Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Korelasi Penggunaan Smartphone dan Pola Tidur di Kalangan Remaja Kelas VIII di SMPN 9 Kota Palangka Raya Riska Ovany; Winei Handrian; Erin Soniari; Missesa; Hendrowanto Nibel
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 8 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v8i1.41650

Abstract

Pemanfaatan smartphone merupakan faktor yang berkontribusi terhadap masalah kesehatan di kalangan remaja Indonesia, dengan kualitas tidur yang tidak memadai sama signifikan. Remaja dengan kebiasaan tidur yang buruk, termasuk penggunaan smartphone larut malam dan terjaga dalam waktu lama, mungkin mengalami kecemasan, depresi, fokus berkurang, dan efek buruk pada kesehatan fisik dan psikologis, sehingga meningkatkan risiko kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara penggunaan smartphone dan pola tidur pada remaja kelas delapan di SMPN 9 Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional yang memanfaatkan pendekatan penelitian kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang tervalidasi dan dapat diandalkan, menyasar populasi 98 remaja kelas VIII di SMPN 9 Palangka Raya, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel total populasi. Metode analisis yang digunakan adalah uji korelasi Spearman Rank. Temuan survei ini menunjukkan bahwa 63 responden (63,3%) remaja yang dikategorikan menunjukkan penggunaan smartphone yang bermasalah mengaitkan perilaku ini dengan keterlibatan yang berlebihan dengan media sosial dan game online. Lima puluh delapan jawaban (59,2%) remaja menunjukkan pola tidur yang buruk. Penggunaan ponsel yang berkepanjangan pada siang dan malam mengakibatkan keterlambatan tidur, sehingga mengurangi kualitas tidur pada remaja. Hasil penelitian dari tes statistik peringkat Spearman menghasilkan nilai p 0,000 (p<0,05) dan nilai r 0,530, menunjukkan korelasi yang sangat substansial antara penggunaan smartphone dan pola tidur pada remaja. Diantisipasi bahwa remaja yang disiplin akan memberlakukan pembatasan pada penggunaan smartphone sehari-hari mereka. Diantisipasi bahwa orang tua dan keluarga akan mengatur dan memfasilitasi pemahaman tentang penggunaan smartphone yang tepat, memastikannya tidak membahayakan kualitas tidur anak-anak.
PELAKSANAAN INTEGRASI LAYANAN PRIMER  (ILP) PADA MASYARAKAT DI DESA HIYANG BANA PALANGKARAYA Pujiastuti, Maria; Sulistyowati, Reny; Ratna, Tri; Purba, Maria Magdalena; Lestari, Mimin; Missesa
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan (JUPKes), Edisi Juni 2025
Publisher : STIKes Santa Elisabeth Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52317/jupkes.v4i2.54

Abstract

Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan pendekatan komprehensif dalam sistem kesehatan yang bertujuan mengintegrasikan berbagai layanan dasar untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat secara holistik. Tingginya angka morbiditas dan mortalitas pada kelompok rentan di daerah pedesaan menunjukkan perlunya implementasi ILP sebagai upaya preventif dan promotif yang terintegrasi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan implementasi ILP bagi dua kelompok rentan di Desa Hiyang Bana, Kabupaten Katingan, Kota Palangka Raya, yaitu lansia dan ibu hamil. Metode yang digunakan adalah pendampingan berkelanjutan melalui pemeriksaan kesehatan komprehensif, edukasi kesehatan, dan pemberdayaan kader desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan akses pelayanan kesehatan bagi kedua kelompok rentan tersebut, pendeteksian dini faktor risiko kesehatan, peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan rutin, serta penguatan sistem rujukan kesehatan desa. Melalui pendekatan ILP yang berkelanjutan, kegiatan ini berhasil mengintegrasikan berbagai aspek pelayanan kesehatan primer untuk meningkatkan status kesehatan kelompok rentan di wilayah pedesaan. Model pendampingan berkelanjutan ini dapat menjadi referensi bagi pengembangan program ILP di wilayah serupa lainnya.
Nursing intervention of Head Up 30° position to reduce intracranial pressure in ICH patients in the Nusa Indah room of Dr. Doris Sylvanus Hospital Palangka Raya Hartati, Sri; Datak, Gad; Missesa; Sylvia, Ester Inung
Journal of Midwifery and Nursing Vol. 7 No. 3 (2025): September: Health Science
Publisher : Institute Of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/jmn.v7i3.6486

Abstract

Intracerebral Hemorrhage (ICH) is a medical emergency characterized by bleeding in the brain tissue, which can increase intracranial pressure (ICP) and risk causing death or severe neurological disability. One non-invasive nursing intervention to reduce ICP is the position of the head-up 30° which can increase blood flow to the brain thereby contributing to changes in Mean Arterial Pressure (MAP) and oxygen saturation (SpO2). This study aims to determine the effectiveness of implementing the 30° head-up position intervention to reduce MAP and increase SpO2 in hemorrhagic stroke patients with ICH. This research design is an application of Evidence Based Nursing Practice (EBNP) using a case study approach. The number of patients is 2 people according to the main EBNP journal. The intervention given is a 30° head-up position carried out in the morning and afternoon for 30 minutes each for 3 days. MAP and SpO2 measurements were carried out before and after the 30° head-up intervention for 3 days. The results of the 30° head-up intervention showed an average decrease in MAP in both patients of around 11–12 mmHg and an increase in SpO2 of around 1.5–2.5%. This indicates that the nursing intervention of 30° head-up positioning is proven to be effective in helping to reduce intracranial pressure  in hemorrhagic stroke patients with ICH. The results of the application of this EBNP have limitations due to the limited number of patients implemented, the short time of implementation of the intervention and consideration of other factors that influence.
SKRINING DAN EDUKASI KESEHATAN TENTANG PREDIABETES: SCREENING AND HEALTH EDUCATION ABOUT PREDIABETES Manuntung, Alfeus; Missesa; Fina Ratih Wira Putri Fitri Yani
Jurnal Abdimas Pamenang Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Pamenang - JAP
Publisher : STIKES Pamenang Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jap.v2i2.211

