Melalui pembahasan ini, diharapkan dapat memberikan wawasan tentang pentingnya peran guru dalam membentuk generasi yang berkarakter baik. Kata Kunci:Pendidikan karakter Anak usia dini, Peran guru, Metode pembelajaran.
Penerapan Strategi Pembelajaran IPS Berbasis Kearifan Lokal dalam Membangun Karakter Siswa Sekolah Dasar Lestari, Maghfirotul Firmaning; Ummah, Fina Rohmatul; Sholihah, Nurul Hidayatus; Arrozi, Fathur Rahman; Mu’allimin, Mu’allimin
Awwaliyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 8 No. 2 (2025): Awwaliyah: Jurnal PGMI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/awwaliyah.v8i2.3474

Abstract

This study aims to explore local wisdom-based Social Studies (IPS) learning strategies in building the character of elementary school students. The background of this study is based on the importance of character education in IPS and the challenges of globalization that can erode local cultural values. To achieve this goal, this study uses a qualitative approach with a library research method, namely reviewing various literature related to local wisdom-based learning strategies in the context of IPS education. The results of the study indicate that the integration of local wisdom in IPS learning has a positive impact on improving academic understanding and character formation of students. Previous studies have revealed that the use of folklore, local traditions, and cultural practices in IPS learning can instill the values of mutual cooperation, honesty, and tolerance. In addition, an experience-based and community approach has been shown to increase student engagement and motivation to learn. However, this study also found several challenges in implementing this strategy, such as differences of opinion among educators, resistance from the community, and variations in students' academic results. Therefore, support is needed from various parties, including the government, schools, and the community, to overcome these challenges. Steps such as teacher training, development of local wisdom-based teaching materials, and socialization to the community need to be done so that this strategy can be implemented systematically and sustainably. Thus, local wisdom-based social studies learning can be a solution in forming a generation with strong character and high cultural awareness.