Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sensory Characteristics of Tauco with Lemon Extract as Natural Preservative Paulus Damar Bayu Murti; Sia Clarissa Eleora Setiawan; Lusiawati Dewi
Food ScienTech Journal Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : University of Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/fsj.v8i1.36384

Abstract

Tauco is a traditional Indonesian fermented soybean paste product offering nutritional and sensory benefits, however has a relatively short shelf-life. In this study, we used lemon extract as a natural preservative to extend the shelf-life of tauco while maintaining its sensory acceptability. Six tauco formulations were prepared in the following one control and five treatments with lemon extract concentrations of 0.1%, 0.2%, 0.3%, 0.4%, 0.5% respectively. A total of 20 untrained panelists conducted a sensory evaluation using a 5-point scale preferability from “very dislike” to “very like” to evaluate color, aroma, taste, texture, and overall acceptability.  By using lemon extract, particularly at 0.3% to 0.5% can effectively extends the shelf-life of tauco by reducing microbial activity and preserving quality attributes. It reveals a promising natural preservation method for fermented soybean products that meets consumer demand for clean-label ingredients.  
Karakteristik Kimia dan Sensoris Cookies Chia Seed Berbasis Tepung Mocaf dengan Substitusi Tepung Tempe Genoveva Visi Parameswari; Lusiawati Dewi
Agroteknika Vol 9 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v9i2.688

Abstract

Dalam era modern, kesadaran masyarakat terhadap konsumsi pangan sehat semakin meningkat. Cookies merupakan salah satu camilan yang banyak dikonsumsi masyarakat, namun umumnya berbahan dasar tepung terigu yang mengandung gluten yang kurang sesuai bagi individu dengan sensitivitas gluten. Penggunaan tepung mocaf dengan substitusi tepung tempe serta penambahan chia seed berpotensi meningkatkan nilai gizi cookies. Namun, penelitian mengenai kombinasi tepung mocaf, tepung tempe, dan chia seed pada produk cookies masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah mocaf dengan substitusi tepung tempe Penelitian dilakukan tiga kali pengulangan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan empat perlakuan komposisi tepung mocaf dan tepung tempe yaitu P1 (100 g:0 g), P2 (90 g:10 g), P3 (80 g:20 g), dan P4 (70 g:30 g). Uji hedonik melibatkan 25 panelis tidak terlatih dengan parameter aroma, rasa, warna, tekstur, kemudian dianalisis dengan ANOVA dan DMRT pada taraf signifikan 5%. Komposisi tepung mocaf dan tepung tempe berpengaruh signifikan terhadap rasa cookies chia seed (p<0,05). Hasil uji hedonik menunjukkan formulasi terbaik pada perlakuan P3 dengan nilai kesukaan rasa 3,88; aroma 3,72; warna 4,08; dan tekstur 3,68 pada skala penilaian 1–5. Analisis kimia P3 menghasilkan kadar air 4,02%, kadar abu 2%, kadar protein 9,68%, kadar lemak 9,89%, kadar karbohidrat 74,39%, dan kadar serat kasar 2,01%.
Pengaruh Penambahan Tepung Tempe Terhadap Sifat Kimia dan Sensori Pada Mi Ikan Lele dan Bayam Stefanie Amelia Harnani; Lusiawati Dewi
Agroteknika Vol 9 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v9i2.689

Abstract

Mi instan merupakan produk pangan yang peminatnya semakin meningkat, tetapi kandungan gizinya masih rendah. Tempe merupakan pangan fermentasi asli Indonesia yang memiliki kandungan gizi tinggi sehingga berpotensi meningkatkan nilai gizi mi instan, terutama protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung tempe terhadap sifat sensori dan komposisi kimia mi ikan lele dan bayam serta menentukan formulasi yang paling disukai konsumen. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga kali pengulangan. Perlakuan penambahan tepung tempe yang digunakan adalah 0 gram; 5 gram; 10 gram; 15 gram. Hasil menunjukkan bahwa penambahan tepung tempe berpengaruh nyata terhadap rasa mi (p<0,05). Perlakuan M3 (penambahan 10 gram tepung tempe) merupakan formulasi terbaik mi ikan lele dan bayam berdasarkan uji hedonik, nilai rata-rata parameter warna 3,32; aroma 3,00; rasa 3,48; tekstur 3,20. Mi perlakuan M3 mengandung kadar karbohidrat 76,52%; protein 12,40%; abu 1,02%; kadar air 5,96%; serat kasar 0,51% yang telah memenuhi syarat mutu SNI 3551:2018 sedangkan kadar lemaknya 4,07% tidak memenuhi syarat mutu SNI.