Agussabeth Adelina Pasaribu
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Desain Kahoot! Berbantuan Kecerdasan Artifisial dengan Metode Maju Jawab pada Materi Jenis-Jenis Makna Bahasa di Kelas VIII SMP: Designing AI-Assisted Kahoot! Using the Maju Jawab Method for Teaching Types of Linguistic Meaning in Grade VIII Junior High School Agussabeth Adelina Pasaribu; Eskawana Nababan; Fifi Amelia Sitinjak; Nurcahaya Lumban Gaol; Oni Catrine Joana Simbolon; Sion Katarina Situmorang; Tiana Silalahi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.2885

Abstract

Penelitian ini membahas desain Kahoot! berbantuan kecerdasan artifisial dengan metode Maju Jawab pada materi jenis-jenis makna bahasa di kelas VIII SMP. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mengubah pembelajaran semantik dari hafalan definisi menjadi aktivitas klasifikasi kontekstual, penalaran, dan umpan balik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kebutuhan pembelajaran, merumuskan prototipe Kahoot! berbantuan AI, menjelaskan skenario Maju Jawab, serta mengidentifikasi kelayakan praktis awal dan kendala implementasinya. Penelitian menggunakan studi kasus kualitatif deskriptif di SMP Islamiah Hamdi Husni. Data dikumpulkan melalui observasi nonintervensi, wawancara semiterstruktur dengan guru Bahasa Indonesia, dan dokumentasi RPP, bank soal, tangkapan layar Kahoot!, serta mekanisme Maju Jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe mencakup makna denotatif, konotatif, leksikal, gramatikal, dan kontekstual. Model Design–Curate–Play–Explain menempatkan AI sebagai alat bantu generasi awal soal, sedangkan guru tetap bertanggung jawab atas akurasi semantik, umpan balik, dan kendali pedagogis.
Transformasi Prosa Fiksi Indonesia dari 1920-an hingga 2000-an: Sintesis Perkembangan, Apresiasi, dan Kritik Sastra: The Transformation of Indonesian Fictional Prose from the 1920s to the 2000s: A Synthesis of Literary Development, Appreciation, and Criticism Agussabeth Adelina Pasaribu; Angelnia Br Bukit; Eskawana Nababan; Lutfiah; Rahmi Anggita Lubis; Yuni Asri Nur Ain Lubis
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.2892

Abstract

Penelitian ini menyintesis transformasi prosa fiksi Indonesia dari 1920-an hingga 2000-an dengan menghubungkan perkembangan sastra, apresiasi, dan kritik sastra. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan memahami periodisasi sastra bukan sekadar sebagai klasifikasi kronologis, melainkan sebagai hubungan antara konteks sosiohistoris, perubahan estetika, institusi penerbitan, dan resepsi pembaca. Penelitian menggunakan tinjauan pustaka naratif kualitatif. Data bersumber dari literatur akademik yang membahas prosa Indonesia, sejarah sastra, kritik, apresiasi, pembelajaran, dan ekologi penerbitan. Analisis dilakukan melalui kerangka periode–konteks–estetika–resepsi. Hasil penelitian menunjukkan empat fase yang saling bertumpang tindih, yaitu penerbitan kolonial dan pembentukan prosa modern; nasionalisme, revolusi, dan individualisasi tokoh; kritik ideologis serta eksperimentasi naratif; dan pluralisasi tema, suara gender, identitas urban, penerbitan alternatif, serta platform sastra digital. Implikasinya, apresiasi dan kritik sastra berfungsi sebagai infrastruktur resepsi yang menjaga, menilai, dan menegosiasikan kanon prosa Indonesia.