Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PEMANFAATAN TANAMAN REFUGIA SEBAGAI ALTERNATIF PENGENDALI HAMA TANAMAN Ilhamiyah Ilhamiyah; Gusti Khairun Ni’mah; Ana Zuraida; Neni Widaningsih
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 6, No 1 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.925 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v6i1.3356

Abstract

The problem faced by farmers who are members of Gapoktan in the Karang Bunga Village, Mandastana District, Barito Kuala Regency in rice cultivation is pest attack. Farmers always control pest attacks using synthetic pesticides. This causes rice production to be unsafe for consumption because it contains pesticide residues, and can cause the death of natural enemies, resurgence and resistance to pesticides. Therefore it is necessary to conduct socialization and utilization of refugia plants for the conservation of natural enemies and pest control by paying attention to ecological, economic and cultural aspects to create a sustainable agricultural system by suppressing environmental pollution by synthetic pesticides. The method used is to conduct socialization and utilization of refugia plants as agents for controlling pests of rice that are environmentally friendly in the form of socialization through counseling, discussion and demonstration on rice farmers' land. The results of PPM activities are an increase in PPM participant knowledge in terms of knowledge about the use of refugia plant technology; PPM participants gain skills in utilizing refugia plant technology; some PPM participants have started utilizing refugia plant technology by planting rice fields with paper flowers (Zinnia elegans Jaqc)
PEMANFAATAN LIMBAH URINE SAPI SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR (BIOURINE) Ilhamiyah Ilhamiyah; Ari Jumadi Kirnadi; Ahmad Yanto; Akhmad Gazali
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 1 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.566 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i1.5482

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Laboratorium Lapang Fakultas Pertanian  UNISKA  Desa Bentok Kampung Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut. Pengabdian kepada Masyarakat  ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada peternak/masyarakat untuk memanfaatan limbah urin sapi menjadi pupuk organik cair, memberikan dasar dan prinsip-prinsip didalam pembuatan pupuk organik cair berbahan baku urin sapi, dan memberikan pola fikir kepada peternak/masyarakat untuk memanfaatkan limbah cair urin sapi sebagai pupuk organik cair yang ramah lingkungan.  Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan demostrasi.  Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat berjalan lancar dan peserta  sangat tertarik dan antusias  dengan adanya kegiatan ini  terlihat dari banyaknya permasalahan dan pertanyaan yang diajukan  dan keinginan untuk akan menggunakan biourin sebagai pupuk organik cair yang kaya akan unsur N, P dan K. Dengan adanya kegiatan ini peserta termotivasi untuk memanfaatkan limbah urin sapi untuk dijadikan biourin yang sebelumnya hanya dibiarkan percuma sebagai limbah cair yang mengeluarkan aroma tidak sedap dan mencemari lingkungan. Peserta mendapatkan ilmu pengetahuan tentang pembuatan biourin serta prinsip-prinsip  yang harus diperhatikan dalam proses fermentasinya serta cara aplikasinya di lapangan.Kata Kunci : Limbah cair, pupuk organik cair, ramah lingkungan, urin sapi
IbM KELOMPOK USAHA PEMBESARAN AYAM BURAS DI DESA PENGARON KECAMATAN PENGARON KABUPATEN BANJAR KALIMANTAN SELATAN Siti Erlina; Ilhamiyah Ilhamiyah
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 3, No 2 (2018): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.534 KB) | DOI: 10.31602/jpai.v3i2.1328

