Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Teknik Pemeriksaan Radiografi Wrist Joint pada Kasus Fraktur di Instalasi Radiologi RSU PKU Muhammadiyah Delanggu Tira Arini; Anisa Nur Istiqomah; Ayu Mahanani
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 5 No. 1 (2026): April: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v5i1.7979

Abstract

Radiographic examination of the wrist plays a crucial role in diagnosing fractures, particularly in traumatic cases, and requires precise projection selection, proper immobilization, and adequate radiation protection to obtain high-quality diagnostic images. In theory, wrist radiography commonly includes anteroposterior (AP) and lateral projections; however, observations at the Radiology Installation of RSU PKU Muhammadiyah Delanggu showed that fracture examinations are generally limited to posteroanterior (PA) and lateral projections. This difference highlights a gap between theoretical recommendations and clinical practice, as several references emphasize the importance of projection variation to enhance diagnostic accuracy. This study aimed to describe the wrist joint radiographic examination procedures for fracture cases at RSU PKU Muhammadiyah Delanggu and to examine the immobilization techniques applied during the procedure. A descriptive qualitative design with a case study approach was used, conducted from May to June 2025. The subjects included three radiographers, while the object of study was wrist radiography in fracture cases. Data were obtained through direct observation, interviews, and documentation, and analyzed descriptively. The findings showed that PA and lateral projections were consistently used, with immobilization achieved using sandbags and foam pads to ensure stability and minimize motion artifacts. Radiation protection was implemented through lead aprons, collimation, and appropriate exposure adjustments. Overall, the procedures followed established radiography guidelines, particularly the Bontrager standard, ensuring both diagnostic quality and patient safety.
PKM PENINGKATAN EFEKTIFITAS PENGELOLAAN HEWAN QURBAN PADA SAAT 'IDUL ADHA 2024 DI PRM SINGOSAREN WIROBRAJAN YOGYAKARTA Muhammad Fakhrurreza; Anisa Nur Istiqomah; Anshor Nugroho; Muhammad Za'im; Amril Mukmin; Ahmad Faesol
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): Desember 2024 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v2i3.73

Abstract

Program Studi D3 Radiologi UNISA Yogyakarta melakukan pengabdian masyarakat di PRM Singosaren dengan fokus pada optimalisasi proses penyembelihan hewan kurban. Masalah utama yang dihadapi adalah proses yang lambat dan kurang efisien, serta harga hewan kurban yang tinggi. Solusi yang ditawarkan meliputi bekerjasama dengan peternak di Gunung Kidul untuk mendapatkan hewan kurban dengan harga lebih terjangkau. Kemudian menerapkan teknologi seperti mesin penyembelih, alat pemotong tulang, dan timbangan digital untuk meningkatkan efisiensi, dan melibatkan mahasiswa D3 Radiologi untuk membantu dalam proses penyembelihan dan pengemasan. Kegiatan ini dilakukan dalam beberapa tahap, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasilnya, terjadi peningkatan jumlah daging kurban yang diperoleh, serta proses penyembelihan yang lebih cepat dan efisien. Keberhasilan kegiatan ini berkat kerjasama antara berbagai pihak, termasuk PRM Singosaren, peternak, dinas kesehatan hewan, dan mahasiswa. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menyelesaikan masalah di tingkat lokal. Untuk ke depannya, kegiatan pengabdian masyarakat di PRM Singosaren akan terus dikembangkan dengan fokus pada bidang kesehatan, pertanian, dan pendidikan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorong penerapan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan.
PKM PENINGKATAN EFEKTIFITAS PENGELOLAAN HEWAN QURBAN PADA SAAT 'IDUL ADHA 2024 DI PRM SINGOSAREN WIROBRAJAN YOGYAKARTA Muhammad Fakhrurreza; Anisa Nur Istiqomah; Anshor Nugroho; Muhammad Za'im; Amril Mukmin; Ahmad Faesol
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v3i1.85

Abstract

Program Studi D3 Radiologi UNISA Yogyakarta melakukan pengabdian masyarakat di PRM Singosaren dengan fokus pada optimalisasi proses penyembelihan hewan kurban. Masalah utama yang dihadapi adalah proses yang lambat dan kurang efisien, serta harga hewan kurban yang tinggi.Solusi yang ditawarkan meliputi bekerjasama dengan peternak di Gunung Kidul untuk mendapatkan hewan kurban dengan harga lebih terjangkau. Kemudian menerapkan teknologi seperti mesin penyembelih, alat pemotong tulang, dan timbangan digital untuk meningkatkan efisiensi, dan melibatkan mahasiswa D3 Radiologi untuk membantu dalam proses penyembelihan dan pengemasan. Kegiatan ini dilakukan dalam beberapa tahap, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasilnya, terjadi peningkatan jumlah daging kurban yang diperoleh, serta proses penyembelihan yang lebih cepat dan efisien.Keberhasilan kegiatan ini berkat kerjasama antara berbagai pihak, termasuk PRM Singosaren, peternak, dinas kesehatan hewan, dan mahasiswa. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menyelesaikan masalah di tingkat lokal. Untuk ke depannya, kegiatan pengabdian masyarakat di PRM Singosaren akan terus dikembangkan dengan fokus pada bidang kesehatan, pertanian, dan pendidikan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorong penerapan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan
Colon in Loop Examination Technique in CA Recti Cases at Radiology Installation RSPAU Dr. Suhardi Hardjolukito Yogyakarta Rizka R. Gafur; Anisa Nur Istiqomah; Widya Mufida
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkmsw.v18i2.5030

