Nur Muhammad Gasmi
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Student Well-Being in Islamic Religious Education Learning in the Digital Era: A Phenomenological Study Nur Muhammad Gasmi; Nanang Supriadi; Baharudin Baharudin
Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 10 No 1 (2026): Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ktb.v10i1.2745

Abstract

Digital transformation in Islamic Religious Education (IRE) learning has not only altered pedagogical strategies but also reshaped students' Well-being experiences. This study aims to examine the meaning of student Well-being and the factors influencing it in IRE learning in the digital era. This research employed a qualitative, phenomenological design. The findings reveal that student Well-being is interpreted as a holistic construct encompassing academic balance, emotional comfort, quality of social relationships, and spiritual meaningfulness within IRE learning. Well-being is shaped by the interaction of pedagogical practices, peer relationships, the design and workload of digital learning, students' self-regulation in technology use, family support, and school-based spiritual practices. The novelty of this study lies in the formulation of a conceptual model of student Well-being in IRE grounded in students' perspectives, integrating pedagogical, digital, and spiritual dimensions simultaneously within a learning ecosystem framework that implies the need to develop IRE learning practices oriented toward holistic and sustainable Well-being in the digital era.
Strategi Integratif dalam Pendidikan Islam: Pendekatan Holistik Terhadap Islamisasi Sains Melalui Metode Pembelajaran Kolaboratif dan Kontekstual Nur Muhammad Gasmi; Shella Oktaviana; Umi Afifah; Chairul Anwar; Syaiful Anwar; Wasehudin Wasehudin
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.382

Abstract

Dikotomi antara ilmu naqli dan aqli dalam pendidikan Islam menjadi tantangan serius dalam penyusunan kurikulum yang integratif. Penelitian ini bertujuan mengkaji pendekatan integratif dengan mengaitkan nilai-nilai tauhid dan prinsip keilmuan dalam kurikulum spiral progression. Metode yang digunakan adalah kualitatif jenis studi pustaka dengan teknik pengumpulan data melalui penelusuran literatur pada basis data elektronik dan katalog perpustakaan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan triangulasi sumber dan peer debriefing untuk menjaga validitas. Hasil menunjukkan bahwa integrasi kurikulum yang memadukan nilai spiritual dan etika Islam memperkuat pemahaman peserta didik serta meningkatkan kompetensi ilmiah. Pembelajaran kolaboratif dan kontekstual juga mendorong kemampuan berpikir kritis dan kerja sama. Temuan ini berdampak pada terbentuknya profil insan kamil yang berkarakter dan adaptif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum integratif berbasis nilai pada berbagai jenjang pendidikan Islam serta riset lanjutan dalam konteks pembelajaran digital.
Penguatan Karakter Generasi Digital Berbasis Pendidikan Profetik dan Market Place Activity di SMPN 1 Buay Bahuga Nur Muhammad Gasmi; Rima Kasturi; Subhi Nur Ishaki; Yuberti Yuberti; Abd. Rahman Hamid; Baharudin Baharudin
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.397

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan dampak besar terhadap pembentukan karakter generasi muda dalam dunia Pendidikan. Di tengah tantangan era informasi dan budaya instan, pendidikan agama Islam (PAI) dituntut untuk tidak hanya menyampaikan pengetahuan agama, tetapi juga membentuk karakter yang religius dan beradab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalasis strategi pembelajaran PAI dalam membentuk karakter generasi digital di SMPN 1 Buay Bahuga. Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan, yaitu mulai tanggal 1 Februari 2025 hingga 30 April 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru PAI, kepala sekolah, dan peserta didik dari kelas VII, VIII, dan IX. Teknik analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran PAI yang diterapkan memadukan pendekatan pendidikan profetik Nabi dan Rasul dengan metode Market Place Activity. Pendidikan profetik ditanamkan melalui integrasi nilai-nilai seperti shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah ke dalam materi pembelajaran, serta pembiasaan kegiatan religius di sekolah. Sementara itu, metode Market Place Activity mendorong siswa untuk aktif, kolaboratif, dan reflektif dalam memahami serta menerapkan nilai-nilai Islam secara kontekstual. Kedua pendekatan ini terbukti meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, sikap sopan santun, dan kesadaran etika digital peserta didik. Novelty penelitian ini terletak pada integrasi simultan antara pendekatan nilai profetik dengan metode pembelajaran aktif berbasis Market Place Activity dalam konteks pendidikan karakter di era digital. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman konseptual siswa, tetapi juga membentuk perilaku positif dalam kehidupan nyata, termasuk dalam penggunaan teknologi secara etis dan bertanggung jawab. Penelitian selanjutnya disarankan mencakup satuan pendidikan lain dan mengembangkan instrumen evaluasi terukur guna memantau dampak pembelajaran PAI terhadap pembentukan karakter siswa secara berkelanjutan.
Strategi Penguatan Moderasi Beragama di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 7 Lampung Subhi Nur Ishaki; Nur Muhammad Gasmi; M. Amin Nuroni; Nirva Diana; Eti Hadiati; Meriyati Meriyati
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 1 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i1.674

Abstract

Implementasi Penguatan keberagaman di pesantren masih sering bersifat parsial dan belum terintegrasi dengan karakteristik lembaga. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi penguatan moderasi beragama di Pondok Modern Darussalam Gontor kampus 7 Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Kemudian Teknik pengambilan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap pengurus pondok, ustaz, dan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penguatan moderasi Bergama di Gontor kampus 7 diimplementasikan secara holistik melalui empat strategi utama: kurikulum terpadu yang mengenalkan keragaman mazhab, kegiatan kultural yang membentuk sikap moderat, pembiasaan hidup bersama di asrama yang menumbuhkan toleransi, serta relasi sosial yang akomodatif terhadap budaya lokal. Temuan ini menegaskan bahwa moderasi beragama di pesantren modern memerlukan pendekatan kontekstual dan integratif dalam membentuk santri yang toleran, terbuka, dan berkarakter moderat.