Abstract

The productivity of Chicken in two groups of partners (Kindai Limpar and Harapan Masa) in Pengaron Sub-district, Banjar Regency, South Borneo, is still low. This is due to the lack of knowledge about the management of breeders of good and correct Chicken care and the inability of farmers to buy a tool for the beak (debeaker), because the price is very expensive and only outside of South Borneo. In addition, knowledge of effective and efficient marketing strategies is still lacking. Therefore, Science and Technology Program for the Community is very necessary to overcome these problems. The target audience of this program is a society that has not been economically productive but has a strong desire to become an entrepreneur. Outcome targets are services and Technology / tools / products / goods. The method used is counseling and demonstration. Both groups of Partners get knowledge through counseling and technology transfer in the form of cutting tool part (debeaker) in a special modification, simple and cheap (modified debeaker from the team proposer). In this counseling activity breeders are given maintenance ways to start seedling, seed selection, cage, feeding, drinking, beak cutting techniques, pest control and chicken livestock disease (vaccine feeding technique), maintenance techniques of Chicken Buras start zero days until with three weeks and maintenance techniques of Chicken Buras age three weeks up to the age of eight weeks. In addition, the two partner groups are assisted by the provision of partial modification tools (debeaker) of the team as well as informed on how to use the tool and partners are also given knowledge about the marketing strategy of effective and efficient domestic poultry. Based on the results of the activities of IbM it can be seen that the participants / partners IbM very interested and enthusiastic with the activities of this IbM. This activity can open the insight of breeders, improve knowledge and skills of breeders in breeding chickens males with better technology implementation and correct, so it can overcome the problems faced by farmers so far and will ultimately increase the income and welfare breeders
EFEKTIVITAS DAN PENGALAMAN PEMBELAJARAN DARING DI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARI BANJARMASIN Aam Gunawan; Abd. Malik; M. Irwan Zakir; Ilhamiyah Ilhamiyah; Ana Zuraida
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 6, No 2 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.55 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v6i2.3898

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitaspembelajaran daring di Fakultas Pertanian Universitas Islam Kalimantan MuhammadArsyad Al Banjari Banjarmasin untuk dosen dan mahasiswa di masa Covid 19. Metodeyang dilakukan dalam kegiatan ini adalah presentasi dan tanya jawab menggunakanmedia Instagram, facebook, dan youtube yang dipandu oleh seorang moderator.Kegiatan pengabdian ini melibatkan seluruh dosen dan mahasiswa fakultas Pertanianditambah dengan masyarakat umum yang tertarik dengan tema diskusi. Hasil kegiatanyang dilaksanakan selama satu jam pada media online ini menunjukkan bahwa followeryang terdiri dari dosen, mahasiswa dan masyarakat umum memberikan respon positifdan sangat termotivasi untuk segera meningkatkan efektivitas pembelajarannya secaramaksimal.
Preferensi Dan Kepuasan Petani Terhadap Benih Padi Varietas Unggul Lokal Talun Sarai Di Desa Trahean Kecamatan Teweh Selatan Kabupaten Barito Utara (Studi Kasus Di Kelompok Tani Tani Maju) Norsafitri Norsafitri; Arief Hidayatullah; Ilhamiyah Ilhamiyah
Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai Vol 11 No 1 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36589/rs.v11i1.166

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pengambilan keputusan para petani, mengetahui preferensi dan kepuasan petani, menentukan startegi alternatif yang harus dilakukan untuk pencapaian kepuasan petani terhadap atribut-atribut benih padi varietas unggul lokal jenis Talun Sarai. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus pada Kelompok Tani Tani Maju yang beranggotakan 22 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan terhadap pembelian dan penggunaan benih padi varietas unggul lokal Talun Sarai menunjukkan bahwa yang menjadi motivasi para petani karena harga jual yang tinggi. Berdasarkan hasil Importance Perfomance Analysis (IPA) menunjukkan bahwa atribut yang memuaskan para petani ada pada kuadran II yaitu hasil produksi, daya tumbuh, tahan rontok, tekstur nasi (pulen), kemasan yang menarik dan sertifikasi benih, hasil perhitungan Customer Satisfaction Index (CSI) secara keseluruhan petani menyatakan puas karena telah memenuhi harapan petani, hasil analisis Diagonal terdapat delapan atribut yang under service yang memiliki nilai positif untuk membangun kepuasan para petani. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa strategi alternatif yang harus dilakukan untuk memperoleh kepuasan petani maka penangkar benih harus memperbaiki atribut-atribut yang kurang memuaskan bagi para petani sehingga harapan dan keinginan petani secara keseluruhan dapat terpenuhi.
Analisis Kelayakan Usaha Pembibitan Jeruk Siem Banjar (Citrus Suhuensis Tan.) Secara Okulasi Di Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan Ilhamiyah ilhamiyah; Khairun Nimah; Sunarwo Sunarwo
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 39, No 2 (2014)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v39i2.64

