Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Internship Experience, Soft Skill, dan Work Interest terhadap Work Readiness pada Mahasiswa FIKOM UMI Nenci Febrina Br Ginting; Remus Silalahi; Maludin Panjaitan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Internship Experience, Soft Skill, dan Work Interest terhadap Work Readiness pada mahasiswa FIKOM UMI Angkatan 2023 dan 2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuatnitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 95 responden. Berdasarkan hasil uji hipotesis t diperoleh nilai t hitung intership experience sebesar  6,733 > t tabel 1,986 nilai sig 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa intership experience secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap work readiness,  nilai t hitung soft skill sebesar  2,293  > t tabel 1,986 nilai sig 0,024 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa soft skill secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap work readiness,  nilai t hitung work interest sebesar  6,766 > t tabel 1,986 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa work interest secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap work readiness. Berdasarkan hasil uji hipotesis F diperoleh nilai F hitung adalah 39,682 > F tabel 2,70 nilai sig 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa intership experience, soft skill sebesar, dan work interest secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap work readiness. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,552/55,2%, hal ini menunjukkan bahwa pengaruh intership experience, soft skill sebesar, dan work interest terhadap work readiness sebesar 55,2%.
Pengaruh Viral Marketing, Brand Equity, dan Positive Emotional Experience Terhadap Pembelian Ulang Produk Scarlett Pada Mahasiswa Prodi Manajemen Angkatan 2024 Universitas Methodist Indonesia Medan Sustriani Perangin- angin; Remus Silalahi; Maludin Panjaitan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh viral marketing, brand equity, dan positive emotional experience terhadap pembelian ulang produk Scarlett pada mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2024 Universitas Methodist Indonesia Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 127 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling tertentu. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa viral marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian ulang dengan nilai t hitung 7,203 > t tabel 1,979 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Brand equity juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t hitung 5,350 > t tabel 1,979 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Selain itu, positive emotional experience berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian ulang dengan nilai t hitung 4,845 > t tabel 1,979 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan (uji F), viral marketing, brand equity, dan positive emotional experience berpengaruh signifikan terhadap pembelian ulang dengan nilai F hitung 61,325 > F tabel 2,68 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R-Square sebesar 0,590, yang berarti bahwa 59,0% variasi pembelian ulang dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan sisanya sebesar 41,0% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, peningkatan strategi pemasaran berbasis viral, penguatan ekuitas merek, serta penciptaan pengalaman emosional positif dapat meningkatkan pembelian ulang konsumen.  
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Fasilitas dan Brand Equity terhadap Kepuasan Pasien Rumah Sakit Sembiring (Studi pada Pasien Rawat Jalan) Hera Amanda Natalia Surbakti; Remus Silalahi; Mangasa Panjaitan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, fasilitas, dan brand equity terhadap kepuasan pasien rawat jalan pada Rumah Sakit Sembiring Medan. Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai keberhasilan layanan kesehatan, sehingga faktor-faktor yang memengaruhinya perlu dikaji secara komprehensif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang merupakan pasien rawat jalan. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria tertentu yang disesuaikan dengan tujuan penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen, baik secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien. Fasilitas juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien. Selain itu, brand equity memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien. Berdasarkan hasil uji hipotesis secara simultan (uji F), diketahui bahwa kualitas pelayanan, fasilitas, dan brand equity secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien rawat jalan pada Rumah Sakit Sembiring Medan. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,876, yang berarti bahwa sebesar 87,6% variasi kepuasan pasien dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut, sedangkan sisanya sebesar 12,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Pengaruh Employee Engagement, Pelatihan Karyawan dan Keselamatan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di PT Wahana Graha Makmur Sidikalang Lasvita Sari Sihombing; Remus Silalahi; Mangasa Panjaitan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh employee engagement, pelatihan karyawan, dan keselamatan kerja terhadap kinerja karyawan di PT Wahana Graha Makmur Sidikalang. Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan organisasi, sehingga diperlukan pemahaman mengenai faktor-faktor yang dapat meningkatkannya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan tetap perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen, baik secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa employee engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Pelatihan karyawan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, keselamatan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis secara simultan (uji F), diketahui bahwa employee engagement, pelatihan karyawan, dan keselamatan kerja secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di PT Wahana Graha Makmur Sidikalang. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan keterlibatan karyawan, kualitas pelatihan, dan penerapan keselamatan kerja yang baik dapat meningkatkan kinerja karyawan secara optimal. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,743, yang berarti bahwa sebesar 74,3% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut, sedangkan sisanya sebesar 25,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.  
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Keterlibatan Kerja, dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Intervening pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Dairi Hizkia Sinaga; Remus Silalahi; Maludin Panjaitan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, keterlibatan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Dairi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang merupakan pegawai instansi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai sebesar 21,6%, keterlibatan kerja sebesar 27,7%, dan budaya organisasi sebesar 29,5%. Selain itu, gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap motivasi kerja sebesar 24,9%, keterlibatan kerja sebesar 24,2%, serta budaya organisasi sebesar 23,1%. Motivasi kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan kontribusi sebesar 48,5%. Lebih lanjut, motivasi kerja mampu memediasi pengaruh gaya kepemimpinan, keterlibatan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (Adjusted R-Square) sebesar 66,8%, yang berarti bahwa variabel-variabel dalam penelitian ini mampu menjelaskan variasi kinerja pegawai secara cukup kuat. Sementara itu, sebesar 33,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dengan demikian, peningkatan kinerja pegawai dapat dilakukan melalui penguatan gaya kepemimpinan yang efektif, peningkatan keterlibatan kerja, serta penciptaan budaya organisasi yang kondusif, dengan memperhatikan peran penting motivasi kerja sebagai variabel mediasi.
