Sonia Isna Suratin
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hāfizh Qur'an Educational Game as a Media for Memorizing the Qur'an at the Daarul Huffadz Indonesia Islamic Boarding School, Citeureup Branch (Review of the Philosophical Values of Qur'anic Verses) Hailen Ike Yunida; Anggreni Bako; Muhammad Muwatto'; Yalizar Rahayu Sitorus; Saiful Saiful; Sonia Isna Suratin
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

By making it as content, this study sees the Hāfizh Qur'an educational game as a means for students who are undergoing muroja'ah and helps them in memorizing the Qur'an. The students can then improve their memorization of the Quran because they are so excited or entertained. The design and implementation of learning games about the Qur'an and the reasons for the establishment of the Daarul Huffadz Indonesia Islamic Boarding School Citereup branch are the problems that are being researched. The idea and implementation of the Qur'an hafizh educational game at the Daarul Huffadz Indonesia Islamic Boarding School Citeureup branch is the subject of this qualitative research. Field research is this type of research. Data collection methods include documentation, interviews, and observations. The steps of Miles and Huberman data analysis are data collection, data reduction, and data presentation, which are then used in data analysis techniques. The findings of the study show that the educational game of hafizh Al-Qur'an is in the form of a guessing game including the title of the surah and related verses. Entertain, eliminate boredom, improve memory, engaging, and much more. During the implementation of the Hāfizh Qur'an educational game, students use laptops to solve puzzles to compose the names of the surahs in the Qur'an. In the verse continuation game, the ustadzah read one verse first, then continued by the Citeureup branch students in turn. The purpose of the Hāfizh Qur'an educational game is to keep students engaged, facilitate memorization, and encourage the next generation to remember the Qur'an through its content.
Evaluation in Islamic Education: Philosophical Perspective Hujjatul Fakhrurridha; Evi Nurhidayah; Siti Khumairotul Lutfiyah; Sonia Isna Suratin
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis sistem evaluasi dalam pendidikan Islam dari sudut pandang filosofis. Menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-naratif, metode pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dengan membaca teks-teks yang relevan untuk memperoleh data yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi dalam pendidikan Islam berfungsi sebagai umpan balik (feedback) atau dikenal dengan istilah muraja’ah terhadap kegiatan pendidikan. Terdapat berbagai model evaluasi yang telah dikembangkan oleh para ahli yang dapat diterapkan dalam mengevaluasi program pendidikan. Namun, model evaluasi yang umum digunakan dalam lembaga pendidikan Islam antara lain adalah: model CIPP (Stufflebeam), model Kirkpatrick, model Scriven, dan Contenance Evaluation Model (Stake), serta beberapa model lainnya. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan praktik evaluasi dalam pendidikan Islam. Dengan memahami evaluasi dari perspektif filosofis, pendidik diharapkan dapat merancang sistem evaluasi yang tidak hanya efektif dalam mengukur pencapaian akademis, tetapi juga mendukung pengembangan karakter peserta didik.