Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Dialog Antara Filsafat Buddhis Dan Psikologi Barat Tentang Self-Compassion: Kajian Pustaka Komparatif Ikromi, Ziyadi Ali; Ramadhan, Gilang; Rahmawati, Suci; Humaidi, Riki
Eudaimonia Journal Psychology Vol. 2 No. 2 (2025): Eudaimonia Journal Psychology Universitas Sains Indonesia
Publisher : Universitas Sains Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self-compassion menjadi salah satu konsep kunci dalam psikologi positif yang berperan penting dalam kesejahteraan psikologis dan kesehatan mental. Self-compassion telah lama tertanam dalam tradisi spiritual Timur, khususnya filsafat Buddhis yang mengajarkan tentang belas kasih (karuna) dan kesadaran penuh (sati) yang merupakan jalan menuju pembebasan dari penderitaan (dukkha). Pemahaman self-compassion yang hanya berakar pada psikologi Barat sering kali bersifat individualistik dan terpisah dari nilai-nilai transendental. Penelitian ini bertujuan menjelaskan dialog konseptual antara filsafat Buddhis dan psikologi Barat mengenai self-compassion. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur komparatif (comparative literature review). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mencari sumber artikel ilmiah dari Google Scholar, ResearchGate, Scopus, dan Dimensions serta buku-buku yang sesuai dengan topik. Hasil penelitian menunjukan bahwa self-compassion dalam psikologi Barat yang terdiri dari self-kindness, common humanity, dan mindfulness memiliki kesesuaian dengan prinsip mettā, karuṇā, dan sati dalam Buddhisme. Perbedaan utama terletak pada landasan ontologis: psikologi Barat berfokus pada penerimaan diri, sedangkan Buddhisme menekankan anatta (ketiadaan diri) sebagai dasar pelepasan penderitaan. Keduanya sejalan dalam mengurangi penderitaan dan memperkuat kesejahteraan emosional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kedua perspektif memperkaya pemahaman teoretis tentang self-compassion serta mendukung pengembangan intervensi berbasis compassion yang lebih holistik.
FoMO, Loneliness, Emotion Regulation, and Academic Burnout as Predictors of Problematic Smartphone Use (PSU) among Vocational High School Teachers Hidayat, Novi; Ikromi, Ziyadi Ali; Widyautami, Putri Ayu; Daswilah, Neulis Dewi Julaeha; Maulana, Iksal
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i02.8593

Abstract

The rapid growth of smartphone use offers many benefits but also raises risks of problematic smartphone use (PSU), which negatively affects psychological well-being, job performance, and social interaction. While prior research has largely focused on adolescents and university students, studies on teachers remain limited. To address this gap, the present study examined the effects of fear of missing out (FoMO), loneliness, emotion regulation, and academic burnout on PSU among vocational high school teachers in Bekasi Regency, Indonesia. Using a quantitative ex-post facto design, data were collected from 132 teachers selected through multistage random sampling. Instruments (SAS-SV, FoMO Scale, UCLA Loneliness Scale, ERQ, Academic Burnout Scale) demonstrated excellent validity and reliability (α = 0.923–0.973). Multiple regression analysis indicated a significant effect (F = 6.491; p < 0.001) with R² = 47%. Findings highlight the importance of digital well-being programs through adaptive emotional regulation, workload management, and healthy technology use. Keywords: academic burnout, emotion regulation, FoMO, problematic smartphone use, vocational high school teachers