Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mitologi dalam Film Moana: Representasi Budaya Polinesia dalam Narasi Disney (Analisis Strukturalisme Claude Lévi-Strauss) Mita Saputri; Raudya Setya Wismoko Putri; Muflikhul Khaq; Lina Ambarwati; Berliana Wahyu Ningtyas
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.418

Abstract

Film Moana merupakan salah satu karya animasi Disney yang mengangkat mitologi dan budaya Polinesia dalam narasi petualangan seorang tokoh perempuan. Studi ini menganalisis bagaimana unsur mitologi dalam film Moana merepresentasikan budaya Polinesia serta bagaimana Disney mengadaptasi elemen-elemen budaya tersebut ke dalam cerita yang lebih universal. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis strukturalisme Claude Lévi-Strauss dan kajian mitologi dalam mengidentifikasi simbol, karakter, dan alur cerita yang berakar pada kepercayaan serta tradisi masyarakat Polinesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa film ini memuat berbagai elemen mitologi Polinesia, seperti dewa Maui, Te Fiti dan Te Kā, Tamatoa, dan lautan sebagai entitas hidup, serta konsep perjalanan heroik yang berkaitan dengan warisan leluhur. Meskipun demikian, terdapat pula proses adaptasi dan modifikasi yang dilakukan Disney untuk menyesuaikan dengan narasi khas Hollywood. Kajian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai representasi budaya dalam film animasi serta dampaknya terhadap pemahaman global tentang mitologi Polinesia.
Pelatihan Pengembangan Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Pendekatan Teaching At The Right Level (Tarl) Bagi Guru Sekolah Dasar Di Kabupaten Bantul Setiawan Edi Wibowo; Ali Mustadi; Supartinah Supartinah; Septia Sugiarsih; Octavian Muning Sayekti; Mita Saputri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 5 No. 3 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v5i3.8872

Abstract

Elementary school teachers in Kretek District, Bantul Regency, face various challenges in implementing the Teaching at the Right Level (TaRL) approach in Indonesian language learning, even though the Independent Curriculum emphasizes the importance of recognizing the diversity of individual student abilities. This community service activity aims to provide training to teachers on the TaRL concept and assist them in developing Indonesian language learning tools based on this approach. The activity was carried out through a series of stages, including workshops, mentoring, implementation, and evaluation involving elementary school teachers in Kretek District. Data were collected through pre-tests, post-tests, questionnaires, and observations. The results of the activity showed an increase in teachers' understanding of the concept and application of TaRL, as indicated by an increase in the average score from 62.3 in the pre-test to 84.7 in the post-test. In addition, the teachers successfully developed TaRL-based learning modules and media. Based on the results of the evaluation questionnaire, 86% of participants stated that the training was very useful, 78% felt more confident in implementing TaRL in the classroom, and 72% hoped for further mentoring. Thus, this training has proven effective in improving elementary school teachers' competency in understanding and implementing the TaRL approach in Indonesian language learning and providing practical solutions to differences in student ability in the classroom.