Suci Lestari Handayani
Universitas Muhammadiyah Kupang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MEWUJUDKAN RUMAH IBADAH TANGGUH BENCANA: PELATIHAN DAN SIMULASI KESIAPSIAGAAN BAGI MASYARAKAT Suci Lestari Handayani; Agustina Amtaran; Muhammad Mansur Dokeng; Jeny Yuningsih
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42951

Abstract

Indonesia, sebagai negara kepulauan yang terletak di kawasan Cincin Api Pasifik, memiliki kerentanannya terhadap berbagai bencana alam, termasuk gempa bumi, tsunami, banjir, dan angin kencang. Kelurahan Oesapa Tengah, Kota Kupang, merupakan salah satu wilayah yang sering terdampak bencana seperti gelombang pasang dan banjir rob. Untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, HFI-Hubs menginisiasi pelatihan dan simulasi kesiapsiagaan bencana yang melibatkan dua rumah ibadah utama, yaitu Masjid Al-Fitrah dan Gereja Bet’el. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengantisipasi dan mengurangi dampak bencana melalui pendekatan berbasis agama dan solidaritas sosial. Pelatihan diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari perwakilan kedua rumah ibadah, menggunakan metode ceramah, diskusi interaktif, dan demonstrasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta telah berhasil membentuk Tim Rumah Ibadah Tangguh Bencana (RITB), yang siap bertindak dalam situasi darurat. Simulasi kebencanaan yang dilaksanakan menguji kesiapsiagaan tim, yang kini telah memiliki struktur organisasi, rencana aksi, dan sistem peringatan dini yang siap diterapkan. Keberhasilan kegiatan ini membuktikan pentingnya kolaborasi lintas agama dan komunitas dalam menciptakan kesiapsiagaan bencana yang lebih baik.
PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT SEBAGAI STRATEGI PEMBENTUKAN SIKAP DAN PERILAKU PRO LINGKUNGAN DI KAYU PUTIH Theresia Hoar Seran; Sarina Asadama; Yufran Lassa; Ardi Agnesto Kamlasi; Febiani Audina Witak; Gema Galgani Kolo; Jumiati Dapat Balawala; Seprianus Lalan; Jenman Aoliso; Yohanis Ledoh; Suci Lestari Handayani; Zulkhaedir Abdussamad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i1.55561

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga masih menjadi isu lingkungan yang kompleks di wilayah perkotaan, termasuk di Kelurahan Kayu Putih, Kota Kupang. Rendahnya pemilahan sampah sejak dari rumah serta terbatasnya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa persoalan sampah tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berkaitan dengan aspek perilaku dan kesadaran sosial. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui pendekatan psikologi sosial. Metode pengabdian yang digunakan meliputi edukasi berbasis ceramah interaktif dan diskusi, pengenalan konsep ekonomi sirkular, serta pelatihan pemanfaatan sampah residu melalui pembuatan ecobrick. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat RT 28 Kelurahan Kayu Putih, mahasiswa, serta mitra komunitas pengelola sampah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai jenis dan dampak sampah, pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah, serta perubahan cara pandang terhadap sampah sebagai sumber daya yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya sikap positif, penguatan norma sosial, dan meningkatnya persepsi kontrol perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah. Hasil pengabdian ini menegaskan bahwa pendekatan berbasis partisipasi masyarakat dan psikologi sosial efektif dalam mendorong perubahan perilaku pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di tingkat komunitas.
MEMBANGUN PEMAHAMAN DAN MENGURANGI STIGMA: EDUKASI HIV/AIDS BERBASIS KOMUNITAS DI KOTA KUPANG Iwir Riwando Putra Tirsa Boymau; Delon Ahasweros Fallo; Inggrit Brigita Ani; Joni Dos Santos; Aloysius Gonsales Boy Duhat; Albertus Maldini Tokan; Oktavianus Gheda Piku; Nofrilia Mau; Joses Manekan Naitboho; Thomas Ndara Aga Ate; Abid Ardhi Azyumardi; Longginus Nama Pureklolon; Suci Lestari Handayani; Amri Adha Arifin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i1.55629

Abstract

Kota Kupang sebagai pusat aktivitas sosial dan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki kerentanan terhadap penyebaran HIV/AIDS yang dipengaruhi oleh tingginya mobilitas penduduk dan intensitas interaksi sosial. Hingga September 2025, jumlah kasus HIV di Kota Kupang terus menunjukkan angka yang memerlukan perhatian serius. Permasalahan HIV/AIDS tidak hanya berkaitan dengan aspek medis, tetapi juga dengan stigma dan diskriminasi sosial yang menghambat upaya pencegahan serta akses layanan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai HIV/AIDS, meliputi pengertian, cara penularan, pencegahan, serta mendorong sikap yang lebih inklusif dan bebas stigma terhadap orang dengan HIV/AIDS. Metode yang digunakan adalah edukasi sosial berbasis komunitas dengan pendekatan psikologi sosial, yang menempatkan peserta sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran melalui dialog dan refleksi pengalaman sosial. Kegiatan dilaksanakan pada 27 Januari 2026 di tiga lokasi di Kota Kupang dengan melibatkan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Kupang sebagai mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan edukasi yang dialogis, empatik, dan kontekstual mampu meningkatkan pemahaman peserta, mengurangi kesalahpahaman terkait penularan HIV, serta mendorong kesadaran akan pentingnya pencegahan dan akses layanan kesehatan. Kegiatan ini menegaskan bahwa edukasi HIV/AIDS berbasis komunitas memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan yang berkelanjutan dan penurunan stigma sosial di tingkat lokal.
EDUKASI BAHAYA MINUMAN KERAS GUNA MENINGKATKAN KESARADARAN BAGI MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KUPANG Albiana Kasih; Salma Nu Manul Ain; Katrina Radu Pala; Indra Putra Apah; Suci Lestari Handayani; Rani Nur Aini; Yermias Opo Nenohai; Jefrianus Kaka; Evander Emanuel Junior Nahak; Muhamad Jumadi Abdulrahman
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i1.55639

Abstract

Minuman keras merupakan minuman beralkohol yang mengandung etanol dan bersifat memabukkan serta dapat menyebabkan ketergantungan. Konsumsi minuman keras menjadi salah satu permasalahan sosial yang masih banyak ditemukkan dia Indonesia, termasuk Nusa Tenggara Timur, dengan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan dan kehidupan sosial masyarakat. oleh karena itu kegiatan pengabdian berbentuk edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai bahaya minuman keras serta konsekuensi hukum yang ditimbulkan. Kegiatan edukasi ini dilaksanakan pada tanggal 29 Januari 2026 pukul 10.00-12.00 WITA bertempat di Universitas Muhammadiyah Kupang. Lokasi tersebut dipilih sebagai tempat pelasksanaan kegiatan karena mahasiswa merupakan sasaran utama dalam kegiatan ini. Kegiatan ini diikuti oleh 26 peserta yang merupakan mahasiwa Universitas Muhammadiyah Kupang dari berbagai program studi, menggunakan metode ceramah, diskusi interaktif, dan tanya jawab. Hasil kegiatan edukasi ini menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan aktif. Hal ini terlihat dari partisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai bahaya mengonsumsi minuman keras.