Devi Nadila
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemeriksaan Status Gizi Dan Hemoglobin Untuk Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Ummu Aiman; Nurulfuadi nurulfuadi; Devi Nadila; Hijra Hijra; aulia rakhman; Nurdin Rahman; I Made Tangkas; Siti Ika Fitrasyah; Linda Ayu Rizka Putri; Ariani Ariani; Kurniawati Mappiratu; Aldiza Intan Randani; Diah Ayu Hartini
Jurnal Dedikatif Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/dedikatifkesmas.v3i2.590

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Remaja putri memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan remaja putra, hal ini dikarenakan remaja putri setiap bulannya mengalami haid (menstruasi). Remaja di indonesia terutama remaja putri sebagian besar mengalami anemia, hal ini dikarenakan kurangnya konsumsi sumber makanan yang mengandung zat besi yang mudah diserap oleh tubuh. Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai status gizi yang diukur menggunakan pengukuran antropometri dan pemeriksaan kadar hemoglobin untuk pencegahan anemia. Peserta dalam kegiatan pemeriksaan ini adalah siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al-Khairat Kota Palu. Alamat JL. SIS Al-Jufri, No. 36, Siranindi, Kec. Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Metode yang akan digunakan dalam kegiatan pemeriksaan ini adalah metode ceramah. Hasil dari kegiatan pemeriksaan status gizi dan hemoglobin sebagian besar siswi memiliki gizi normal (72%) dan lainnya memiliki gizi tidak normal, yakni gizi kurang (12%), gizi lebih (12%) dan obesitas (4%). Hasil pemeriksaan kadar hemoglobin didapatkan bahwa ada 48% siswi yang tidak anemia, sehingga 52% siswi mengalami anemia. Hasil ini menunjukkan bahwa memang remaja putri rentan untuk menderita anemia.
Analysis of Formalin Content and Storage Sanitation of Tofu at Inpres Manonda Market, Palu Alchamdani; Hesti Indriani; Kiki Sanjaya; Adhe Sofyan Anas; Devi Nadila; Riri Suwahyuni Wahid; Sendhy Krisnasari
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 16 No. 3 (2025): Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/n2z9sv57

Abstract

In 2023, food poisoning cases in Central Sulawesi were recorded at 205 cases, including 30 cases in Palu City, making food safety supervision crucial. One commonly consumed food in Palu City is tofu, with an average consumption of 0.1917 kg per capita per week. However, tofu is easily spoiled and has the potential to contain hazardous food additives such as formaldehyde. Additionally, the sanitation of storage places English: serves to maintain marketed quality safety. The research aims to examine sanitation and formalin levels in tofu storage areas at Manonda Inpres Market, Palu City. Using descriptive methods, the population is permanent tofu sellers at Manonda Inpres Market, with a total of 8 samples. The samples were placed in coded plastic bags and tested at the Chemistry Laboratory, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Tadulako University, for formalin levels relevant to BPOM policy Number 22 of 2023. Sanitation was analyzed through questions and answers and direct observation based on Minister of Health Regulation 2 of 2023. 4 out of 8 samples (50%) tested positive for formalin, which is dangerous if consumed, and 81.25% of sellers have good sanitation. It is hoped that this study can be used as a reference for BPOM, the Health Office, and market managers in organizing vendor locations, conducting routine inspections, and implementing food storage using food-grade and covered containers, thereby continuously improving food safety standards.