Abstract

This study aims to determine the citrus nursery business in siem banjar Banjarbaru City of grafting on the economic aspects, namely cost, revenue, profit, and the feasibility of the breakeven point. This study used a survey method. Sources of data in this study were obtained from the primary data and secondary data. Method of data collection in census., Who were respondents in this study were all citrus seed breeder in grafting siem banjar Banjarbaru City totaling 19 breeder. The results of the study in the production period is as follows: 1) Costs incurred an average of Rp 21,734,273.50 / breeder (equivalent to Rp 314,338,666.32 / ha.; 2) Gained revenue breeder average of Rp 37,378,684.21 / breeder (equivalent to Rp 540,600,804.69 / ha.; 3) Gains profit by breeders during the production period by an average of Rp 15,644,410.71 / breeder (equivalent to Rp 226,262,138.43 / ha); 4) Feasibility RCR value or an average of 1.72 which means worthy to be pursued.; 5) Breakeven point on citrus breeding siem Banjar in grafting is Rp 2063.72.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT: MANFAATKAN SAMPAH DAPURMU SEBAGAI USAHA MENCINTAI BUMI Nuning Irnawulan Ishak; Ilhamiyah Ilhamiyah; Kasman Kasman; Erwin Ernadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i3.2884

Abstract

Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Berangas Timur.  Kelompok ibu-ibu PKK ArthaNia yang berlatar belakang ibu rumah tangga RT. 24 merupakan target sasaran atau mitra dari kegiatan ini.  Prioritas permasalahan yang dihadapi mitra antara lain kurangnya kesadaran warga setempat untuk melakukan pengelolaan sampah, khususnya sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas memasak di dapur dan pengetahuan yang kurang terkait daur ulang dan pemanfaatan sampah organik menjadi produk yang bernilai guna.  Prioritas solusi yang akan dilaksanakan dari alternatif solusi yang ditawarkan dalam program pemberdayaan masyarakat berupa penyuluhan/edukasi dan pelatihan daur ulang sampah dengan membuat Larutan Eco-enzym dan Pupuk Cangkang Telur. Kegiatan dilaksanakan dalam 2 tahap. Pertama, kegiatan non fisik melalui penyuluhan dan edukasi kepada kelompok ibu PKK yang melibatkan tokoh masyarakat. Kedua, kegiatan fisik melalui melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan larutan Eco-enzym dan Pupuk organik bubuk dengan pendekatan partisipatif. Melalui kegiatan ini, membuka wawasan dan cara berpikir kelompok ibu-ibu PKK untuk mampu memanfaatkan sampah organik yang dihasilkan dengan melakukan aktivitas daur ulang sampah organik menjadi sesuatu yang bernilai guna yang pada akhirnya menghasilkan ibu-ibu PKK ArthaNia yang terampil, kreatif, dan inovatif dalam mengolah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Pendapatan Usahatani Semangka (Citrullus vulgaris) di Lahan Gambut Desa Palingkau Sejahtera Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas Miva Dian Pangestu; Arief Hidayatullah; Ilhamiyah Ilhamiyah
Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai Vol 12 No 2 (2022): Vol 12 No 2 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36589/rs.v12i2.235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, pendapatan, keuntungan, kelayakan, sensitivitas dan permasalahan yang dihadapi petani semangka. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Palingkau Sejahtera Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah, dan dilaksanakan mulai dari bulan September sampai bulan Desember 2021. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 20 orang petani semangka. Hasil penelitian menunjukan besarnya rata-rata biaya implisit sebesar Rp. 4.071.969 per hektar, besarnya rata-rata biaya eksplisit sebesar Rp.16.119.435 per hektar, total biaya produksi usahatani semangka yaitu Rp. 20.191.404 per hektar, dengan rata-rata penerimaan mencapai Rp.46.889.730 per hektar, rata-rata pendapatan sebesar Rp.30.770.295 per hektar, dan rata-rata keuntungan Rp.26.698.326 per hektar. Kelayakan usahatani semangka dengan nilai R/C ratio sebesar 2,32 (lebih dari satu), dan nilai NPV = 4.079.801 (lebih dari 0), sehingga dapat dinyatakan bahwa usahatani semangka layak untuk diusahakan. Usahatani semangka ini sensitif terhadap perubahan produksi (yakni penurunan produksi), dan tidak sensitif terhadap perubahan kenaikan biaya produksi. Permasalahan yang dihadapi adalah lingkungan fisik/iklim, teknologi dan sumber daya manusia serta hama dan penyakit tanaman.
Exploration of Swampland Plants in South Kalimantan and the Toxicity Test Against Armyworms (Spodoptera sp.) Ilhamiyah Ilhamiyah; Gusti Khairun Ni'mah; Ari Jumadi Kinardi
Journal of Wetlands Environmental Management Vol 9, No 1 (2021): January-June, 2021
Publisher : Center for Journal Management and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.786 KB) | DOI: 10.20527/jwem.v9i1.256

