Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Potensi kandungan zat kimia dalam vape terhadap sel kanker paru-paru: Potential of chemical content in vape on lung cancer cells Pamungkas, Lugita Julian; Nanda, Dea; Fauziah, Defira; Sunardita Kusnadi, Rachel Nazwa; Nurfadhilah, Naila; Allyssa Rizky Faulina; Naomi Manik; Fitriyani; Putra, Andika; Maula, Nauval Abbrar; Mansoben, Ance Novita; Sopiah, Popi
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 11 No. 2 (2025): JiKep | Juni 2025
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v11i2.2539

Abstract

Saat ini popularitas rokok elektronik atau vape sebagai alternatif rokok konvensional sering dianggap sebagai pilihan yang lebih aman, kenyataannya, rokok elektrik ini mengandung berbagai zat adiktif yang berbahaya dan dapat menjadi pemicu kanker paru-paru. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kandungan zat kimia dalam vape yang menjadi potensi terhadap sel kanker paru-paru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur naratif, sekaligus mencari referensi yang relevan dengan permasalahan yang sedang diteliti menggunakan database dari Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cairan vape mengandung berbagai zat kimia berbahaya, di antaranya nikotin, propilen glikol, gliserin, logam berat (seperti kromium dan nikel), serta Tobacco Specific Nitrosamines (TSNAs) yang dapat berdampak negatif pada kesehatan. Zat-zat ini bersifat karsinogenik dan dapat menyebabkan stres oksidatif, peradangan kronis, serta kerusakan DNA, yang semuanya berkontribusi pada perkembangan kanker, terutama kanker paru-paru. Tingginya kandungan logam berat dalam vape dapat meningkatkan risiko paparan racun dalam jangka panjang. Namun, hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa belum ada mekanisme yang dijelaskan secara mendetail mengenai bagaimana zat adiktif dalam vape dapat memicu munculnya sel kanker paru-paru. Oleh karena itu, diharapkan akan ada penelitian lebih lanjut untuk menggali lebih dalam tentang hubungan zat-zat adiktif dalam vape dengan perkembangan sel kanker.
PROSES KEPERAWATAN: TAHAP INTERVENSI DALAM UPAYA PENCEGAHAN KOMPLIKASI PADA PASIEN HIPERTENSI Nurfadhilah, Naila; Salma, Nisrina Nabila; Maliha, Alya Rafeyfa; Rifqi, Tiara; Puspita, Reva Sri; Ridwan, Heri
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 13 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36973/jkih.v13i1.733

Abstract

Hypertension is a chronic non-communicable disease with an increasing global and national prevalence. It is often referred to as a silent killer because it typically shows no symptoms until complications arise. Preventing complications in hypertensive patients can be achieved through nursing interventions that are not only procedural but also foster awareness, motivation, and active patient involvement. However, the effectiveness of such interventions in changing patient behavior remains relatively low. This study aims to examine the nursing intervention process as an effort to prevent complications in patients with hypertension. This research used a literature review design with data collected from Google Scholar, PubMed, and Semantic Scholar. The keywords used were “Hypertension,” “Complication prevention,” and “Nursing intervention.” Article selection was guided by the PRISMA framework and included articles written in English or Indonesian, relevant to the topic, full-text, open-access, and published within the last five years. The findings identified five main categories of nursing interventions: education and lifestyle modification, physical activity, non-pharmacological relaxation therapy, complementary therapies such as herbal remedies and acupuncture, and regular monitoring and evaluation. Comprehensive and integrated interventions have been shown to improve patient knowledge, adherence, and quality of life, while also reducing the risk of complications. Conclusion: Holistic nursing interventions play a critical role in preventing hypertension-related complications. Nurses hold a strategic position in designing and implementing effective interventions to improve patient health outcomes.
Faktor yang mempengaruhi kepatuhan kemoterapi pada pasien kanker payudara: Literature review Nurfadhilah, Naila; Revalina, Regita Ayu; Choironissa, Nazwa Shifa; Salma, Nisrina Nabila; Nursifa, Anis Fauziah; Faulina, Allyssa Rizky; Firdaus, Muhammad Aghna; Ridwan, Heri
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 1 (2026): January Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i1.1994

Abstract

Background: Breast cancer is the most common cancer in women worldwide, and chemotherapy is one of the primary methods of treatment. However, the severe side effects of cytotoxic drugs often lead to poor patient adherence, which directly impacts the likelihood of recurrence and mortality. Purpose: To collect and analyze the latest scientific evidence from 2020 to 2025 to identify key factors influencing chemotherapy adherence in women with breast cancer. Method: This study employed a literature review design following the PRISMA guidelines. Articles were searched through Google Scholar, Semantic Scholar, and PubMed databases using the keywords "factors," "breast cancer," "chemotherapy," and "adherence." Following a rigorous selection process, eight research articles were selected for analysis. Results: The analysis findings indicate that chemotherapy adherence is influenced by a complex interaction between internal and external factors. Internal factors include knowledge and education, self-efficacy, adaptive coping mechanisms, anxiety levels, and perceptions of side effects. Conclusion: Patient adherence is not solely determined by physical condition but is also significantly influenced by psychological preparedness (coping mechanisms and self-efficacy) and the strength of social support. Keywords: Breast Cancer; Compliance; Chemotherapy; Factors. Pendahuluan: Kanker payudara menduduki peringkat teratas sebagai jenis kanker yang paling sering dijumpai pada perempuan di seluruh dunia dan kemoterapi menjadi salah satu metode utama pengobatannya. Namun, efek samping dari obat sitostatika yang parah sering kali mengakibatkan masalah kepatuhan dari pasien yang berdampak langsung pada kemungkinan kekambuhan dan tingkat kematian. Tujuan: Untuk mengumpulkan dan menganalisis bukti ilmiah terbaru dari tahun 2020-2025 dalam rangka mengidentifikasi berbagai faktor utama yang memengaruhi kepatuhan kemoterapi pada wanita dengan kanker payudara. Metode: Kajian ini menerapkan desain Literature Review dengan mengikuti pedoman PRISMA. Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar, Semantic Scholar, dan PubMed dengan menggunakan kata kunci "faktor", "kanker payudara", "kemoterapi", dan "kepatuhan". Berdasarkan proses seleksi yang ketat, delapan artikel penelitian terpilih untuk dianalisis. Hasil: Temuan analisis menunjukkan bahwa kepatuhan dalam kemoterapi dipengaruhi oleh interaksi rumit antara faktor internal dan eksternal. Faktor internal mencakup pengetahuan dan pendidikan, efikasi diri, mekanisme koping yang adaptif, tingkat kecemasan, serta pandangan terhadap efek samping. Simpulan: Kepatuhan pasien tidak semata-mata ditentukan oleh keadaan fisik, melainkan juga sangat dipengaruhi oleh kesiapan psikologis (mekanisme koping dan efikasi diri) serta kekuatan dukungan sosial yang dimiliki. Kata Kunci : Faktor; Kanker Payudara; Kemoterapi; Kepatuhan.