Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA NOVEL LOVESTRUCK KARYA EXSHA ANNISA FITRI Inggrit Khusnul Inayah; Ita Kurnia; Meilina Nur Farida; Putri Alvilia Febrianti
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.449

Abstract

Novel "Lovestruck" karya Exsha Annisa Fitri menampilkan fenomena alih kode dan campur kode sebagai cerminan dinamika sosial dan budaya karakter-karakternya. Penelitian kualitatif dengan pendekatan tematik ini menganalisis penggunaan alih kode dan campur kode dalam novel tersebut, dengan fokus pada konteks sosial dan budaya yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode dan campur kode digunakan untuk menggambarkan situasi sosial, menciptakan karakterisasi yang kaya, dan menekankan tema-tema penting seperti identitas, modernitas, dan keanekaragaman dua budaya. Penggunaan bahasa Betawi, Inggris, dan Arab mencerminkan pengaruh budaya yang beragam dalam kehidupan karakter. Alih kode dan campur kode bukan hanya sekadar pilihan linguistik, tetapi juga representasi identitas dan pengalaman sosial karakter dalam menghadapi kompleksitas dunia modern.
Pemanfaatan teknologi barcode dalam program dinding baca digital “FABANA (Fabel Barcode Nusantara)” untuk mendorong gerakan literasi baca SD Negeri Jati Anggi Mareta Yudhit; Putri Ageng Yoga; Masya Riska Putri; Putri Alvilia Febrianti; Vellin Surya Meilina Putri; Muhammad Alfa; Ita Kurnia; Endang Sri Mujiwati
Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan Dasar Vol 6 No 1 (2026): Dedikasi Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dedikasi.v6i1.27556

Abstract

Rendahnya minat dan kemampuan literasi di tingkat dasar menjadi masalah serius, terutama di SD Negeri Jati yang minim aktivitas dan media literasi interaktif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menerapkan "FABANA (Fabel Barcode Nusantara)", inovasi media berbasis teknologi barcode yang terhubung ke flipbook digital berisi fabel, guna menarik minat baca siswa kelas I, II, dan III. Pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tiga tahap: persiapan, implementasi (sosialisasi dan praktik), serta evaluasi komprehensif (angket guru dan soal pemahaman). Hasil menunjukkan FABANA efektif meningkatkan minat baca dan literasi digital siswa. Siswa antusias, mampu memahami cerita, dan guru memberikan umpan balik positif. Program ini membuktikan barcode adalah solusi inovatif dan praktis untuk memperkuat budaya literasi di sekolah dasar.
Pelatihan pemanfaatan AI dalam mendukung kreativitas siswa SD di SD Negeri Jati Putri Alvilia Febrianti; Vellin Surya Meilina Putri; Masya Riska Putri; Muhammad Alfa; Anggi Mareta Yudhit; Abdul Aziz Hunaifi; Ita Kurnia
Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan Dasar Vol 6 No 1 (2026): Dedikasi Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dedikasi.v6i1.28866

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) memberikan peluang untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan kreatif. Namun, literasi AI pada siswa sekolah dasar masih tergolong rendah sehingga diperlukan kegiatan pengenalan AI sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kreativitas siswa melalui pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri Jati dengan melibatkan 63 siswa kelas V dan VI menggunakan pendekatan partisipatif dan praktik langsung (learning by doing). Pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi AI, praktik penggunaan platform AI, serta pembuatan poster edukatif berbasis AI. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami konsep dasar AI, menyusun prompt sederhana, dan menghasilkan poster edukatif secara kreatif. Selain meningkatkan kreativitas dan motivasi belajar, kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar yang menarik dan kontekstual. Dengan demikian, pelatihan pemanfaatan AI efektif dalam meningkatkan literasi digital dan kreativitas siswa sekolah dasar serta berpotensi dikembangkan sebagai inovasi pembelajaran di era digital.