Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Indeks Pembangunan Manusia dan Leverage pada Ketersediaan dan Keteraksesan Informasi Keuangan Daerah Munzir Munzir; Yusron Difinubun; Yoga Andriyan
Financial and Accounting Indonesian Research Vol. 2 No. 2 (2022): Financial and Accounting Indonesian Research
Publisher : Program Studi Akuntansi Unimuda Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/fair.v2i2.1332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetisi politik, indeks pembangunan manusia dan leverage terhadap ketersediaan dan keteraksesan informasi keuangan pemerintah daerah se-Sorong Raya. Populasi dan sampel penelitian ini adalah pegawai pada Kantor Sekretariat Daerah se-Sorong Raya. Jenis data penelitian ini menggunakan data primer berupa kuesioner. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda menggunakan Statistical Packages for Social Science (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetisi politik, indeks pembangunan mansuia dan leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketersediaan dan keteraksesan informasi keuangan pemerintah daerah se-Sorong Raya
KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN: Telaah Rasio Keuangan (Studi Pada PT. Jati Jaya Perkasa Mandiri Maros) Moch Resky Iskandar; Nasir Nasir; Andi Sismar; Yusron Difinubun
Financial and Accounting Indonesian Research Vol. 3 No. 1 (2023): Financial and Accounting Indonesian Research
Publisher : Program Studi Akuntansi Unimuda Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/fair.v3i1.1343

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui rasio keuangan perusahaan. Untuk mengadakan penilaian berdasarkan analisis rasio keuangan agar penyusun rencana untuk kebijaksanaan yang akan datang dapat diperbaiki Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif, yaitu penulis menggambarakan hasil observasi dan menganalisis data-data yang diperoleh di lapangan. analisa yang digunakan adalah analisis rasio keuangan terdiri dari Liquidity Ratio, Leverage Ratio , Aktivity ratio, dan Profitability Ratio, Hasil penelitian menemukan bahwa rasio likuiditas pada tahun 2021 sebesar 133,1 % , kemudian pada tahun 2022 tingkat likuiditas menurun menjadi 124,7 % atau turun sebesar 8,83 %.. Untuk solvabilitas PT Jati Jaya Perkasa Mandiri pada tahun 2021 berada pada level 232,6% , untuk tahun selanjutnya pada tahun 2022 solvabilitas sebesar 339,6% atau meningkat sebesar 107% dari tahun sebelumnya. Untuk rasio rentabilitas pada tahun 2021 sebesar 21,42% , kemudian pada tahun 2022 rentabilitas perusahaan mengalami peningkatan sebesar 10,79% atau berada pada level 32,21%. Untuk cash rasio pada tahun 2021 sebesar 73,1 % , kemudian pada tahun 2022 cash rasio perusahaan mengalami penurunan sebesar 7 % atau berada pada level 66,1 %. Kinerja keuangan yang dicapai oleh perusahaan dengan menggunakan rasio likuiditas , solvabilitas dan rentabilitas sudah cukup baik dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dan sudah mendekati standar industri yaitu 1:2 atau berada diatas 100%. Dan jika dilihat dari cash rasionya kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban lancar dengan kas kurang baik.
Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Harga Saham pada Industri Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Sudirman Sudirman; Andi Sismar; Yusron Difinubun
Financial and Accounting Indonesian Research Vol. 3 No. 1 (2023): Financial and Accounting Indonesian Research
Publisher : Program Studi Akuntansi Unimuda Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/fair.v3i1.1348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan terhadap harga saham industri perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode pengumpulan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan-perusahaan perbankan yang menjadi sampel penelitian. Jumlah sampel penelitian adalah sebesar 12 perusahaan. Metode analisa yang digunakan yaitu analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Secara simultan atau bersama-sama kinerja keuangan dengan menggunakan alat ukur rasio likuiditas yang terdiri dari quick ratio, investing policy ratio, banking ratio, loan to assets ratio, dan cash ratio berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2019 – 2021 dan memberikan pengaruh yang kuat terhadap harga saham. Selain itu terdapat pula faktor diluar aspek fundamental (kinerja keuangan perusahaan) yang memberikan seperti tingkat inflasi, tingkat suku bunga, fluktuasi kurs valas, volume transaksi dan kondisi lingkungan yang mencakup kestabilan ekonomi dan politik. Secara parsial quick ratio, banking ratio, loan to assets ratio, dan cash ratio berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan harga saham perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2019 – 2021, sedangkan untuk investing policy ratio tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan harga saham perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2019 – 2021. Quick ratio dan loan to assets ratio memiliki pengaruh negatif terhadap perubahan harga saham, yang berarti bahwa semakin tinggi rasio tersebut maka akan semakin rendah harga saham, begitu pula sebaliknya.
Financial Statement Disclosure: Satu Tinjauan Keuangan Daerah Yusron Difinubun; Annisa' Khaerani; Uswatul Fajar Nur Fatimah
Financial and Accounting Indonesian Research Vol. 3 No. 1 (2023): Financial and Accounting Indonesian Research
Publisher : Program Studi Akuntansi Unimuda Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/fair.v3i1.1349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai secara empiris pengaruh parsial antara tingkat kekayaan daerah, total aset daerah, terhadap tingkat pengungkapan laporan keuangan. Penelitian ini berjenis penelitian kuantitatif. Penarikan hipotesis penelitian menggunakan basis teori agensi dan teori signal, didukung oleh penelitian-penelitian sebelumnya yang mempunyai kesamaan variabel. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder hasil akses data dalam publikasi. Menggunakan teknik statistik deskriptif dan Regresi linear berganda berbantuan SPSS 25.0 untuk analisis data. Selain itu dalam menjaga normalitas dan mencegah hetersokedastisitas, penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik. Penelitian berlokasi di Badan Pemeriksaan Keuangan dan Badan Pusat Statistik. Hasil penelitian menemukan bahwa secara parsial variabel tingkat kekayaan daerah, berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pengungkapan laporan keuangan pemerintah kabupaten kota di Sulawesi Selatan. Sedangkan jumlah aset berpengaruh negatif terhadap tingkat pengungkapan laporan keuangan pemerintah kabupaten kota di Sulawesi Selatan.
Carbon Accounting: Analisis Kebutuhan dan Komponen Sistem Informasi Akuntansi berbasis Karbon Sri Astuti; Yusron Difinubun; Musriani Musriani
Financial and Accounting Indonesian Research Vol. 5 No. 1 (2025): Financial and Accounting Indonesian Research
Publisher : Program Studi Akuntansi Unimuda Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/fair.v5i1.2815

