Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH BLAST TERHADAP PERILAKU AGRESIF SISWA/I SMA Ainil Fitri; Lora Marlita; Putri Wulandini; Yafi Sabila Rosyad
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v11i0.397

Abstract

Fenomena BLAST (Bored, Lonely, Angry-Afraid, Stress, Tired) merujuk pada rapuhnya kondisi anak-anak diera digital akibat lemahnya sistem sosial terkecil yang paling utama dalam kehidupan anak dan remaja yaitu keluarga. Kejadian BLAST ini ditakutkan akan menimbulkan masalah lain pada remaja seperti perilaku agresif, emosional symptoms, conduct problem, hyperactivity dan peer problem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh BLAST terhadap perilaku agresif siswa/I SMA di Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sample dalam penelitian ini adalah siswa/I SMA Pekanbaru, dengan jumlah 904 remaja. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah Brief Aggression Questionnaire dan kuesioner terkait dengan Bored, Lonely, Angry-Afraid, Stress, Tired. Hasil penelitian didapatkan P value = 0,000, yang artinya terdapat hubungan signifikan antara kejadian BLAST dengan perilaku agresif remaja. Sehingga, perlurasanya dilakukan edukasi atau sosialisasi kepada orang tua terkait hal – hal yang dapat dilakukan untuk mengontrol kejadian BLAST dan  menurunkan perilaku agresif  pada remaja terutama siswa/I SMA di kota Pekanbaru.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEKAMBUHAN PASIEN SKIZOFRENIA Shinta Dewi Kasih Bratha; Anisa Febristi; Raden Surahmat; Salis Miftahul Khoeriyah; Yafi Sabila Rosyad; Ainil Fitri; Yohanes Andy Rias
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v11i0.399

Abstract

Latar Belakang: Penderita Skizofrenia seringkali mengalami kekambuhan setelah kembali ke masyarakat. Hal ini menjadi persoalan serius karena banyak faktor yang mennjadi pencetus kekambuhan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil-hasil penelitian terkait faktor-faktor yang mempengaruhi kekambuhan pasien skizofrenia.Metode: Penelitian ini menggunakan strategi penelusuran artikel penelitian dari tahun 2015 hingga 2020 dengan database pubmed dan google scholar dan menggunakan kata kunci tertentu. Sebanyak 14 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dinilai dengan Duffy’s Critical Apraisal Approach sehingga terpilih 8 artikel yang masuk ke dalam superior average dengan rata-rata skor 278.Hasil: Hasil telaah pada 8 artikel menunjukkan bahwa  sebagian besar faktor-faktor yang mempengaruhi kekambuhan antara lain karakteristik pasien, kepatuhan minum obat (6 artikel), dan dukungan sosial (5 artikel).Simpulan: Faktor-faktor yang mempengaruhi kekambuhan skizofrenia antara lain karakteristik responden (pendidikan, pekerjaan, usia, riwayat keluarga), kepatuhan minum obat, dukungan social dan dukungan keluarga
FAKTOR-FAKTOR PEMICU KECEMASAN MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM PRAKTIK KLINIK: STUDI KASUS DI UNIVERSITAS “X” TAHUN 2023 Ainil Fitri; Amelia Rizky
Menara Medika Vol 7, No 1 (2024): VOL 7 NO 1 SEPTEMBER 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v7i1.5827

Abstract

Pendahuluan: kecemasan pada mahasiswa keperawatan dapat mengganggu keseharian dan menurunkan fokus, terutama saat menjalani praktik klinik di rumah sakit. Persiapan fisik dan mental yang kuat, serta kemampuan berpikir kritis, menjadi kunci penting untuk menjadi perawat yang tangguh. Pengelolaan kecemasan dan persiapan menyeluruh adalah aspek krusial dalam menghadapi tantangan pembelajaran klinik. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memicu kecemasan pada mahasiswa Keperawatan selama praktik klinik di rumah sakit. Metode: penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Dari populasi 90 mahasiswa tingkat II dan III, setelah dilakukan seleksi awal, sebanyak 55 mahasiswa dipilih sebagai sampel dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat. Hasil: hasil penelitian mengungkapkan bahwa faktor-faktor seperti aspek psikoanalitik, interpersonal, perilaku, keluarga, biologis, lingkungan, usia, jenis kelamin, kepribadian, serta sosial memainkan peran signifikan dalam meningkatkan kecemasan. Mahasiswa diharapkan dapat mengenali faktor-faktor ini sehingga mampu mengelola diri ketika kecemasan melanda.