Abstract

Background: The colon in loop (CIL) examination at the Radiology Department of RSPAU Dr. Suhardi Hardjolukito employs the following projections: single-contrast AP, lateral, RPO, and LPO, followed by double-contrast AP, RPO, LPO, and post-evacuation AP. The procedure utilizes water-soluble contrast media without the use of a balloon to secure the catheter. Methods: This study adopts a qualitative approach using a case study method. Subjects include one radiology specialist and three radiographers. The research was conducted from August 2024 to September 2025. Data were collected through direct observation, interviews, and documentation, followed by data processing, analysis, and conclusion drawing. Results: Findings from the Radiology Department of RSPAU Dr. Suhardi Hardjolukito indicate that the use of water-soluble contrast media is safer for patients at risk of perforation, as it is easily absorbed by the body and carries a low risk of complications. Additionally, the use of a catheter without a balloon proves effective, as it does not interfere with rectal visualization and reduces the risk of irritation or excessive pressure in the area. Conclusion: The CIL examination using water-soluble contrast media and a catheter without a balloon is a safe and effective method, especially for patients suspected of having a risk of perforation. The choice of contrast media should be tailored to the patient's clinical condition, and the use of fluoroscopy is recommended to enhance efficiency and accuracy in the examination procedure.
TEKNIK PEMERIKSAAN RADIOGRAFI COLON IN LOOP DENGAN KLINIS HEMOROID GRADE IV SUSPECT POLIP RECTI DI INSTALASI RADIOLOGI RS ISLAM JAKARTA CEMPAKA PUTIH Suci Rahma Oktaria; Anisa Nur Istiqomah; Retno Wati
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v5i3.12855

Abstract

ABSTRACT The colon is an important part of the digestive system that may develop various abnormalities, such as hemorrhoids and polyps. The colon in loop examination for patients with grade IV hemorrhoids and suspected rectal polyps at the Radiology Department of Jakarta Islamic Hospital Cempaka Putih (RSIJCP) differs from the standard theory, particularly regarding patient preparation and radiographic projections. This study aimed to identify the examination procedure, the rationale for patient preparation, and the use of radiographic projections at RSIJCP. A qualitative study with a case study approach was conducted from September 2025 to April 2026. The subjects consisted of three radiographers and one radiologist. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed narratively through data reduction, theory comparison, and conclusion drawing. The results showed that patient preparation involving a 6-hour fasting period and morning bowel evacuation was considered adequate to cleanse the colon and reduce discomfort in patients with grade IV hemorrhoids. The use of Anteroposterior (AP), Lateral, and Right Posterior Oblique (RPO) projections provided sufficient diagnostic information to evaluate abnormalities in the rectum while minimizing radiation exposure. The double-contrast technique enhanced the visualization of lesions suspected as rectal polyps. It can be concluded that the colon in loop examination procedure at RSIJCP is adequate for supporting diagnosis while maintaining patient safety and comfort. The use of bowel preparation without Dulcolax suppositories is recommended to minimize the risk of complications. ABSTRAK Colon merupakan bagian penting sistem pencernaan yang dapat mengalami berbagai kelainan, seperti hemoroid dan polip. Pemeriksaan colon in loop pada kasus hemoroid grade iv suspect polip recti di Instalasi Radiologi RS Islam Jakarta Cempaka Putih (RSIJCP) memiliki perbedaan dengan teori, terutama pada persiapan pasien dan penggunaan proyeksi radiografi. Penelitian ini bertujuan mengetahui prosedur pemeriksaan, alasan pemilihan persiapan pasien, serta penggunaan proyeksi pemeriksaan di RSIJCP. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada September 2025–April 2026. Subjek penelitian terdiri atas tiga radiografer dan satu dokter spesialis radiologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara naratif melalui reduksi data, perbandingan teori, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persiapan pasien berupa puasa 6 jam dan buang air besar pada pagi hari dinilai memadai untuk membersihkan colon serta mengurangi risiko ketidaknyamanan pada pasien hemoroid grade iv Penggunaan proyeksi Antero Posterior (AP), Lateral, dan Right Posterior Oblique (RPO) memberikan informasi diagnostik yang cukup untuk mengevaluasi kelainan pada area rectum dengan paparan radiasi yang lebih minimal. Teknik double contrast membantu memperjelas visualisasi lesi yang dicurigai sebagai polip recti. Disimpulkan bahwa prosedur pemeriksaan colon in loop di RSIJCP telah memadai untuk mendukung diagnosis serta mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan pasien. Disarankan penggunaan persiapan urus-urus tanpa dulcolax suppositoria untuk meminimalkan risiko komplikasi.