Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Pentol Ikan Patin Asap dengan Kelakai: Solusi Gizi Berbasis Lokal untuk Mengatasi Stunting Dede Mahdiyah; Putri Vidiasari Darsono; Fitri Yuliana; Dwi Sogi Sri Redjeki; Bayu Hari Mukti; Achmad Jaelani; Neni Widaningsih; Ilhamiyah Ilhamiyah
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 3 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i3.16936

Abstract

Ikan patin merupakan sumber protein tinggi yang berlimpah di Indonesia, namun konsumsi di kalangan anak-anak masih rendah karena minimnya variasi olahan menarik. Untuk mengatasi masalah stunting yang masih tinggi di Indonesia, inovasi pentol ikan patin asap dengan daun kelakai (Stenochlaena palustris) diusulkan sebagai solusi gizi lokal. Tujuan dari program kosabangsa ini adalah meningkatkan akses pangan bergizi melalui produk inovatif yang disukai anak-anak. Metode pelaksanaan melibatkan identifikasi lokasi, pengumpulan data status gizi awal, penyusunan rencana kegiatan, pengembangan produk, serta pelatihan dan edukasi masyarakat mengenai cara pengolahan dan manfaat gizi produk. Produk dibuat dari ikan patin yang diasap dan dicampur dengan daun kelakai, yang dikenal kaya akan nutrisi dan serat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan minat masyarakat, terutama ibu dan anak, dalam mengonsumsi produk berbasis ikan ini. Edukasi dan pelatihan juga meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pentingnya protein hewani dan serat nabati untuk mencegah stunting. Kolaborasi lintas sektor memperkuat jaringan dukungan dan keberlanjutan program ini. Inovasi pentol ikan patin asap dengan kelakai efektif meningkatkan konsumsi pangan bergizi di masyarakat, dan dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah serta edukasi masyarakat, produk ini berpotensi berkontribusi pada penurunan angka stunting di Indonesia.
Optimalisasi Vaksinasi Rabies dan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Berbasis Kesehatan Masyarakat Veteriner Di Banjarmasin Irfan Alias Kendek; Resha Surya Putri; Novita Dewi Iswandaro; Bayu Hari Mukti; Yasir Alhafiizh; Micco Joshua Apriano Pangaribuan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8805

Abstract

Rabies merupakan penyakit zoonosis dengan tingkat fatalitas tinggi yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi rabies dan pemeriksaan kesehatan hewan menjadi masalah krusial yang meningkatkan risiko penularan penyakit pada hewan maupun manusia. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif berbasis One Health melalui kolaborasi antara sektor kesehatan hewan dan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat veteriner melalui vaksinasi rabies, pemeriksaan kesehatan hewan, dan edukasi kepada pemilik hewan. Kegiatan dilaksanakan oleh Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Sari Mulia pada tanggal 30 Januari–5 Februari 2026. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan kesehatan hewan, pemberian vaksin rabies, serta penyuluhan mengenai pencegahan dan pengendalian rabies. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara langsung kepada masyarakat, siswa, dan sivitas akademika. Hasil kegiatan menunjukkan capaian vaksinasi sesuai target dan peningkatan pengetahuan peserta dengan kategori baik pada siswa sebesar 85%, dosen 80%, dan masyarakat 60%. Tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya pencegahan rabies. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesehatan hewan, menurunkan risiko penularan rabies, serta berpotensi menjadi model intervensi berkelanjutan dalam peningkatan kesehatan masyarakat veteriner.