Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

STUDI KASUS WANITA-WANITA PENAMBANG PASIR DI DESA LUMBUNG REJO, KECAMATAN TEMPEL - KABUPATEN SLEMAN Mukhlis Mukhlis; Bambang Pudjianto
Sosio Konsepsia Vol 11 No 1 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v11i1.585

Abstract

Menyempitnya kesempatan kerja dan kepemilikan tanah di perdesaan, mendorong masyarakatmenciptakan lapangan kerja baru. Para wanita yang tidak memiliki modal, pendidikan, serta keahlian menyebabkan mereka memilih pekerjaan pada sektor informal. Adapun pekerjaan yang mereka geluti adalah menambang pasir. Suatu pekerjaan yang semata-mata mengandalkan kekuatan fisik saja. Hal ini ditempuh untuk membantu suami dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Terutama dalam krisis ekonomi yang berkepanjangan yang menyebabkan biaya hidup semakin meningkat.Penelitian ini mengambil studi kasus yang bersifat deskriptif Subyek penelitian adalah wanita penambang pasir di Desa Lumbung Rejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman. Metode pengumpulan data adalah observasi dan wmvancara baik kepada subyek penelitian maupun tokoh-tokoh masyarakat.Hasil penelitian ini menunjukkan adanya ikatan yang kuat diantara sesama wanita penambang. Hal ini ditunjukkan dengan memberi bantuan kepada penambang yang tidak dapat bekerja. Kuatnya ikatan tersebut karena penambang merasa senasib dan seperjuangan. Hubungan yang kuat juga ditunjukkan wanita penambang kepada pembeli material yang lebih sering disebut "orang mobil".
Sistem Dalian Na Tolu sebagai Pendekatan Moderasi Beragama Umat Muslim-Kristen di Huta Padang Mandailing Natal Rohman Rohman; Kasman Kasman; Mukhlis Mukhlis
SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Vol. 4 No. 2 (2021): Special Issues: Religion and the COVID-19 Pandemic
Publisher : Asosiasi Sosiologi Agama Indonesia (ASAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/sangkep.v4i2.4339

Abstract

Moderasi beragama menjadi agenda penting pemerintah beberapa tahun belakangan. Rentetan tindakan terorisme, ekstremisme dan intoleran yang menyeruak di Indonesia menjadi sebab pentingnya upaya moderasi beragama digalakkan di tengah masyarakat. Penguatan moderasi beragama berupaya untuk mengharmonisasikan hubungan antar agama yang rentan terhadap konflik kekerasan. Moderasi beragama dengan pendekatan budaya menjadi alternatif dalam menghadirkan rasa damai di masyarakat, dalam konteks ini sistem dalian na tolu sebagai sistem kekerabatan masyarakat Mandailing menjadi menarik diungkap secara jauh. Penelitian ini mengumpulkan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka serta focus group discussion. Analisis data dengan rumusan Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan pertama, moderasi beragama dilakukan masyarakat Muslim-Kristen Huta Padang dengan pendekatan dalian na tolu sebagai sistem kekerabatan dalam adat Batak-Mandailing yang memiliki tiga unsur yaitu mora, kahanggi dan anakboru. Unsur mora, kahanggi dan anakboru masing-masing diperankan oleh umat Muslim-Kristen. Kedua, hubungan harmonis Muslim-Kristen tumbuh berdasarkan sejarah yang dilihat pada dua faktor yaitu masuknya Islam ke Mandailing dengan dakwah bi al-hal, dan masuknya Kristen dengan pendekatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Hadirnya moderasi beragama dengan pendekatan adat ini perlu diperkuat dengan simbol-simbol kebersamaan sehingga memberikan warna dan alternatif terhadap model moderasi beragama di tempat lain.
Nurturing Akhlakul Karimah On Junior High School Students (A Case Study Of Alhusnayain Integrated Islamic Junior High School Panyabungan) MUKHLIS LUBIS
Tazkir : Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Vol 3, No 2 (2017): 10 Articles, Pages 195-338
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.594 KB) | DOI: 10.24952/tazkir.v3i2.2230

