Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengembangan strategi menyerang dan bertahan cabang olahraga bola voli: konstruk validity Muhammad Andre Alfais; Hadi Hadi; Dewangga Yudhistira
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 23, No 3 (2024): October
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v23i3.19571

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan konsep awal strategi menyerang dan bertahan cabang olahraga bola voli. Metode penelitian adalah 3D Partisipan adalah dokumen berupa artikel dan 5 ahli materi 3 pelatih berserifikasi nasional dan 2 akademisi bergelar doktor spesialisasi bola voli. Teknik analisis data menggunakan rumus validitas isi aiken. Tahapan penelitian meliputi (1) define, mendefinisikan dan analisis kebutuhan untuk mengembangkan produk strategi menyerang dan bertahan, (2) desain, melakukan analisis berupa artikel dan analisis video untuk mengembangkan produk strategi menyerang dan bertahan, bersamaan dengan menyusun kuesioner skala likert 1-5, (3) develop, menilaaikan produk strategi menyerang dan bertahan dengan Teknik delphi sampai terjadinya konsensus dari 5 ahli. Hasil penelitian dengan pertanyaan indikator prinsip deception, surprise, mobility, ekonomis, kesesuaian usia, variatif mendapatkan nilai aiken dari 0,75-0,95. Kesimpulan, bahwa produk strategi menyerang bertahan cabang olahraga bola voli memiliki tingkat validitas isi yang baik, oleh karena itu produk strategi menyerang dapat sebagai rekomendasi bagi para pelatih bola voli untuk menerapkan produk yang penulis kembangkan.
Psychological Profile of Taekwondo Athletes : Cross – Sectional Study Angela Cornellia; Hadi; Dewangga Yudhistira
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/active.v14i2.29539

Abstract

Taekwondo is a martial arts sport that emphasizes the use of hands and feet. Important aspects include technique, tactics, physicality, strategy, and mentality, with a focus on psychology. Psychology in taekwondo includes motivation and anxiety management. Effective stress management is essential during athletes' preparation for competition. Athletes with high levels of motivation tend to employ more effective coping strategies and perceive stress more positively. Coaches and support teams play an important role in supporting athlete motivation, requiring a holistic approach to stress control and performance enchancement. Mental skill help athletes process psychological stress. This study used a descriptive research method with a cross sectional approach, conducted over one month. The subjects were 45 taekwondo athletes aged 20–25 years with at least five years of training experience and active at the provincial level. Results showed that most athletes demonstrated high levels of stress control, motivation, and mental skills, with 59% in the “agree” and 16% in the “strongly agree” category, indicating good psychological readiness though some variations remained. Overall, the study concludes that taekwondo athletes possess a positive psychological profile that supports performance, and the CPRD instrument is effective for evaluating and planning psychological interventions. 
Effects of Upper-Body Resistance Exercises and Anxiety Levels on Free-Throw Performance in Basketball Players Lukman Nul Hakim; Gigih Siantoro; Surono; Nurkholis; Fransisca J M Wijaya; Dewangga Yudhistira
Jurnal Master Penjas & Olahraga Vol. 7 No. 2 (2026): Forthcoming Issue
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/jmpo.v7i2.213

Abstract

This study examined the effects of Medicine Ball Throw One Hand and Overhead Tricep Extension Resistance Band training on free throw performance, anxiety level, and their interaction among male high school basketball players. A 2×2 factorial design was employed involving 24 male athletes from SMAK Gloria 1 Surabaya. Anxiety was measured using the Competitive State Anxiety Inventory-2 (CSAI-2), with group assignment via Matched-Subject Ordinal Pairing (MSOP). Two-Way ANOVA was applied at α = 0.05. Results showed: (1) both training methods significantly improved free throw performance, with Overhead Tricep Extension Resistance Band being more effective (F = 18.615; p = 0.000); (2) anxiety level did not significantly affect free throw performance (F = 1.385; p = 0.253); (3) no significant interaction existed between training method and anxiety level (F = 0.000; p = 1.000). Overhead Tricep Extension Resistance Band training is recommended for improving free throw ability regardless of anxiety level.
The Impact of Traditional Acehnese Games on Physical Fitness, Motivation, and Social Skills among Male Students Participating in Extracurricular Football Activities at MTs Negeri 5 Bireuen Bangkit Budi Iswanjaya; Ari Iswanto; Ghozi Indra Waskita; Dewangga Yudhistira
General Multidisciplinary Research Journal Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Global Sustainability Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63453/general.v3i1.52

