Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Bima Nursing Journal

Pengaruh Konseling (Mbolo Weki) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) Tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Lina Sundayani; Erien Luthfia; Hadi Kusuma Atmaja; Dewi Asnah
Bima Nursing Journal Vol 5, No 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i2.1556

Abstract

Rendahnya penggunaan Kontrasepsi Jangka Panjang, menurut data dari profil BKKBN Kabupaten Bima yaitu peserta KB aktif 45,787 orang atau 85,5%. Jenis Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) IUD 2,286 orang (4,99%), MOW 637 orang (1,39%), MOP 20 orang 0,1%, dan IMPLAN 9,578 orang (20,92%). Sedangkan di wilayah kerja BLUD Puskesmas Palibelo Peserta KB Aktif MKJP yaitu: IUD (1,05%), MOW (0,31%), MOP tidak ada (0,0%), IMPLAN (19,65%). Rendahnya penggunaan MKJP di Kecamatan Palibelo salah satunya disebabkan oleh pengaruh budaya, oleh sebab itu pada penelitian ini penulis memberikan konseling kepada Wanita Usia Subur (WUS) dengan melalui pendekatan budaya yaitu Mbolo Weki (Musyawarah Mufakat) di Puskesmas Palibelo. Tujuan penelitian ini ntuk mengetahui Pengaruh Konseling (Mbolo Weki) terhadap Peningkatan Pengetahuan Wanita PUS tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Palibelo Kabupaten Bima tahun 2023. Penelitian ini menggunakan rancangan Pre- Eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah Wanita Usia Subur (WUS) yang ada di Puskesmas Palibelo, dan sampel berjumlah 86 responden dengan kriteria Analisis data menggunakan statistic non parametrik yaitu Uji Wilcoxon, untuk skala ukur nominal dan ordinal berpasangan pre dan post test. Hasil dari 86 responden ditemukan jumlah terbanyak pada kategori usia 20-35 tahun yaitu 73 responden (84,88%), tingkat pendidikan dominan pada pendidikan menengah (SMA dan sederajat) yaitu sebanyak 59 responden (68,60%), sebanyak 70 responden (81,40%) tidak bekerja, dan 63 responden (73,26%) dengan karakteristik paritas Multigravida. Selanjutnya data responden di analisis pengaruh dengan Uji Statistik dan diketahui nilai p value adalah 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh dari konseling (mbolo weki). Terdapat pengaruh konseling (Mbolo Weki) terhadap pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Palibelo tahun 2023.
Pengaruh Konseling (Mbolo Weki) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) Tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Sundayani, Lina; Luthfia, Erien; Atmaja, Hadi Kusuma; Asnah, Dewi
Bima Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i2.1556

Abstract

Rendahnya penggunaan Kontrasepsi Jangka Panjang, menurut data dari profil BKKBN Kabupaten Bima yaitu peserta KB aktif 45,787 orang atau 85,5%. Jenis Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) IUD 2,286 orang (4,99%), MOW 637 orang (1,39%), MOP 20 orang 0,1%, dan IMPLAN 9,578 orang (20,92%). Sedangkan di wilayah kerja BLUD Puskesmas Palibelo Peserta KB Aktif MKJP yaitu: IUD (1,05%), MOW (0,31%), MOP tidak ada (0,0%), IMPLAN (19,65%). Rendahnya penggunaan MKJP di Kecamatan Palibelo salah satunya disebabkan oleh pengaruh budaya, oleh sebab itu pada penelitian ini penulis memberikan konseling kepada Wanita Usia Subur (WUS) dengan melalui pendekatan budaya yaitu Mbolo Weki (Musyawarah Mufakat) di Puskesmas Palibelo. Tujuan penelitian ini ntuk mengetahui Pengaruh Konseling (Mbolo Weki) terhadap Peningkatan Pengetahuan Wanita PUS tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Palibelo Kabupaten Bima tahun 2023. Penelitian ini menggunakan rancangan Pre- Eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah Wanita Usia Subur (WUS) yang ada di Puskesmas Palibelo, dan sampel berjumlah 86 responden dengan kriteria Analisis data menggunakan statistic non parametrik yaitu Uji Wilcoxon, untuk skala ukur nominal dan ordinal berpasangan pre dan post test. Hasil dari 86 responden ditemukan jumlah terbanyak pada kategori usia 20-35 tahun yaitu 73 responden (84,88%), tingkat pendidikan dominan pada pendidikan menengah (SMA dan sederajat) yaitu sebanyak 59 responden (68,60%), sebanyak 70 responden (81,40%) tidak bekerja, dan 63 responden (73,26%) dengan karakteristik paritas Multigravida. Selanjutnya data responden di analisis pengaruh dengan Uji Statistik dan diketahui nilai p value adalah 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh dari konseling (mbolo weki). Terdapat pengaruh konseling (Mbolo Weki) terhadap pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Palibelo tahun 2023.
Pengaruh Edukasi Pernikahan Dini Menggunakan eBook “Remaja dan Pernikahan Dini” di MA Malaka Lombok Utara Nusa Tenggara Barat Tahun 2025 Eka Rudy Purwana; Ridawati Sulaiman; Chandra Irawan; Hadi Kusuma Atmaja; Taufiqurrahman
Bima Nursing Journal Vol. 7 No. 1 (2025): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v7i1.1936

Abstract

Early marriage remains a critical issue affecting adolescent health and development globally, including in Indonesia. Lack of information is a contributing factor to the high prevalence of early marriage. This study aims to analyze the effect of health education using an E-book on adolescents' knowledge regarding early marriage at MA Malaka. This research utilized a quantitative pre-experimental design with a One Group Pre-Post Test approach. The study was conducted from May to June 2025 with a population of 62 students. The sampling technique used was total sampling, resulting in a sample size of 62 respondents. Data were collected using a knowledge questionnaire and analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks Test. The results showed that before the intervention, the majority of respondents had sufficient knowledge (50%) with a mean score of 5.65. After the E-book intervention, the majority of respondents had good knowledge (60%) with an increased mean score of 7.44. The statistical analysis revealed a p-value of 0.000 (< 0.05). In conclusion, there is a significant effect of education using the "Remaja dan Pernikahan Dini" E-book on increasing adolescents' knowledge about early marriage. This media is recommended as an effective educational tool for schools. Keywords: Adolescent, E-book, Early Marriage, Knowledge