Abstract

This research aims  explored  swampland plants in South Kalimantan which have potential as a botanical pesticides and compared the levels of toxicity between the swampland plants extracts     against armyworms (Spodoptera sp). The exploration of plants that have the potential as botanical pesticides was carried out in the swamps of South Kalimantan, while the toxicity test was carried out in the Basic Laboratory of  the Kalimantan Islamic University of  Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin. The research  was carried out by exploring plants that have the potential as botanical pesticides carried out by collecting samples of swampland plants in South Kalimantan which are commonly used by rural communities as materials for controlling insects such as mosquitoes and plant pests, plants used for traditional medicine, plants used for kill animals for example to find fish. The plants found identified to species level, at least to the family level, then a toxicity test were carried out to determine the LC50 by probit analysis. The results of this research showed that there are 3 plant spesies of plant that have the potential as botanical pesticide, namely karamunting (Melastoma malabathricum); gelinggang (Cassia alata); and galam (Melaleuca cajuputi). The basis for the selection of South Kalimantan swampland plants is plants that are commonly used by the community as an ingredient for controlling insects such as mosquitoes and plant pests. The highest levels of toxicity between the extracts of all swampland plants in South Kalimantan to armyworms (Spodoptera sp) were galam (Melaleuca cajuputi) with 429.04 g/l of LC50; then karamunting (Melastoma malabathricum) with 447.995 g/l LC50, while the lowest toxicity was gelinggang (Cassia alata) with 498.301 g/l LC50. Key words: Probit analysis, LC50, toxicity, exploration, swampland
Agroecosystem Management on Green Mustard Plants in Wetlands during Dry Season Ilhamiyah Ilhamiyah; Salamiah Salamiah; Samharinto Samharinto; Hakimah Halim
Journal of Wetlands Environmental Management Vol 7, No 1 (2019): January-June
Publisher : Center for Journal Management and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.628 KB) | DOI: 10.20527/jwem.v7i1.189

Abstract

This research aimed to find a pattern of agroecosystem management that can increase arthropod diversity, production, and Return Cost Ratio (RCR) values in organic wetlands planted during the dry season.  This research was set in Randomized Block Design (RAK) with seven treatments and five repetitions, namely:  1) Intercropping  between green mustard  and basil, with chicken manure and without Bacillus thuringiensis;  2) Intercropping between green mustard and basil with water hyacinth compost, and without B. thuringiensis;  3)  intercropping between green mustard and leek, given water hyacinth compost, and without application B. thuringiensis;  4)Intercropping between green mustard  and leek, given chicken manure, and without application B. thuringiensis;  5) Intercropping between green mustard and leek, given chicken manure, and given B. thuringensis application, doubled of recommended dosage; 6) Intercropping between green mustard and leek with chicken manure, and B. thuringensis application according to recommended dosage; 7) Monoculture of green mustard without organic fertilizer and without the application B. thuringiensis.  From this research, it was concluded that the pattern of agroecosystem management of green mustard that can increase arthropod diversity in organic wetlands planted during dry season was the intercropping treatment between green mustard with basil, together with chicken manure and without B. thuringiensis. Meanwhile, the pattern of agroecosystem management of green mustard that can increase the production of green mustard and RCR value on the organic wetlands planted in the dry season was the intercropping treatment between green mustard with leek, together with chicken manure, and without B. thuringiensis.