Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Representasi Kekerasan Struktural, Kultural, dan Langsung dalam Novel Kereta Semar Lembu Karya Zaky Yamani: Analisis Perspektif Johan Galtung Khasanah, Afita Dwi; Nurlina, Laily; Eko Suroso
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Enam (6) Negara: Indonesia, Malaysia, Chin
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v12i1.7780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis representasi kekerasan struktural, kekerasan kultural, dan kekerasan langsung dalam novel Kereta Semar Lembu karya Zaky Yamani dengan menggunakan perspektif teori kekerasan Johan Galtung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian adalah novel Kereta Semar Lembu cetakan kedua terbitan Maret 2023. Data penelitian berupa kutipan narasi, dialog, dan peristiwa dalam novel yang merepresentasikan ketiga bentuk kekerasan tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengklasifikasikan bentuk kekerasan ke dalam kategori kekerasan struktural, kultural, dan langsung berdasarkan konsep segitiga kekerasan Johan Galtung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan struktural dalam novel direpresentasikan melalui ketidakadilan sistemik seperti eksploitasi tenaga kerja, penghapusan identitas pekerja, dan ketimpangan akses terhadap hak-hak dasar. Kekerasan kultural tampak dalam bentuk legitimasi nilai, stereotipe, serta normalisasi penderitaan yang membenarkan ketidakadilan dan penindasan. Sementara itu, kekerasan langsung direpresentasikan melalui tindakan fisik dan verbal seperti pemukulan, penyiksaan, dan ancaman yang dialami tokoh-tokoh dalam novel. Ketiga bentuk kekerasan tersebut saling berkaitan dan membentuk gambaran kekerasan multidimensional yang merefleksikan realitas sosial masyarakat. Dengan demikian, novel Kereta Semar Lembu tidak hanya berfungsi sebagai karya sastra, tetapi juga sebagai medium kritik sosial terhadap praktik kekerasan dan ketidakadilan struktural dalam kehidupan masyarakat.
The Effectiveness of Mindful Learning-Based Restitution Strategies “Berani Pidato” (Berapi) to Improve Speech Writing Skills Bhayu Anggita Subarkah; Eko Suroso
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 6 No. 02 (2025)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v6i02.13394

Abstract

The abstract (in english) should concisely summarize the following: (1) brief background (if necessary); (2) aim and/or scope of the study; (3) brief description of the methodology used; (4) summary of the findings; and (5) conclusion. The abstract must be written in English in a single paragraph containing 150–250 words, without references, footnotes, or citations. Use Arial 11, single-spaced, and italicized font.  This study aims to analyze the effectiveness of implementing the Mindful Learning-based BERAPI (Berani Pidato) Strategy in improving the speech writing skills of eighth-grade students at SMP Negeri 2 Kroya in 2025. The research used a quantitative approach with a quasi-experimental design through a nonequivalent control group design. The research subjects included all 256 eighth-grade students, with a sample of 64 students who had initial scores ranging from 60 to 70. The sample was divided into two groups, namely the experimental group and the control group, each consisting of 32 students. Data collection was conducted through a speech writing test assessed using a speech writing skill assessment rubric that had undergone validity and reliability testing. Data analysis was performed using descriptive statistics, normality tests, initial ability equivalence tests, Wilcoxon tests, Mann–Whitney tests, and effect size calculations. The results showed a significant difference between the speech writing skills of students who learned using the BERAPI Restitution Strategy based on mindful learning and students who followed conventional learning (p < 0.05). In addition, the effect size calculation showed a very strong influence (r = 0.86), so it can be concluded that the BERAPI strategy is statistically and practically effective. Thus, the application of the BERAPI Restitution Strategy based on mindful learning has been proven to improve speech writing skills while strengthening the internal motivation of eighth-grade junior high school students.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan Strategi Restitusi Berani Pidato (BERAPI) berbasis mindful learning dalam meningkatkan keterampilan menulis pidato siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kroya pada tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan quasi experimental melalui desain nonequivalent control group. Subjek penelitian mencakup seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 256 siswa, dengan penentuan sampel sebanyak 64 siswa yang memiliki rentang nilai awal antara 60 hingga 70. Sampel tersebut dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis pidato yang dinilai menggunakan rubrik penilaian keterampilan menulis pidato yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji kesetaraan kemampuan awal, uji Wilcoxon, uji Mann–Whitney, serta perhitungan effect size. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara keterampilan menulis pidato siswa yang memperoleh pembelajaran menggunakan Strategi Restitusi BERAPI berbasis mindful learning dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (p < 0,05). Selain itu, hasil perhitungan effect size menunjukkan pengaruh yang sangat kuat (r = 0,86), sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi BERAPI efektif secara statistik maupun praktis. Dengan demikian, penerapan Strategi Restitusi Berani Pidato (BERAPI) berbasis mindful learning terbukti mampu meningkatkan keterampilan menulis pidato sekaligus memperkuat motivasi internal siswa kelas VIII SMP.
INNER CONFLICT AND THE SEARCH FOR MEANING IN LIFE: A HUMANISTIC ANALYSIS OF WUNI NOVEL BY ERSTA ANDANTINO** Tri Puji Setyawati; Onok Yayang Pamungkas; Eko Suroso; Kuntoro
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 2 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20287637

