Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

BAHAYA GEDJET SECARA FISIK DAN PSIKIS UNTUK SISWA SMP YABRI TERPADU PEKANBARU Sepita Ferazona; Suryanti; Nurkhairoh Hidayati; Ummi Kalsum; Tengku Ritawati; Nurmalinda; Yeyendra
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): Desember 2024 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v2i3.82

Abstract

Generasi muda merupakan tulang punggung bangsa yang perlu dipersiapkan dengan baik, salah satunya dengan membekali mereka pemahaman tentang bahaya perilaku negatif seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, dan dampak penggunaan gadget secara berlebihan. Artikel ini membahas hasil pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi bertema "Bahaya Gadget Secara Fisik dan Psikis" di SMP YABRI Terpadu Pekanbaru, pada 20 Oktober 2024. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa terkait dampak negatif gadget terhadap kesehatan fisik dan psikis, termasuk penurunan motivasi belajar, gangguan fungsi otak, hingga efek pada karakter anak. Metode kegiatan meliputi penjelasan materi, diskusi, dan partisipasi aktif dari siswa serta guru. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi, dengan peningkatan pemahaman tentang bahaya penggunaan gadget secara berlebihan serta solusi untuk mengurangi dampaknya, seperti pengawasan orang tua, pembatasan waktu penggunaan, dan alternatif kegiatan yang bermanfaat. Dampak positif dari kegiatan ini terlihat pada kesadaran siswa terhadap pentingnya pengelolaan waktu yang bijak dalam penggunaan gadget untuk mendukung pembentukan karakter yang sehat. Kegiatan ini diharapkan berkelanjutan dengan partisipasi aktif dari sekolah dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung. Selain itu, hasil kegiatan dipublikasikan sebagai referensi akademik untuk program serupa di masa mendatang.
PELATIHAN MEMPUBLIKASIKAN BUDAYA MELAYU RIAU DALAM BAHASA INGGRIS MELALUI MEDIA SOSIAL BAGI SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR BABUSSALAM DI PEKANBARU Nurmalinda; Marhamah; Erni; Basrin; Oktaviona
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Agustus 2025 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendampingi siswa kelas IV Sekolah Dasar Babussalam Pekanbaru untuk mempelajari bahasa Inggris melalui publikasi media sosial. Siswa dapat memperkenalkan elemen-elemen budaya Melayu Riau, seperti tradisi, kesenian, dan bahasa lkal, melalui konten yang menarik di media sosial. Siswa dapat memperkenalkan elemen-elemen budaya Melayu Riau, seperti tradisi, kesenian, dan bahasa lkal, melalui konten yang menarik di media sosial. Media sosial memungkinkan interaksi antara guru dan siswa, serta antara siswa dengan teman-teman mereka. Umpan balik dari siswa dapat membantu guru dalam memperbaiki metode pengajaran dan membuat pembelajaran lebih efektif. Melalui publikasi dan diskusi di media sosial, siswa dapat menjadi duta budaya yang mampu mempromosikan budaya melayu riau ke kancah nasional hingga internasional melalui platform media sosial. Dengan cara ini, pengajaran bahasa Inggris tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga alat untuk melestarikan dan menghargai budaya lokal.
PENDAMPINGAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN TERBIMBING BAGI PPG CALON GURU FKIP UIR DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN PROFESIONAL DI SMAN 8 PEKANBARU TA 2025-2026 Nurmalinda; Ardiansyah
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Agustus 2026 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v4i2.155

Abstract

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bertujuan menghasilkan guru profesional yang memiliki kompetensi pedagogik dan profesional sesuai kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Salah satu kegiatan utama dalam PPG adalah Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Terbimbing yang memberikan pengalaman nyata kepada calon guru dalam melaksanakan pembelajaran di sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi empat orang mahasiswa PPG Seni Budaya dalam pelaksanaan PPL Terbimbing di SMAN 8 Pekanbaru. Pendampingan dilakukan melalui tahap orientasi, observasi pembelajaran, penyusunan perangkat ajar, praktik mengajar terbimbing, supervisi, refleksi, dan evaluasi pembelajaran. Metode yang digunakan berupa pendampingan partisipatif melalui kolaborasi antara dosen pembimbing lapangan, guru pamong, dan pihak sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu meningkatkan kemampuan dalam menyusun perangkat pembelajaran, menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, mengelola kelas secara efektif, serta memanfaatkan media pembelajaran dalam mata pelajaran Seni Budaya. Kegiatan refleksi dan umpan balik selama pendampingan juga membantu mahasiswa memperbaiki praktik mengajar secara berkelanjutan. Program ini berkontribusi dalam meningkatkan kesiapan mengajar calon guru PPG sekaligus memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dengan sekolah dalam mendukung pengembangan guru profesional.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SENI BUDAYA (TARI TRADISIONAL RENTAK BULIAN) DI KELAS XI ENGINEERING 2 SMA NEGERI 5 PEKANBARU Siti Nuraisya; Nurmalinda
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 3 No. 4 (2024): Juli Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v3i4.1173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Pembelajaran Seni Budaya (Tari Tradisional Rentak Bulian) di kelas XI Engineering 2 SMA N 5 Pekanbaru. Teori yang digunakan yaitu teori Ihsan El Khuluqo, komponen-komponen pembelajaran berkaitan dengan ciri-ciri pembelajaran dimana didalam pembelajaran akan terdapat komponen-komponen sebagai berikut: tujuan, materi, metode, media dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analisis menggunakan pendekatan kualitatif dimana untuk mengadakan penyesuaian dengan kenyataan dan menyajikan secara langsung. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, pelaksanaan pembelajaran sebanyak 8 kali pertemuan, dimana setiap pertemuan terdapat langkah-langkah pembelajaran yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup. Pelaksanaan pembelajaran ini menggunakan kurikulum merdeka. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI Engineering 2 yang berjumlah 36 orang siswa dan 1 orang guru seni budaya. Pada evaluasi pembelajaran, siswa mendapatkan nilai rata-rata diatas KKM yaitu dengan nilai psikomotoriknya terendah 75 dan tertinggi 95, yang mana nilai KKM dalam mata pelajaran Seni Budaya ini adalah 75. Dalam pembelajaran ini metode dan pendekatan yang digunakan oleh guru adalah saintifik dapat dipahami dengan baik oleh siswa, sehingga pembelajaran dapat berjalan dengan baik.
Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Siswa Dalam Pembelajaran Seni Musik ( Musik Tradisional Kendang Jimbe ) Kelas VIII Di SMP 25 Pekanbaru T.A 2026/2027 Ardhita Fahira Putri; Nurmalinda
Advances In Education Journal Vol. 3 No. 2 (2026): Advances In Education Journal (Oktober)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Seni Musik (kendang jimbe) kelas VIII di SMP Negeri 25 Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek satu guru Seni Budaya, wali kelas VIII, dan lima siswa yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dianalisis dengan model Miles dan Huberman, serta diuji dengan triangulasi. Faktor yang dikaji mengacu pada teori Slameto, yaitu faktor internal (jasmaniah, psikologis, kelelahan) dan faktor eksternal (keluarga, sekolah, masyarakat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kesehatan, kepercayaan diri dalam menguasai teknik, kelelahan pada jam pelajaran siang, dukungan orang tua, dan pengaruh teman sebaya memengaruhi motivasi siswa. Faktor yang paling berpengaruh adalah faktor sekolah, terutama metode praktik langsung dan kerja kelompok serta kedekatan guru dengan siswa, meskipun keterbatasan jumlah kendang jimbe masih menjadi kendala dalam kegiatan praktik di kelas