Abstract

Introduction: Traditional games are part of local cultural heritage that have the potential to support physical, motivational, and social development in students. In physical education contexts, integrating traditional games may provide an enjoyable learning experience while enhancing students’ physical fitness and social character. Methods: This study employed a quasi-experimental method using a randomized control group pretest–posttest design. A total of 26 male students participating in soccer extracurricular activities were selected through total sampling and divided into experimental and control groups. Research instruments included the Indonesian Physical Fitness Test (TKJI), a learning motivation questionnaire, and a social skills questionnaire (SSRS). Results: The findings indicate that the implementation of traditional Acehnese games led to improvements in students’ physical fitness, learning motivation, and social skills. Students who participated in traditional game-based activities demonstrated better physical condition, higher motivation to engage in learning activities, and more positive social interactions compared to those who did not receive the treatment. Conclusion and Suggestion: This study concludes that traditional Acehnese games are effective as an alternative learning strategy to enhance physical fitness, motivation, and social skills among students in extracurricular sports activities. It is recommended that physical education teachers and schools incorporate traditional games into extracurricular and instructional programs to promote holistic student development. Future research is encouraged to involve larger samples and different educational levels to strengthen the generalizability of the findings.
KETERKAITAN KUALITAS TIDUR TERHADAP PERFORMA ATLET FUTSAL: SCOPING REVIEW Syaiful Nuari Arifandi; Bhekti Lestari; Afif Dwi Nugraha; Dewangga Yudhistira; Ghozi Indra Waskita; Pangondian Hotliber Purba
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i2.6897

Abstract

Futsal merupakan olahraga intensitas tinggi yang menuntut kesiapan fisik, teknik, taktik, dan mental secara optimal. Salah satu faktor yang berperan dalam mendukung performa atlet adalah kualitas tidur, karena tidur berkaitan dengan pemulihan tubuh, daya tahan, konsentrasi, dan kestabilan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan kualitas tidur terhadap performa atlet futsal berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah scoping review dengan mengikuti pedoman PRISMA-ScR dan pendekatan Joanna Briggs Institute. Pencarian artikel dilakukan melalui Google Scholar dengan kata kunci “kualitas tidur” AND “performa atlet” AND “atlet futsal”. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian asli atau tinjauan yang relevan, terbit pada tahun 2019–2026, tersedia full-text, berbahasa Indonesia, dan sesuai dengan fokus kajian. Dari 109 artikel yang ditemukan, sebanyak 7 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa kualitas tidur memiliki keterkaitan dengan performa atlet futsal, terutama pada aspek daya tahan fisik, VO?max, kebugaran jasmani, kelincahan, kecepatan, akurasi, konsentrasi, dan pengambilan keputusan. Kualitas tidur yang baik mendukung proses pemulihan dan kesiapan atlet, sedangkan kualitas tidur buruk, pola tidur tidak teratur, dan kebiasaan begadang berkaitan dengan kelelahan, penurunan kondisi fisik, gangguan psikologis, serta berkurangnya performa. Kesimpulannya, kualitas tidur merupakan faktor penting dalam pembinaan atlet futsal dan perlu diperhatikan dalam program latihan secara berkelanjutan.
ANALISIS KETERLIBATAN ORANG TUA TERHADAP LIFE SKILL ATLET BULU TANGKIS USIA REMAJA Muhammad Kharisna; Ika Jayadi; Yanuar Alfan Triardhana; Muhammad Labib Siena Ar Rasyid; Dewangga Yudhistira
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i2.6974

Abstract

Bulu tangkis tidak hanya berperan sebagai olahraga prestasi, tetapi juga menjadi sarana pengembangan kecakapan hidup atlet remaja. Dalam proses pembinaan, keterlibatan orang tua dapat mendukung perkembangan psikososial atlet, meskipun bentuk keterlibatan yang kurang tepat berpotensi menimbulkan tekanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan keterlibatan orang tua dengan kecakapan hidup atlet bulu tangkis remaja di PB Trisula Surabaya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel terdiri atas 30 atlet berusia 13–18 tahun yang dipilih dari populasi 120 atlet menggunakan teknik purposive sampling. Data keterlibatan orang tua dikumpulkan menggunakan Parent Involvement in Sport Questionnaire, sedangkan kecakapan hidup diukur menggunakan Life Skills Scale for Sport. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan korelasi Spearman’s Rho karena sebagian data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor total keterlibatan orang tua tidak berhubungan signifikan dengan skor total kecakapan hidup, tetapi memperlihatkan kecenderungan positif (? = 0,337; p = 0,068). Perilaku mengatur berhubungan positif dan signifikan dengan keterampilan sosial (? = 0,390; p = 0,033) dan komunikasi interpersonal (? = 0,432; p = 0,017). Keterlibatan aktif juga berhubungan positif dan signifikan dengan komunikasi interpersonal (? = 0,376; p = 0,040). Sementara itu, tekanan orang tua tidak berhubungan signifikan dengan seluruh dimensi kecakapan hidup, meskipun sebagian besar menunjukkan arah korelasi negatif. Disimpulkan bahwa keterlibatan orang tua yang terstruktur dan suportif berkaitan dengan beberapa kecakapan sosial atlet, sedangkan tekanan berlebihan perlu dihindari dalam pembinaan atlet remaja mereka.