Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penyuluhan Kesehatan Dan Skrining HBsAg Sebagai Upaya Pengendalian Hepatitis Adhi Permana; Sheilla Yonaka Lindri; Mitayani Purwoko
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 1 MARET 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.936 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v3i1.3021

Abstract

Hepatitis adalah penyakit peradangan pada hati. Pada tahun 2013, prevalensi HbsAg di Indonesia sebesar 7,2%. Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin belum melaporkan telah melakukan program pengendalian Hepatitis di wilayahnya. Desa Muara Sungsang terletak sangat dekat dengan Pelabuhan Tanjung Api-Api Sumatera Selatan yang menjadi pintu masuk dari provinsi lain. Hal ini membuat Desa Muara Sungsang menjadi rentan menjadi daerah penularan penyakit menular. Salah satu upaya yang digalakkan sebagai aksi advokasi pencegahan penularan Hepatitis adalah pendidikan kesehatan dan deteksi dini. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ada dua yaitu menyebarkan informasi mengenai penyakit Hepatitis serta melakukan penapisan infeksi virus Hepatitis B di Desa Muara Sungsang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Pendidikan kesehatan dilakukan dengan pemberian penyuluhan pada kelas besar. Penapisan HbsAg dilakukan dengan menggunakan rapid test kit dengan menggunakan darah vena untuk memperoleh plasma darah. Kegiatan ini berhasil menemukan warga dengan HBsAg positif yang menjadi indikator keberhasilan kegiatan. Sebanyak 6 dari 26 peserta yang bersedia diperiksa darahnya dinyatakan HBsAg positif. Saran, pemerintah dan institusi pendidikan perlu meningkatkan upaya menyebarkan informasi dan pengendalian hepatitis bagi warga Desa Muara Sungsang.
Hemodialisis Inkremental sebagai Upaya Mempertahankan Fungsi Ginjal Residual: Laporan Kasus Seri Adhi Permana; Deddy Primadona Mulia; Ahmad Ghiffari; Rico Irawan
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 3 (2026): Juni 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i3.2423

Abstract

Fungsi ginjal residual (FGR) pada pasien yang memulai hemodialisis (HD) berkontribusi signifikan terhadap kecukupan dialisis, kualitas hidup, dan mortalitas. Hemodialisis inkremental merupakan strategi pemberian HD dengan frekuensi dan dosis rendah di awal terapi, yang disesuaikan secara bertahap berdasarkan penurunan FGR. Melaporkan profil klinis dan perjalanan penyakit lima pasien penyakit ginjal kronik (PGK) stadium 5 yang menjalani hemodialisis inkremental berbasis FGR. Laporan kasus seri retrospektif pada lima pasien yang memulai HD inkremental (sekali seminggu) pada periode 2020–2023. Evaluasi klinis dan laboratorium dilakukan setiap enam bulan hingga 30 bulan, meliputi diuresis, Kt/V, URR, tekanan darah, hemoglobin, dan keluhan klinis. Dari lima pasien, satu pasien (Pasien 5) berhasil menghentikan HD setelah 12 bulan (kemungkinan renal recovery), satu pasien (Pasien 1) tetap menjalani HD sekali seminggu selama 30 bulan dengan FGR yang terjaga, dan tiga pasien (Pasien 2, 3, dan 4) mengalami penurunan FGR sehingga HD ditingkatkan menjadi dua kali seminggu pada bulan ke-18. Hemodialisis inkremental berbasis FGR merupakan pendekatan yang aman dan layak diterapkan di Indonesia.
The Effectiveness of Counseling on Mothers' Typhoid Prevention Knowledge among Pediatrics’ Inpatients: The Effectiveness of Counsling on Mother’s Typhoid Prevention Knowledge Among Pediatrics’ Inpatients Adhi Permana; Rika Agustina; Putri Amaliah Badri; Thia Prameswarie; Ahmad Ghiffari
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.9520

Abstract

Worldwide, typhoid disease affects between 11 and 20 million individuals annually. The risk is higher for men, for those with less education, and for those less than fourteen years old. This study aims to examine the impact of counseling on typhoid prevention knowledge among patients at Muhammadiyah Hospital. A pre-experimental one-group pretest-posttest approach was employed to interview 30 participants to evaluate their knowledge levels prior to and following counseling. The Marginal Homogeneity Test indicated a rise in average knowledge levels from 2.03 to 2.80. The findings indicated that counseling enhances understanding of typhoid prevention, underscoring the necessity of basic healthcare education for patients and their families.
Kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun dan Pencegahan Kecacingan: Intervensi Kesehatan untuk Siswa Sekolah Dasar di Palembang Ahmad Ghiffari; Risdiansyah Risdianyah; Adhi Permana; Ardi Artanto; Budi Utama; Resy Asmalia; Putri Rizki Amaliah Badri; Muhammad Ihsan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24598

Abstract

ABSTRAKKegiatan penyuluhan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) ini dilaksanakan di SD Negeri 188 Palembang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam melakukan praktik CTPS yang benar. Menggunakan metode edukatif berupa penyuluhan melalui media visual dan demonstrasi, serta pendampingan langsung kepada siswa, kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi penyebaran penyakit infeksi melalui kebiasaan mencuci tangan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa secara signifikan, dengan rata-rata nilai post-test meningkat sebesar 0,47 poin dari nilai pre-test. Kegiatan ini telah berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan di tingkat sekolah dasar dan menjadi model bagi kegiatan serupa di wilayah lain. Penting bagi guru dan pihak sekolah untuk mengintegrasikan kebiasaan CTPS dalam rutinitas harian, seperti sebelum makan. Kata Kunci: Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Kecacingan, Penyuluhan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).  ABSTRACT The handwashing with soap (HWWS) educational intervention was implemented at SD Negeri 188 Palembang to enhance elementary school students’ knowledge and practical skills in proper hand hygiene. The program applied structured health education methods, including audio-visual presentations, live demonstrations, and guided practice. This intervention aimed to prevent the transmission of infectious diseases associated with poor hand hygiene behavior. Evaluation using pre-test and post-test assessments showed a measurable improvement in students’ knowledge, with a mean post-test score increase of 0.47 points compared to the pre-test. These findings indicate that structured HWWS education effectively improves hand hygiene awareness among elementary school students and supports school-based health promotion programs as a sustainable community health intervention model. It is essential for teachers and school authorities to integrate handwashing hygiene habits into daily routines, such as before meals. Keywords: Clean and Healthy Living Behavior, Handwashing Hygiene, Health Education, Helminthiasis.