Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Effects of Bear Walking and Crocodile Animal Movement Training on Shoulder and Hip Joint Range of Motion in Children Aged 10–12 Years Bakuh Ikhsa Mahendra Gumilar; Muhammad; I Dewa Made Aryananda
Jurnal Master Penjas & Olahraga Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Master Penjas & Olahraga (JMPO)
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/jmpo.v7i1.206

Abstract

This study aimed to examine the effects of animal movement exercises, namely bear walking and crocodile, on shoulder and hip range of motion (ROM) in children aged 10–12 years. A quasi-experimental pretest–posttest control group design was used. Participants were selected through purposive sampling and assigned to a bear walking group (n=14), crocodile group (n=13), and control group (n=10). ROM was measured using a goniometer and analyzed with paired sample t-tests, Wilcoxon signed-rank tests, and One-Way ANOVA. The results showed significant improvements in shoulder and hip ROM in both exercise groups (p<0.05). Improvements in shoulder ROM were comparable between groups, while the crocodile group showed greater gains in hip ROM than the bear walking group. These findings indicate that animal movement exercises are effective for improving joint mobility in school-aged children.
Implementasi Pre-Rehabilitasi, Perbaikan Postur, dan Pencegahan Cedera untuk Meningkatkan Performa Atlet Bolavoli di PBVSI Bantul Muhammad; Machfud Irsyada; Andri Suyoko; Fajar Eka Samudra; Adi Pranoto; Prayogi Dwina Angga
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/fs5p5a08

Abstract

Liga bolavoli baik tingkat amatir maupun profesional di Indonesia, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta, saat ini berkembang sangat pesat dan telah menjadi bagian dari industri olahraga yang melibatkan banyak disiplin ilmu, serta melibatkan ribuan atlet dari berbagai kelompok usia. Tingginya intensitas kompetisi dan padatnya kalender pertandingan meningkatkan peluang terjadinya cedera, terutama karena karakteristik gerak bolavoli yang menuntut eksplosivitas seperti jump smash, blocking, serta repetisi lompatan dan pendaratan. Tanpa persiapan gerak yang tepat sejak tahap pemanduan bakat, pembinaan usia muda hingga level atlet profesional, risiko cedera akut maupun overuse dapat meningkat. Pre-rehabilitasi, perbaikan postur, dan pencegahan cedera merupakan intervensi preventif yang berfokus pada penataan postur, aktivasi otot fungsional, kontrol gerak, serta stabilitas sendi untuk menurunkan risiko cedera serta menunjang performa optimal dan berkelanjutan. Kegiatan PKM Kolaborasi Nasional ini dilaksanakan di PBVSI Bantul, berlokasi di SMA N 1 Sewon pada 12 Oktober 2024, dan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari atlet, pelatih, dan tenaga pendukung. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan edukasi teori dan praktik mengenai pre-rehab, postural correction, dan injury prevention berbasis kebutuhan gerak spesifik bolavoli. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman atlet mengenai pentingnya prinsip pencegahan cedera untuk meminimalkan risiko pada struktur muskuloskeletal. Selain itu, pelatih juga memahami bahwa implementasi pre-rehab dan perbaikan postur tidak hanya berfungsi mencegah cedera, namun berkaitan langsung dengan peningkatan kesiapan fisik dan performa teknis di lapangan.
ANALISIS MANAJEMEN BERAT BADAN PADA ATLET JUDO Reksyana Zettirah Bahir; Muhamad Fauzi Antoni; Muhammad; Dewangga Yudhistira
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i3.6973

Abstract

Judo merupakan olahraga bela diri berbasis kelas berat badan yang menuntut pengelolaan berat badan secara tepat untuk menjaga kesehatan dan kesiapan atlet menghadapi pertandingan. Namun, praktik penurunan berat badan secara cepat masih ditemukan dan berpotensi mengganggu kondisi fisik atlet. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen berat badan pada atlet judo serta faktor-faktor yang memengaruhi penerapannya dalam proses pembinaan. Penelitian menggunakan pendekatan exploratory sequential mixed methods dengan tahap kualitatif yang dilanjutkan tahap kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner yang melibatkan dua pelatih sebagai informan kunci serta 30 atlet judo aktif sebagai responden. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan model Miles dan Huberman serta secara kuantitatif melalui analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 15 dari 16 item kuesioner berada pada kategori tinggi, dengan skor tertinggi pada pemahaman target berat badan dan pelaksanaan latihan tambahan (mean = 4,50). Instrumen memiliki reliabilitas yang baik dengan nilai Cronbach’s alpha sebesar 0,833. Meskipun pemantauan berat badan, pengaturan pola makan, dan program latihan telah diterapkan, sebagian atlet masih melakukan penurunan berat badan secara cepat menjelang pertandingan. Penelitian menyimpulkan bahwa manajemen berat badan telah diterapkan cukup baik, tetapi memerlukan penguatan melalui edukasi gizi, pemantauan berkelanjutan, dan pendampingan profesional untuk mendukung kesehatan serta kesiapan atlet.