Pengaruh Kemudahan Transaksi, Konten Informatif, Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian Online Di Aplikasi Shopee Studi Kasus Pada Mahasiswa Akuntansi Angkatan 2023-2024 Universitas Methodist Indonesia Putri Rahayu Situmorang; Remus Silalahi; Mislan Sihite
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7628

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kemudahan transaksi, konten informatif, dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian online di aplikasi Shopee, khususnya pada mahasiswa Akuntansi angkatan 2023–2024 Universitas Methodist Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 125 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kemudahan transaksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Konten informatif juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, yang menunjukkan bahwa informasi yang jelas, lengkap, dan relevan mampu meningkatkan minat konsumen dalam melakukan pembelian. Selain itu, kualitas pelayanan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, yang berarti semakin baik pelayanan yang diberikan, maka semakin tinggi tingkat keputusan pembelian konsumen. Secara simultan, hasil uji F menunjukkan bahwa kemudahan transaksi, konten informatif, dan kualitas pelayanan secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian online. Hasil analisis koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,544 menunjukkan bahwa variabel kemudahan transaksi, konten informatif, dan kualitas pelayanan mampu menjelaskan variasi keputusan pembelian sebesar 54,4%, sedangkan sisanya sebesar 45,6% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pelaku bisnis e-commerce, khususnya dalam meningkatkan strategi pemasaran digital melalui peningkatan kemudahan transaksi, penyajian konten yang informatif.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Partisipatif, Keterlibatan Kerja, Budaya Organisasi dan Komitmen Organisasi, Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Camat Medan Helvetia Kelly Wijaya; Remus Silalahi; Mislan Sihite
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan partisipatif, keterlibatan kerja, budaya organisasi, dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai pada Kantor Camat Medan Helvetia. Kinerja pegawai merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, sehingga diperlukan dukungan dari berbagai aspek organisasi, seperti kepemimpinan yang partisipatif, keterlibatan kerja yang tinggi, budaya organisasi yang positif, serta komitmen organisasi yang kuat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Kantor Camat Medan Helvetia, dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial gaya kepemimpinan partisipatif, keterlibatan kerja, budaya organisasi, dan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik penerapan keempat variabel tersebut, maka kinerja pegawai juga akan semakin meningkat. Secara simultan, keempat variabel independen tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, yang dibuktikan dengan nilai F hitung yang lebih besar dari F tabel dan tingkat signifikansi di bawah 0,05. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebagian besar variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh variabel gaya kepemimpinan partisipatif, keterlibatan kerja, budaya organisasi, dan komitmen organisasi, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Analisis Disiplin Kerja, Pelatihan dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Camat Sibolangit Lopiga Ananda Br Ginting; Remus Silalahi; Mangasa Panjaitan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, pelatihan, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Camat Sibolangit. Permasalahan penelitian dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat kedisiplinan pegawai, pelaksanaan pelatihan yang belum merata, serta motivasi kerja yang belum optimal sehingga berdampak pada kinerja pegawai. Kinerja pegawai merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, sehingga diperlukan pengelolaan sumber daya manusia yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah disiplin kerja, pelatihan, dan motivasi kerja, sedangkan variabel terikat adalah kinerja pegawai. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji instrumen (validitas dan reliabilitas), uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta analisis koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial disiplin kerja, pelatihan, dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kedisiplinan, pelaksanaan pelatihan yang berkelanjutan, serta pemberian motivasi yang tepat mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja pegawai. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi instansi pemerintah, khususnya Kantor Camat Sibolangit, dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia guna meningkatkan kinerja pegawai secara optimal dan berkelanjutan.
Pengaruh Kerjasama Tim, Hubungan Kerja, Kompetensi Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja terhadap Kinerja pada Karyawan PT. Bungasari Flour Mills Indonesia Roma Uli Situmorang; Remus Silalahi; Rintan Saragih
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kerjasama tim, hubungan kerja, kompetensi, serta implementasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 70 responden yang merupakan karyawan pada objek penelitian. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kinerja karyawan sebagai faktor utama dalam mencapai tujuan organisasi, yang dipengaruhi oleh aspek internal maupun lingkungan kerja. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi (R²), dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kerjasama tim, kompetensi, dan implementasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Sementara itu, hubungan kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, keempat variabel independen tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja karyawan tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh efektivitas kerja tim serta lingkungan kerja yang aman dan sehat. Kompetensi karyawan menjadi faktor dominan dalam meningkatkan kinerja, didukung oleh kerjasama tim yang baik dan penerapan K3 yang optimal. Dengan demikian, perusahaan perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat implementasi K3 guna mendukung terciptanya kinerja karyawan yang optimal dan berkelanjutan.
Pengaruh Job Rotation, Kepemimpinan Etis, dan Etos Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Camat Parlilitan Eduard Ricard Hasugian; Remus Silalahi; Maludin Panjaitan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh job rotation, kepemimpinan etis, dan etos kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Camat Parlilitan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis regresi linier berganda, uji hipotesis parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan job rotation, kepemimpinan etis, dan etos kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini ditunjukkan oleh nilai Fhitung sebesar 31,190 yang lebih besar dari Ftabel sebesar 2,947 dengan tingkat signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05. Secara parsial, hasil uji t menunjukkan bahwa job rotation berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kepemimpinan etis juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, yang menunjukkan bahwa perilaku pimpinan yang beretika mampu meningkatkan kinerja pegawai. Selain itu, etos kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, yang mencerminkan bahwa sikap kerja yang tinggi dapat meningkatkan produktivitas pegawai. Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi, diperoleh nilai adjusted R-square sebesar 0,745 atau 74,5%, yang berarti bahwa variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh variabel job rotation, kepemimpinan etis, dan etos kerja. Sisanya sebesar 25,5% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini