Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PEMANFAATAN LKPD INTERAKTIF BERBASIS LIVEWORKSHEETS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Soma Setiaji; Fulusia Nurmawati; Bela Dewi Sarah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 4 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi April
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/1st6zd78

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pentingnya meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sebagai salah satu keterampilan vital dalam pembelajaran di abad ke-21. Dalam implementasinya, guru memerlukan media yang tidak hanya menarik, tetapi juga dapat merangsang siswa untuk menganalisis, mengevaluasi, dan membuat kesimpulan secara mandiri. Salah satu alternatif yang populer adalah menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) interaktif berbasis Liveworksheets. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti dan merangkum hasil-hasil penelitian mengenai penggunaan LKPD interaktif berbasis Liveworksheets dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Metode yang diterapkan adalah Tinjauan Literatur Sistematis dengan langkah-langkah pencarian, penyaringan, dan analisis artikel secara terstruktur berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Artikel yang dianalisis merupakan publikasi ilmiah dari dalam negeri yang relevan dan terbit antara tahun 2021 hingga 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar studi menemukan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis setelah menerapkan LKPD interaktif berbasis Liveworksheets, terutama bila dikombinasikan dengan metode pembelajaran yang mengutamakan pemecahan masalah dan keterlibatan siswa. Peningkatan tersebut terlihat dalam kemampuan mengidentifikasi masalah, mengolah informasi, dan menyusun argumen secara logis. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan LKPD digital yang dirancang dengan baik dapat menjadi alat yang efektif untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih bermakna dan memfasilitasi perkembangan kemampuan berpikir kritis siswa.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Media Video Interaktif dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Kelas V SDN 2 Bedingin Kintan Agustina; Anna Mariyani; Fulusia Nurmawati
Paedagogie Vol 21 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/5ht4fb75

Abstract

This study aims to describe the implementation of interactive video media integrated with the Problem Based Learning (PBL) model, to improve students’ learning activities, and to enhance mathematics learning outcomes on the topic of plane figures in Grade V of SDN 2 Bedingin. The research employed Classroom Action Research (CAR) with a cyclical design consisting of planning, action, observation, and reflection stages conducted in two cycles. Data were collected through observation to measure student and teacher activities, tests to assess students’ learning outcomes, and documentation as supporting data. Data analysis was conducted qualitatively to describe the learning process and student activities, and quantitatively to calculate the mean scores and the percentage of learning mastery based on the Minimum Mastery Criteria. The results showed an improvement in both student activities and learning outcomes in each cycle. The percentage of learning mastery increased from 35% in the pre-cycle to 60% in Cycle I, and reached 85% in Cycle II. In addition, students’ learning activities improved from moderately active to active and highly active categories. The implementation of interactive video media combined with the PBL model created a more engaging, interactive, and student-centered learning environment, enabling students to understand plane figure concepts more concretely and meaningfully. In conclusion, the use of interactive video media integrated with the Problem Based Learning model is effective in improving students’ learning activities and mathematics learning outcomes at the elementary school level. This approach can serve as an innovative alternative to enhance the quality of mathematics instruction, particularly for abstract topics.
PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA SMK MELALUI PELATIHAN ENERGI DASAR SISTEM KELISTRIKAN BERBASIS PRAKTIKUM Multika Untung Bahagiya; Fulusia Nurmawati; Muhammad Risky
Abdi Masya Vol 7 No 1
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v7i1.633

Abstract

Digital transformation is projected to be the main driver of change in Indonesia's employment landscape through 2030, with 83% of companies predicting a significant impact on their organizational structure, exceeding the global average of 60%. Field evidence indicates that electric vehicle systems, consisting of electric cars, batteries, inverters, and battery management systems (BMS), are still poorly understood. The purpose of community service is to provide insight and competency to vocational high school students regarding the basic electrical energy systems in cars. The community service activity was carried out at SMK Nurul Huda Jiken. This community service method follows the action research model, consisting of Planning, Implementation, Evaluation, and Reflection. The results of this community service activity showed an average score of 59, which is in the poor category. After participating in the training, participants' abilities increased, with an average score of 92, placing them in the very good ability category. The results of the comparison of the training participants' abilities before and after the activity showed a 30% increase. Therefore, it can be concluded that the competency training of SMK Nurul Huda Jiken students resulted in increased competence and understanding of the basic energy material of the electrical system.
Pemanfaatan Artificial Intelligent melalui Workshop untuk Mengembangkan Kompetensi Guru di Sekolah Dasar Fulusia Nurmawati; Multika Untung Bahagiya; Afina Mei Sella; Ananda Setianingsih; Dwi Syaharani
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.11627

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran melalui kegiatan workshop. Sasaran kegiatan adalah seluruh guru SD Negeri 1 Kemiri, Kabupaten Blora, yang selama ini belum mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dan AI dalam perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembelajaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan tindakan yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop dengan metode ceramah, demonstrasi, diskusi, dan praktik langsung pemanfaatan berbagai platform AI edukatif, seperti ChatGPT dan Canva AI. Untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru, dilakukan pre-test dan post-test serta evaluasi terhadap hasil kerja peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis AI, membuat soal dan materi ajar secara otomatis, mengembangkan media pembelajaran interaktif, serta melakukan analisis penilaian secara lebih efektif dan efisien. Selain itu, guru memperoleh pemahaman tentang etika dan batasan penggunaan AI sehingga dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu pembelajaran secara bijak. Simpulan kegiatan menunjukkan bahwa workshop pemanfaatan AI efektif dalam mengembangkan kompetensi profesional guru sekolah dasar dan berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran berbasis digital di era transformasi teknologi.
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MEDIA SCRAPBOOK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Laila Lutfiana; Muhammad Aunur Rofiq; Fulusia Nurmawati
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.13023

Abstract

This classroom action research was initiated to optimize IPAS academic outcomes, teaching competencies, and student engagement inside grade IV at SDN 2 Pelem, specifically focusing on the theme "Daerahku Kaya Sumber Daya." The intervention integrated the Problem-Based Learning (PBL) framework coupled with scrapbook media. Initially, the study was triggered by substandard student academic performance, evidenced by a pre-cycle baseline mastery of only 21.05%. Following the Kemmis and McTaggart framework, the investigation spanned two successive cycles, each encompassing systematic phases of planning, acting, observing, and reflecting. A cohort of 19 fourth-grade students served as the research subjects. To gather comprehensive data, evaluation tests, direct observation logs, interviews, and documentation were utilized. The empirical findings demonstrated a progressive upward trend in learning mastery, expanding from the initial 21.05% to 63.16% during Cycle I, and ultimately culminating at 89.47% in Cycle II. These outcomes underscore that embedding scrapbook-supported PBL into the classroom operationally elevates student attentiveness, teacher pedagogical proficiency, and conceptual comprehension of IPAS topics. ABSTRAK Penelitian penanganan kelas ini bermaksud guna mendongkrak output belajar, keterampilan guru, dan unjuk kerja peserta didik pada muatan keilmuan IPAS materi Daerahku Kaya Sumber Daya di kelas IV SDN 2 Pelem berbasiskan pengaplikasian model Problem Based Learning (PBL) dibantu media scrapbook. Hal mendasar penelitian ini karena prestasi akademis belajar rendah, dibenarkan oleh persentase tuntasnya pretest sebesar 21,05%. Penelitian dilangsungkan dua siklus dimana mereka melalui tahapan merancang, melaksanakan tindakan, memantau, dan peninjauan ulang berpatokan model Kemmis dan Mc Taggart. Subjek sasaran jumlahnya 19 peserta didik kelas IV. Data dihimpun dengan bantuan tes kinerja belajar, lembaran observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan meningkatnya tuntasnya belajar dari 21,05% pada pratindakan, berubah jadi 63,16% di siklus I, dan meraih 89,47% di siklus II. Peningkatan tersebut membuktikan jika diterapkannya model Problem Based Learning berbantuan media scrapbook mampu meningkatkan keaktifan, keterampilan guru, dan pemahaman peserta didik, terkhusus muatan IPAS secara signifikan.  
ANALISIS KESULITAN MENYIMAK SISWA KELAS II DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO CERITA PENDEK Sandy Dwi Febrianto; Fulusia Nurmawati; Anna Mariyani
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.12847

Abstract

Listening learning in elementary schools requires media that can help students understand information in a more concrete and engaging way. Short story videos are one of the media used in Indonesian language learning at elementary schools. In practice, some students were found to experience difficulties in understanding the story content after listening activities. This study aims to analyze the forms of listening difficulties experienced by second grade students of SDN 1 Botoreco in short story video-based learning, the factors causing these difficulties, and the teacher’s strategies to overcome them. This study employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were obtained through observation, semi-structured interviews, questionnaires, and documentation. The research subjects included second grade teachers and students of SDN 1 Botoreco. Data analysis used the Miles and Huberman model through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings showed that students experienced difficulties in understanding the storyline, maintaining focus during listening activities, and comprehending certain vocabulary used in the video. These difficulties were influenced by the characteristics of lower grade students, language use in the video, video duration, and differences in students’ cognitive abilities. The use of short story videos was able to increase students’ learning interest when accompanied by active teacher involvement in guiding the listening process. Therefore, audiovisual-based listening learning needs to be designed to support the optimal development of elementary school students’ literacy skills. ABSTRAK Pembelajaran menyimak di sekolah dasar memerlukan media yang mampu membantu siswa memahami informasi secara lebih konkret dan menarik. Video cerita pendek menjadi salah satu media dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Praktiknya, ditemukan siswa mengalami kesulitan memahami isi cerita setelah kegiatan menyimak. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bentuk kesulitan menyimak siswa kelas II SDN 1 Botoreco dalam pembelajaran berbasis video cerita pendek, faktor penyebabnya, serta strategi guru dalam mengatasinya. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Data diperoleh dari observasi, wawancara semi terstruktur, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian memcakup guru kelas II dan siswa SDN 1 Botoreco. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan siswa mengalami kesulitan memahami alur cerita, mempertahankan fokus saat menyimak, serta memahami kosakata tertentu dalam video. Kesulitan dipengaruhi oleh karakteristik siswa kelas rendah, penggunaan bahasa dalam video, durasi tayangan, dan perbedaan kemampuan kognitif siswa. Penggunaan video cerita pendek mampu meningkatkan minat belajar siswa apabila disertai keterlibatan aktif guru dalam membimbing proses menyimak. Pembelajaran menyimak berbasis audiovisual perlu dirancang agar membantu perkembangan kemampuan literasi siswa sekolah dasar secara optimal.