Abstract

This study aims to examine the dynamics of inner conflict and the search for meaning in life experienced by the character Jaka in the novel Wuni through a humanistic psychology approach. Inner conflict in the novel functions not merely as a narrative aesthetic element, but also as a representation of the character’s existential struggle in confronting social pressures, past trauma, and inherited cultural and spiritual values. This research employs a qualitative descriptive method using content analysis techniques applied to the novel text. The data consist of narrative units containing inner conflict and the search for meaning in life, which are systematically coded to enhance analytical validity. The findings indicate that Jaka’s inner conflict is closely related to his inability to fulfill fundamental psychological needs, such as safety, social acceptance, and self-esteem. These conflicts subsequently drive the character into a process of searching for meaning through inner reflection, spiritual experiences, and confrontation with ancestral heritage. This process ultimately leads Jaka toward self-acceptance and self-actualization, as conceptualized in humanistic psychological theory. The findings affirm that Wuni represents literature as a medium of human reflection that integrates psychological, cultural, and spiritual dimensions. This study is expected to enrich literary studies grounded in humanistic psychology and contribute to literature education oriented toward the development of humanistic values.
Don's Motivation for Speech in Jumbo Animated Films: A Psycholinguistic Study Putri, Sandrina Febiola; Eko Muharudin; Eko Suroso; Sukirno
Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Vol. 13 No. 1 (2026): Volume 13 No 1 April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/25409190.936

Abstract

Speech motivation in animated films is generally influenced by the emotional dynamics and psychological needs of the characters involved in a particular speech situation. The relationship between internal drives, affective conditions, and language realization has not been fully understood in animated film studies, especially from a psycholinguistic perspective. This study aims to identify and describe the forms of speech motivation of the character Don in the animated film Jumbo (2025) through a psycholinguistic approach supported by pragmatic context analysis. The issues examined in this study are how Don's emotional state and psychological needs become dominant factors in shaping the construction of speech motivation and how this circular pattern of motivation works in speech dynamics. This study uses a qualitative descriptive method with a psycholinguistic approach. The research data consists of quotes from Don's dialogue that contain indications of speech motivation in the film. The data collection technique was carried out through listening and note-taking, while the data analysis technique used an interactive analysis model that included data reduction, data presentation, and verification and conclusion drawing. The research findings were then integrated into a contextual circular model of speech motivation as a conceptual analysis tool to map the relationship between situational stimuli, emotions, psychological needs, communicative goals, and social responses. The results showed that Don's speech motivation was dominated by the needs for belonging and recognition, which emerged through various emotional conditions such as happiness, fear, anger, disappointment, regret, and longing. Each utterance is formed through a circular process involving external stimuli, cognitive evaluation, activation of psychological needs, and linguistic realization in the form of verbal and nonverbal expressions. The circular model of speech motivation formulated in this study shows that speech is the result of psychological drives and becomes an evaluative mechanism that re-influences the
IMPLIKATUR PERCAKAPAN DALAM FILM BILA ESOK IBU TIADA: KAJIAN PRAGMATIK GRICE Rahma, Sofia; Eko Suroso; Laily Nurlina; Isnaeni Praptanti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implikatur percakapan dalam film Bila Esok Ibu Tiada karya Nagiga Nur Ayati. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana bentuk implikatur yang muncul dalam dialog serta bagaimana makna tersirat tersebut dipahami berdasarkan konteks percakapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik dengan metode deskritif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat terhadap dialog dalam film, kemudian dianalisis berdasarkan teori implikatur Grice. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai jenis implikatur yang digunakan oleh tokoh, baik implikatur khusus, umum dan prinsip kerja sama yang berfungsi untuk menyampaikan maksud secara tidak langsung, mengekspresikan emosi, serta menjaga kesantunan dalam berkomunikasi. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman implikatur sangat penting dalam menafsirkan makna tuturan secara tepat. Dengan demikian penelitian ini menyimpulkan bahwa implikatur memiliki peran penting dalam memperkaya makna komunikasi dan memperdalam pemahaman terhadap isi dan pesan dalam film.
Alih Kode dan Campur Kode pada Percakapan dalam Podcast Close The Door Episode Denny Caknan dengan Bella Bonita: Code Switching and Code Mixing in Conversations in the Close The Door Podcast Episode Featuring Denny Caknan and Bella Bonita Nurhidayat, Amelia Rachma; Sukirno; Eko Suroso; Eko Muharudin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2715