Abstract

Fokus penelitian ini adalah bagaimana proses pembentukan akhlakul karimah pada siswa SMP agar tercipta anak didik yang berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembentukan akhlakul karimah pada siswa SMP, untuk mengetahui keadaaan akhlak siswa, peranan guru dalam pembentukan akhlak serta kelebihan dan kekurangan proses pembentukan akhlak siswa SMP Islam Terpadu Alhusnayain. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan Fenomenology. Dalam proses pengumpulan data peneliti menggunakan tekhnis analisis data yaitu mereduksi data, menyajikan data dan membuat kesimpulan. Sementara sumber data terdiri dari data primer yaitu data yang diperoleh dari guru, siswa dan unsur pimpinan, serta sumber data sekunder yaitu data yang berasal dari arsip-arsip sekolah. Temuan penelitian ini menginformasikan bahwa: (1) keadaaan akhlak siswa SMP Islam terpadu Alhusnayain dapat dikatakan sudah bagus, hanya saja perlu peningkatan kedepannya, (2) peranan guru dalam proses pembentukan akhlak siswa di SMP Islam terpadi Alhusnayain adalah: a) Guru sebagai pembimbing, b) Guru sebagai contoh, c) Guru sebagai penasehat. Proses pembentukan akhlak di SMP Islam Terpadu Alhusnayain, yaitu: 1) Proses pembelajaran menerapkan “one Gate System” (satu pintu keluar masuk), 2) Dala proses pendidikan, peserta didik diwajibkan untuk berasrama di sekolah dengan tujuan agar siswa tidak terpengaruh dengan lingkungan luar yang adapat menjerumuskn anak didik kejalan yang menyimpang. Dengan diasramakannya peserta didik para guru dapt membimbing 24 jam penuh, sehngga proses pembentukan akhlak tercapai sesuai dengan yang direncanakan. a) Dalam proses pembelajaran maateri yang diajarkan bukan saja materi agama akan tetapi materi umum juga. Jadi pengetahuan peserta didik tentang keagamaan dikuasai dan juga tentang umum, sehingga kedua ilmu tersebut dapat dikuasai secara bersamaan, b) Menerapkan bahasa Arab dan bahasa Inggris sebagai bahasa wajib komunikasi bagi para siswa pada hari dan area tertentu, c) Dengan menerapkan progran unggulan enam Juz Tahfidul Quran.
Bullying and student burnout: A qualitative case study of a rural Indonesian junior high school Mukhlis, Mukhlis; Yustika, Saidah
Asatiza: Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Asatiza: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/asatiza.v6i3.2722

Abstract

Bullying represents a critical challenge in educational settings, yet its specific role in fostering student burnout within rural Indonesian contexts remains insufficiently explored. This qualitative case study addresses this gap by investigating the nexus between bullying and student burnout at SMP Negeri 1 Bukit Malintang. Data were collected through semi-structured interviews with seven school staff members, 25 hours of non-participant observation, and document analysis. Thematic analysis revealed three central findings. First, students who lacked strong peer networks were identified as vulnerable targets for both physical and psychological bullying. Second, the experience of victimization manifested directly in the core symptoms of student burnout: emotional exhaustion, cynicism toward school, and a reduced sense of academic accomplishment. Third, the school's institutional response was characterized by reactive, teacher-centered interventions, highlighting a significant gap in proactive and systemic support strategies. The study concludes that bullying acts as a chronic psychosocial stressor that catalyzes student burnout, a process intensified by local contextual factors such as parental migration. These findings underscore the urgent need for educational policies and interventions that move beyond punitive measures to implement holistic, community-engaged programs designed to build inclusive environments and robust support.
Dynamics of Nature-Based Learning in Developing Children’s Motoricic Skills: Teacher and Parent Perspectives Lubis, Mukhlis; Saidah Yustika
HUMANISMA : Journal of Gender Studies Vol. 9 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/humanisma.v9i1.9366

Abstract

A child's development, particularly in terms of motoric skills, is most formative during the first few years of life. One approach that is considered effective in optimizing children's motoric development is nature-based learning, which utilizes the natural environment as the main learning medium. This study aims to explore the dynamics of nature-based learning in developing early childhood motoric skills through literature studies. Articles, books, and scientific documents produced between 2015 and 2024 are reviewed in a literature review using a qualitative descriptive methodology.This study found that children's fine and gross motoric skills, as well as their social and emotional development, can benefit from learning in natural settings. However, its implementation in Indonesia still faces challenges, especially related to parents' perceptions of child safety and the limitations of teachers' creativity in designing outdoor activities. This study provides active support from parents and increasing teacher capacity as an effort to optimize nature-based learning in early childhood education.
Implementasi Pembelajaran Tematik Kendaraan di RA Ya Bunayya untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini Mukhlis; Riska Afifah; Rabiatul Adawiyah; Yuni Sahara; Sari Wulan; Khoirunnisa
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Edisi Maret
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam membangun dasar perkembangan kognitif, sosial, dan motorik anak. Salah satu metode yang efektif dalam meningkatkan kreativitas anak adalah pembelajaran tematik, yang menghubungkan konsep pembelajaran dengan tema tertentu secara kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi pembelajaran tematik dengan tema kendaraan dalam meningkatkan kreativitas anak di RA Ya Bunayya, yang dilakukan oleh mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) STAIN Madina. Metode yang diterapkan meliputi observasi awal, pelaksanaan program pembelajaran interaktif seperti membuat miniatur kendaraan, bermain peran, serta evaluasi hasil pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tematik kendaraan mampu meningkatkan keterampilan motorik, daya imajinasi, kemampuan sosial, serta antusiasme belajar anak. Faktor pendukung keberhasilan pembelajaran ini adalah metode yang berbasis pengalaman langsung serta peran aktif mahasiswa dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan media pembelajaran dan perbedaan kemampuan anak dalam memahami materi. Dengan demikian, pembelajaran tematik kendaraan dapat menjadi alternatif metode dalam meningkatkan kreativitas dan motivasi belajar anak usia dini.