Abstract

This study aims to identify the core components required in designing a carbon accounting information system to support structured carbon emission reporting in Indonesia. Current carbon reporting systems in Indonesia are inefficient and lack transparency, necessitating the development of an integrated information system. Unlike prior studies that focus on emission reduction strategies, this study introduces a needs-based system analysis tailored to local contexts such as Papua. A descriptive qualitative approach is used, with data collected via literature studies, documentation, and observation.The system requires key components such as emission source activity data, activity volumes, emission factors, emission scopes (1, 2, and 3), and CO₂e calculation results. Identifying these components is essential in building a system that enhances carbon accountability and supports green initiatives.
Daya Anagata Nusantara: An Analysis of Investment Opportunities in Danantara for National Economic Growth Musriani, Musriani; Difinubun, Yusron; Prastiwi, Rahel
Amkop Management Accounting Review (AMAR) Vol. 5 No. 2 (2025): July - December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/amar.v5i2.3411

Abstract

This study aims to identify investment opportunities in Danantara for national economic growth. It uses qualitative secondary data research methods, employing the IFAS, EFAS, and SWOT approaches to facilitate data collection using NVivo software and literature review.  SWOT analysis is a tool for evaluating the strengths, weaknesses, opportunities, and threats that can affect Danantara's success, as well as for identifying growth potential through strategic partnerships, innovation, and policy changes that support Danantara's competitiveness. The results of the study show that the news coverage of Danantara involved 48 male journalists and 43 female journalists, with a relatively diverse distribution of locations, with dominance in Jakarta, followed by other major cities such as Bandung, Surabaya, and Yogyakarta, which showed gender balance. In contrast, several regions remained dominated by one gender. From an investment perspective, Danantara is in quadrant 1 (progressive) with dominant strengths (score of 3.59) as a state-owned superholding company, a symbol of digital economic transformation, an instrument of national development, and a catalyst for inclusive economic growth, supported by significant opportunities (score of 3.30) to strengthen economic independence, global competitiveness, and sustainable development. However, weaknesses (score of 2.09) and threats (score of 2.30) remain significant, particularly regarding governance, regulation, and the risk of politicisation, which could undermine public trust. Thus, the success of Danantara is highly dependent on strengthening modern governance, transparency, accountability, and targeted investment strategies through digital transformation, global investor confidence, integration of state assets, infrastructure development, industrialisation, renewable energy, and downstreaming of natural resources, so that it can become an effective state instrument to strengthen economic independence, increase public trust, and align development towards the Indonesia Emas 2045 vision.