Abstract

Abstrak Kesehatan sebagai suatu kondisi fisik, mental dan sosial yang sejahtera secara utuh, dan tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan/disabilitas. Seiring perkembangan zaman, terjadi banyak penyakit degeneratif karena kurangnya aktivitas fisik (sedentary lifestyle) dan pola makan yang tidak sehat. Salah satu masalah kesehatannya yaitu prediabetes. Prediabetes merupakan suatu tahapan transisi yang dapat bergerak kedua arah yang bersifat reversibel, yaitu mengarah ke kondisi normal atau kondisi diabetes yang sudah bersifat ireversibel. Edukasi masyarakat dan deteksi dini memiliki peran penting dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit diabetes dan prediabetes. Kegiatan yang telah dilakukan yaitu memberikan edukasi kesehatan terkait prediabetes, pemeriksaan gula darah sewaktu dan skrining prediabetes. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan efikasi mahasiswa keperawatan dalam memotivasi diri untuk dapat hidup sehat, yaitu dari perubahan sikap dan perilaku pencegahan prediabetes. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2024 pada 29 mahasiswa Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Palangka Raya Prodi S.Tr.Kep Reg 7-A. Edukasi kesehatan dilakukan dengan tatap muka sebanyak 1 kali kegiatan dengan menggunakan media ppt dan leaflet, sedangkan skrining prediabetes menggunakan kartu SIDIA. Hasil skrining menunjukkan sebanyak 11 mahasiswa (38%) tergolong tidak berisiko diabetes, 15 mahasiswa (52%) berisiko rendah terkena diabetes dan 3 mahasiswa (10%) berisiko sedang terkena diabetes. Setelah dilakukan edukai kesehatan terdapat peningkatan skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi dari 49% menjadi 76% pengetahuan mahasiswa meningkat. Kata kunci: Skrining, Edukasi, Prediabetes   Abstract  Health is a condition of complete physical, mental and social well-being, and not just freedom from disease or weakness/disability. As time goes by, many degenerative diseases occur due to lack of physical activity (sedentary lifestyle) and unhealthy food patterns. One of the health problems is prediabetes. Prediabetes is a transitional stage that can move in both reversible directions, namely leading to a normal condition or an irreversible diabetes condition. Public education and early detection have an important role in preventing and controlling diabetes and prediabetes. Activities that have been carried out include providing health education regarding prediabetes, random blood sugar checks and prediabetes screening. The aim of this activity is to increase the knowledge and efficacy of nursing students in motivating themselves to live healthy lives, namely by changing attitudes and behavior to prevent prediabetes. The activity was carried out on 23 February 2024 for 29 students from the Nursing Department, Health Polytechnic, Ministry of Health, Palangka Raya, S.Tr.Kep Reg 7-A Study Program. Health education was carried out face to face in one activity using ppt media and leaflets, while prediabetes screening used a SIDIA card. The screening result showed that 11 students (38%) were classified as not at risk of diabetes, 15 students (52%) were at low risk of developing diabetes and 3 students (10%) were at moderate risk of developing diabetes. After the health education was carried out, there was an increase in knowledge scores before and after education from 49% to 76% of students' knowledge increased.  Keywords: Screening, Education, Prediabetes
Penguatan Kapasitas Masyarakat dengan Avenza Maps: Tantangan dan Strategi Pembangunan Lokal yang Berkelanjutan: Pengabdian Perkasa, Petrisly; Hendrowanto Nibel; Missesa; Riska Ovany; Eldy Indra Purnawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.555

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini mengungkapkan kemajuan signifikan yang dibuat oleh masyarakat dalam mengadopsi Avenza Maps untuk pemetaan mandiri, meskipun pendampingan berkelanjutan tetap penting. Fitur praktis aplikasi, mulai dari perekaman titik jalan offline hingga anotasi digital, terbukti bermanfaat bagi komunitas terpencil yang tidak memiliki keahlian GIS tingkat lanjut. Keberhasilan program ini menggarisbawahi pentingnya mengintegrasikan data ke dalam sistem lokal, memastikan penggunaan GPS yang akurat, dan memelihara penyimpanan data terstruktur untuk manajemen sumber daya yang efektif. Namun demikian, pelatihan pengguna yang terbatas, akurasi perangkat yang bervariasi, dan standar validasi yang tidak konsisten menimbulkan tantangan yang berkelanjutan. Mengatasinya membutuhkan bantuan teknis, akses perangkat dan internet yang diperluas, dan protokol data standar. Dengan membandingkan upaya paralel di wilayah lain, kami menyoroti bahwa pemetaan partisipatif harus beradaptasi dengan kondisi lapangan dan mengandalkan dukungan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Artikel ini membahas bagaimana Avenza Maps membantu masyarakat menghasilkan data spasial yang andal untuk pengambilan keputusan yang tepat dalam perencanaan kehutanan, pertanian, dan infrastruktur. Data tersebut mendorong pembangunan lokal yang inklusif dan berkelanjutan.