Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hipertensi dalam Kehamilan dan Risiko Stunting Intervensi Sosialisasi Kesehatan untuk Mencegah Stunting di Masa Depan Muhamad Reza Pahlevi; Dadang Juanda; Nita Selifiana; Ika Kurnia Sukmawati; Widhya Aligita; Deni Iskandar; Jajang Japar Sodik
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2231

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai hubungan antara hipertensi pada kehamilan dan risiko stunting melalui intervensi edukasi kesehatan. Dengan pendekatan kuasi-eksperimen, program ini melibatkan evaluasi pre-test dan post-test dengan 30 wanita dewasa di Desa Serang Mekar, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Partisipan dipilih secara purposif berdasarkan persetujuan dan kondisi kesehatan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, dengan pemahaman mengenai kaitan hipertensi dan stunting naik dari 43,3% pada pre-test menjadi 100% pada post-test. Pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah sesi edukasi juga menunjukkan perbaikan, yang mengindikasikan dampak positif program edukasi terhadap kesadaran dan praktik kesehatan. Pengabdian ini merekomendasikan edukasi kesehatan berkelanjutan yang fokus pada pengelolaan hipertensi selama kehamilan, terutama di daerah pedesaan. Inisiatif berbasis komunitas dengan melibatkan kader kesehatan lokal dapat meningkatkan keberlanjutan program dan membantu menurunkan prevalensi stunting di Indonesia. Hypertension in Pregnancy and the Risk of Stunting: Health Education Intervention to Prevent Future Stunting This community service aimed to raise awareness about the link between hypertension in pregnancy and the risk of stunting through health education interventions. Using a quasi-experimental approach, the program involved pre-test and post-test evaluations with 30 adult women in Desa Serang Mekar, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Participants were purposively selected based on consent and health status.Results showed a significant increase in participants’ knowledge, with recognition of the link between hypertension and stunting rising from 43.3% in the pre-test to 100% in the post-test. Blood pressure measurements before and after the sessions also improved, indicating a positive impact of the education program on health awareness and practices. This community service recommends ongoing health education focused on managing hypertension during pregnancy, particularly in rural areas. Community-based initiatives involving local health cadres can enhance the program’s sustainability and help reduce stunting prevalence in Indonesia
Review Artikel, Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Kapsul Berbahan Aktif Alam Dengan Peran Bahan Pengisi Laktosa Dan Avicel Terhadap Mutu Dan Stabilitas Rulia Aprliandani Zahra; Aviyatul Fikriyyah Tantaena; Pratiwi Zesika Banne; Rosadalima Tere Tobin; Maharani Pratiwi; Meylani Sutoro; Muhamad Reza Pahlevi
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 3 No 06 (2026): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel review ini mengkaji formulasi dan evaluasi sediaan kapsul yang menggunakan bahan aktif alami, dengan fokus khusus pada penggunaan laktosa sebagai bahan pengisi untuk meningkatan mutu dan stabilitas produk. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa laktosa berfungsi sebagai pengisi yang mampu memperbaiki sifat alir, keseragaman bobot, serta waktu hancur kapsul. Laktosa banyak digunakan karena sifatnya yang inert, mudah mengalir, dan dapat meningkatkan stabilitas formulasi. Melalui analisis 25 studi, ditemukan bahwa ekstrak bahan alam seperti curcuma, daun pepaya, sambung nyawa, jahe merah, hingga kulit nanas menunjukkan karakteristik fisik yang memenuhi persyaratan mutu kapsul keras, termasuk sudut diam < 35°, waktu hancur < 15 menit, dan keseragaman bobot yang stabil. Faktor yang paling berpengaruh terhadap kualitas kapsul meliputi kadar air, sudut istirahat, kompresibilitas, dan kemampuan disolusi. Dengan demikian, review ini menegaskan bahwa kapsul berbahan aktif alam dengan pengisi laktosa memiliki peluang besar sebagai alternatif terapi fitofarmaka yang stabil, aman, dan mudah dikembangkan meskipun diperlukan standarisasi lebih lanjut untuk meningkatkan konsistensi efektivitas.
FORMULASI DAN EVALUASI FISIK SEDIAAN SUPPOSITORIA DENGAN BAHAN AKTIF ALAMI : FORMULASI DAN EVALUASI FISIK SEDIAAN SUPPOSITORIA DENGAN BAHAN AKTIF ALAMI Huzaimah; Tasya Fahira; Arni Irawati Sam; Ulfatul Magfirah M. Ismail; Lenita Anugrah; Meylani Sutoro; Muhamad Reza Pahlevi
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 3 No 06 (2026): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modifikasi sediaan farmasi didasarkan pada permintaan dan kebutuhan pasien dengan bahan aktif alam. Suppostoria adalah sediaan padat dengan penggunaanya secara rektal, vagina atau uretra yang ditujukan untuk pasien yang mengalami kesulitan menelan , memiliki masalah pada saluran cerna dan untuk pasien tidak sadar atau koma. Pemilihan basis suppositaria mempengaruhi hasil evaluasi yang berkaitan dengan kualitas sediaan yang dihasilkan dan merupakan faktor utama pada laju pelepasan zat aktif sediaan. Modifikasi sediaan dimaksudkan untuk memperbaiki hasil evaluasi sediaan dan mendapatkan formulasi yang berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh penambahan bahan aktif alam terhadap dengan fariasi konsentrasi basis terhadap hasil evaluasi sediaan suppositoria. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah literatur riview yang diperoleh dari database eletronik yaitu google scholar, google patent dan PubMed. Suppositoria dengan bahan aktif alami memenuhi persyaratan meliputi uji organoleptik, keseragaman bobot, keseragaman ukuran, titik leleh dan waktu leleh, hingga stabilitas sehingga bahan alami dapat diaplikasikan dalam bentuk suppositoria dengan kualitas yang baik standar yang memiliki khasiat dalam pengobatan infeksi jamur, sebagai obat wasir, sebagai pencahar, sebagai anthelmentik, antiinflamasi, antihemeroid dan antibakteri yang dapat memberikan efek lokal; Formulasi, Suppositoria alami, Evaluasi fisik