Haq, Iman Amirul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FENOMENA RASISME TERHADAP ETNIS TIONGHOA PADA MEMOAR NGENEST KARYA ERNEST PRAKASA:STRUKTUALISME GENETIK LUCIEN GOLDMANN Haq, Iman Amirul; Rohanda, Rohanda; Ramadhan, Gia
Pena Literasi : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.8.1.71-83

Abstract

Penelitian ini menganalisis fenomena rasisme terhadap etnis Tionghoa dalam film Ngenest, sebuah memoar karya Ernest Prakasa, dengan menggunakan pendekatan strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Tujuannya adalah untuk mengungkap bagaimana pengalaman pribadi penulis merefleksikan diskriminasi rasial dan identitas etnis dalam masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif terhadap isi memoar tersebut, didukung oleh tinjauan literatur yang berkaitan dengan rasisme dan teori strukturalisme genetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ngenest merepresentasikan rasisme melalui tiga aspek strukturalisme genetik, yaitu fakta manusia, subjek kolektif, dan pandangan dunia. Fakta manusia dibagi menjadi fakta individu, yang menggambarkan pengalaman pribadi Ernest tentang perundungan dan stereotip rasial, dan fakta sosial, yang menggambarkan diskriminasi sistemik terhadap etnis Tionghoa, seperti kebijakan-kebijakan Orde Baru. Subjek kolektif tercermin dari bagaimana pengalaman individu Ernest merepresentasikan perjuangan kolektif etnis Tionghoa dalam menghadapi diskriminasi sosial. Sementara itu, pandangan dunia dalam memoar tersebut mengekspresikan harapan akan kesetaraan dan kritik terhadap Bhinneka Tunggal Ika yang sering kali hanya menjadi slogan tanpa implementasi yang nyata. Penelitian ini hanya membahas tiga aspek dari strukturalisme genetik Goldmann, tanpa mengeksplorasi aspek dialektika pemahaman dan penjelasannya. Kontribusinya terletak pada pengayaan studi sastra tentang rasisme dengan menunjukkan bagaimana pengalaman pribadi dalam sebuah memoar dapat merefleksikan 
Code-Switching and Code-Mixing in the Film Assal Eswed: A Sociolinguistic Study Haq, Iman Amirul; Dayudin; Djaliel, Maman Abdul
Mantiqu Tayr: Journal of Arabic Language Vol. 6 No. 1 (2026): Mantiqu Tayr: Journal of Arabic Language
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/mantiqutayr.v6i1.7171

Abstract

This study investigates bilingual practices in contemporary Arab society by examining code-switching and code-mixing in the film Assal Eswed, directed by Khalid Marei. The study aims to identify the types and linguistic forms of code-switching and code-mixing, as well as the sociolinguistic factors influencing their occurrence. Employing a descriptive-analytical method within a sociolinguistic framework, the data consist of characters’ utterances collected through observation, transcription, and classification. The analysis is based on the theories of code-switching and code-mixing proposed by Suwito and Chaer, the code-switching factors outlined by Hoffmann and Saville-Troike, and the code-mixing factors proposed by Suwito and Suwandi. The findings reveal that all instances of code-switching are external, predominantly involving shifts from Arabic to English, while code-mixing occurs in the form of words, phrases, and clauses. The influencing factors include role identification, register adjustment, explanatory needs, shared mother tongue, lexical gaps, and habitual speech patterns. These findings indicate that Assal Eswed reflects the interaction between language, identity, and globalization in a bilingual Egyptian context, highlighting film as a relevant medium for sociolinguistic analysis and contributing a foundation for broader investigations of language contact, identity, and bilingualism in Arabic media.