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk alih kode dan campur kode dalam podcast “Close The Door” episode yang menampilkan Denny Caknan dan Bella Bonita. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan yang berfokus pada sosiolinguistik. Data diperoleh melalui teknik simak, catat, dan transkripsi, lalu dianalisis menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung (BUL). Hasil penelitian mengungkapkan adanya 9 data, yang terdiri dari 4 data alih kode dan 5 data campur kode, campur kode sebagai fenomena yang lebih dominan muncul. Alih kode yang ditemukan adalah perubahan dari bahasa Indonesia ke bahasa Jawa dalam konteks situasi yang santai, humoris, dan bersifat pribadi. Bahasa Jawa digunakan sebagai penanda identitas lokal, membangun keakraban, serta menciptakan kedekatan emosional antarpembicara. Campur kode terjadi melalui penyisipan unsur bahasa Jawa dan bahasa Inggris dalam bentuk kata maupun frasa. Unsur-unsur bahasa Jawa menyampaikan suasana budaya dan ekspresi yang lebih natural, sedangkan bahasa Inggris digunakan dalam istilah media dan industri hiburan digital. Fenomena tersebut dipengaruhi oleh identitas penutur, humor, kebiasaan berbahasa, topik pembicaraan, dan kebutuhan leksikal.
Alih Kode dan Campur Kode Anak-Anak dalam Masyarakat Dwibahasa Sunda–Indonesia di Desa Bantarpanjang Cilacap: Code Switching and Code Mixing among Children in the Sundanese–Indonesian Bilingual Community in Bantarpanjang Village, Cilacap Yohana Dinda Putrika; Sukirno; Eko Suroso; Eko Muharudin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bentuk dan faktor penyebab munculnya fenomena alih kode dan campur kode pada anak-anak dalam masyarakat dwibahasa. Penelitian menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data terdiri dari tuturan anak-anak dengan sumber data berasal dari anak-anak di Desa Bantarpanjang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan teknik simak, catat, dan dokumentasi. Analisis data dilaksanakan melalui metode agih dengan teknik BUL, kemudian dilengkapi dengan analisis sosiolinguistik berbasis konteks tutur. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa alih kode anak-anak berlangsung antara bahasa Sunda dan bahasa Indonesia, sedangkan campur kode muncul melalui penyisipan unsur bahasa Indonesia, Sunda, dan Inggris. Bahasa Sunda cenderung digunakan dalam interaksi akrab dengan teman sebaya, bahasa Indonesia muncul dalam komunikasi dengan orang dewasa atau situasi yang lebih terarah, sedangkan bahasa Inggris hadir melalui istilah digital. Temuan ini menampilkan bahwa praktik alih kode dan campur kode pada anak-anak tidak terjadi secara acak, tetapi dipengaruhi oleh lingkungan dwibahasa, relasi sosial, serta perkembangan budaya digital.  
Alih Kode dan Campur Kode dalam Interaksi Pedagang dan Pembeli di Pasar Cikebrok: Studi Kualitatif pada Komunikasi Informal: Code Switching and Code Mixing in Interactions between Sellers and Buyers at Cikebrok Market: A Qualitative Study of Informal Communication Fairuz Primanda; Sukirno; Eko Suroso; Eko Muharudin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, faktor, dan peranan alih kode serta campur kode dalam interaksi pedagang dan pembeli di Pasar Cikebrok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan pendekatan sosiolinguistik untuk memahami penggunaan bahasa yang digunakan pedagang dan pembeli saat berinteraksi di pasar. Data diperoleh melalui teknik observasi partisipan, simak, rekam, catat, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan metode agih menggunakan teknik bagi unsur langsung untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk alih kode dan campur kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peristiwa alih kode dan campur kode yang terjadi secara langsung dalam interaksi pedagang dan pembeli di Pasar Cikebrok Purwokerto, baik dalam bentuk peralihan bahasa maupun penyisipan atau percampuran kata, frasa, dan kalimat dalam satu tuturan.