Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Guru Pendidikan Pancasila dalam Mencegah Aksi Tawuran melalui Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Pancasila Abhi Rachma Ramadhan; Iqbal Arpannudin; Daffa Fakhri Maulana; Frisca Dyan Areza; Muhammad Rafi Fadilah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1348

Abstract

Rendahnya efektivitas pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila dalam mencegah aksi tawuran di kalangan siswa SMP Negeri 141 Jakarta, yang dipengaruhi oleh kurangnya kesadaran siswa, dukungan orang tua, dan faktor lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan upaya guru Pendidikan Pancasila di SMP Negeri 141 Jakarta dalam mencegah tawuran melalui pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan keabsahan data dijamin melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode interaktif seperti diskusi, simulasi, dan pendekatan personal efektif mencegah tawuran, meski masih diperlukan perbaikan dalam menangani siswa rentan serta peningkatan kolaborasi dengan orang tua. Faktor pendukung mencakup kepedulian guru, integritas, kurikulum pendidikan karakter, dan dukungan manajemen sekolah. Hambatan termasuk masalah pribadi, kesehatan, lingkungan sosial, dan kurangnya dukungan orang tua, dengan solusi berupa kolaborasi dan dukungan sekolah.
Menggugat Warisan Kolonialisme melalui Resistensi Post-Kolonialisme dalam Membangun Identitas Bangsa di Era Kontemporer Frisca Dyan Areza; Suratih Muhamad Karo; Budi Mulyono
Integralistik Vol. 37 No. 2 (2026): Juli :2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v37i2.38419

Abstract

This study aims to analyze how the legacy of colonialism has influenced the formation of Indonesia’s post-colonial national identity, as well as to examine the forms of cultural and social resistance that have emerged in the effort to build a more inclusive and independent national identity. The legacy of colonialism is not limited to physical structures, but also encompasses ideological, social, and cultural dimensions that continue to affect the lives of Indonesian people. This research employs a qualitative method with a literature review approach by examining various relevant sources, such as scholarly journals, books, indexed articles, and other supporting documents. The data were analyzed using content analysis, drawing on post-colonial theoretical perspectives, including the concepts of coloniality of power (Quijano), hybridity and mimicry (Bhabha), as well as the decolonization of knowledge. The findings indicate that resistance to colonial and global influences is manifested through the revitalization of local culture, the use of social media, and critiques of educational systems that continue to prioritize Western models. Although such resistance has developed significantly, major challenges remain, particularly in confronting globalization, which tends to drive cultural homogenization. This study contributes to a deeper understanding of how Indonesian society actualizes such resistance in the process of constructing a national identity that is more relevant to the global context and local cultural diversity. It also highlights the need for stronger and more inclusive policies that are responsive to the dynamics of local cultures across different regions of Indonesia.