Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontekstualisasi Pemikiran Filsafat Pendidikan Imam Al-Ghazali dan Muhammad Abduh Ahmad Muzakkil Anam; Moh Irsyad Fahmi MR; Dheny Wiratmoko; Noor Alwiyah; Syamsul Kurniawan
Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities Vol. 6 No. 01 (2025): Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/isnad.v6i01.11570

Abstract

Dewasa ini, dunia pendidikan di Indonesia mengalami anomali, dalam artian secara data menunjukkan adanya peningkatan warga negara yang terdidik, namun diikuti juga dengan peningkatan perilaku immoral yang tidak mencerminkan perilaku orang yang terdidik. Penelitian ini mencoba mengambil kembali pemikiran pendidikan dari dua tokoh intelektual Muslim yaitu imam al-Ghazali dan Muhammad Abduh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan pemikiran antara imam al-Ghazali dan Muhammad Abduh. Imam al-Ghazali menginginkan pendidikan tidak terlalu mengedepankan akal hingga melupakan tatanan dasar dalam agama. Sementara Muhammad Abduh, menginginkan pendidikan yang progresif, yang dinamis, dan berkemajuan. Dua corak pemikiran ini dapat dikontekstualisasika berdasarkan kecenderungan pendidikan yang ada saat ini. Untuk pemikiran imam al-Ghazali bisa diterapkan di lembaga pendidikan yang lebih umum, guna memastikan peserta didik tidak tercerabut dari nilai-nilai ketuhanan. Sementara Muhammad Abduh, dengan reformasi pendidikannya bisa diimplementasikan di lembaga-lembaga pendidikan yang kurang berkembang Kata Kunci: Kontekstualisasi Pendidikan; Imam al-Ghazali; Muhammad Abduh; Filsafat Pendidikan  
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular dan Produksi Ecoenzyme di Nanggulan, Kulon Progo Purwaningsih, M.Si., Dyah; Kun Sri Budiasih; Moh Irsyad Fahmi MR; Heni Kartika Indriyani; Wiqy Mufarrihaturrahma Mustaqimal Hikam
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v10i1.91046

Abstract

Sampah menjadi salah satu masalah bagi lingkungan. Selain mengganggu pemandangan, pengolahan sampah yang tidak tepat menyebabkan penumpukan dan sumber penyakit. Sampah organik disebut sebagai sampah ramah dan dapat diolah kembali menjadi suatu yang bermanfaat bila dikelola dengan tepat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberdayakan Masyarakat Nanggulan Kulon Progo melalui ibu-ibu PKK dengan cara: 1). meningkatkan motivasi menuju pola hidup sehat, 2). mengelola sampah melalui ekonomi sirkular dengan pembentukan bank sampah serta manajemen bank sampah, serta 3) memanfaatkan sampah organik menjadi ecoenzym untuk meningkatkan income generating. Berdasarkan hasil evaluasi, pencapaian pada tiga aspek utama menunjukkan tingkat keberhasilan yang tinggi, yaitu pengetahuan dan pemahaman sebesar 80,17%, sikap dan kesadaran sebesar 90,00%, serta keterampilan dan tindakan sebesar 75,33%. Evaluasi pelaksanaan kegiatan juga menunjukkan hasil positif pada aspek kesesuaian kegiatan dengan kebutuhan masyarakat (86,67%), kepuasan peserta (88,22%), dan motivasi peserta (87,17%). Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan PkM efektif dan sesuai dengan kebutuhan serta harapan peserta terkait pengelolaan sampah organik dan penerapan ecoenzym. Luaran yang ingin dicapai pada kegiatan ini adalah peningkatan motivasi untuk mencapai pola hidup sehat, terbentuknya bank sampah, administrasi, manajemen pemilahan, pendampingan intensif, dan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan ketrampilan warga mengolah sampah organik rumah tangga menjadi ecoenzyme.