Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Pemecahan Masalah Matematis Pada Program Linear dengan Bernalar Kritis dan Komunikasi di Kelas XI MAN Fakfak Ahmad Suyudi; Santoso, Gunawan; Hidriana; Muhamad Sofian Hadi; Iswan; Agus Suradika; Ahmad Susanto
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.668

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik di kelas XI MAN Fakfak dalam menyelesaikan masalah program linear. Penelitian ini juga memfokuskan pada penggunaan bernalar kritis dan kemampuan komunikasi matematis peserta didik dalam konteks pemecahan masalah tersebut. Metode penelitian yang digunakan melibatkan penilaian komprehensif terhadap kinerja peserta didik dalam pemecahan masalah matematis yang melibatkan program linear. Data dikumpulkan melalui tes, wawancara, observasi, dan evaluasi hasil pekerjaan peserta didik. Hasil penelitian ini memberikan gambaran tentang sejauh mana peserta didik kelas XI MAN Fakfak dapat mengatasi masalah program linear, sejauh mana mereka menggunakan bernalar kritis dalam pendekatan mereka, dan sejauh mana mereka dapat menjelaskan solusi mereka secara matematis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan penting untuk meningkatkan pembelajaran matematika di MAN Fakfak dan mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk memajukan keterampilan pemecahan masalah matematis, bernalar kritis, dan komunikasi matematis peserta didik.
Peningkatan Hasil Belajar Pembelajaran Matematika dengan Metode Permainan melalui Penerapan Berpikir Kritis Hidriana; Santoso, Gunawan; Ahmad Suyudi
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.682

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak metode permainan dan penerapan berpikir kritis dalam pembelajaran matematika, khususnya dalam topik relasi dan fungsi, di kelas 8 SMP Negeri 5 Makassar. Metode permainan diintegrasikan dalam pembelajaran untuk membuat pembelajaran lebih interaktif dan menyenangkan, sementara berpikir kritis diterapkan untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan dua kelompok: kelompok eksperimen yang menerima pembelajaran dengan metode ini, dan kelompok kontrol yang mengikuti metode pembelajaran konvensional. Data hasil belajar siswa dikumpulkan sebelum dan setelah periode pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode permainan dan berpikir kritis efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dalam topik relasi dan fungsi. Siswa yang menggunakan metode ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep matematika dan kemampuan berpikir kritis mereka. Selain itu, metode ini juga meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan motivasi mereka untuk belajar matematika. Tanggapan positif juga ditemukan baik dari siswa maupun guru terhadap penggunaan metode ini. Simpulan penelitian ini adalah bahwa metode permainan dan berpikir kritis dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran matematika. Implikasi praktis termasuk rekomendasi untuk mengintegrasikan metode ini dalam pengajaran matematika di kelas 8 dan mungkin bahkan di tingkat sekolah yang lebih luas.
Pertimbangan tentang bagaimana keadilan dapat diterapkan dalam distribusi sumber daya, hak, dan peluang di Masyarakat Hidriana; Gunawan Santoso; Ahmad Suyudi
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.1380

Abstract

Pertimbangan tentang bagaimana keadilan dapat diterapkan dalam distribusi sumber daya, hak, dan peluang di Masyarakat Keadilan sosial merupakan salah satu nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila, sila kelima. Nilai ini mengandung arti bahwa setiap rakyat Indonesia mendapat perlakuan yang adil dalam segala bidang, baik dalam hukum, politik, sosial, ekonomi, dan budaya. Keadilan sosial merupakan salah satu nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila, sila kelima. Nilai ini mengandung arti bahwa setiap rakyat Indonesia mendapat perlakuan yang adil dalam segala bidang, baik dalam hukum, politik, sosial, ekonomi, dan budaya. Dalam konteks distribusi sumber daya, hak, dan peluang di masyarakat, keadilan sosial dapat diartikan sebagai upaya untuk menciptakan kesetaraan dalam akses dan pemanfaatan sumber daya, hak, dan peluang tersebut. Hal ini bertujuan agar semua anggota masyarakat dapat menikmati kehidupan yang adil dan sejahtera, tanpa memandang perbedaan latar belakang sosial, ekonomi, budaya, atau agama. Terdapat beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan dalam menerapkan keadilan sosial dalam distribusi sumber daya, hak, dan peluang di masyarakat. Pertimbangan-pertimbangan tersebut antara lain: 1)Kebutuhan: Keadilan sosial harus memperhatikan kebutuhan dasar semua anggota masyarakat, baik kebutuhan fisik maupun kebutuhan non-fisik. 2)Kemampuan: Keadilan sosial juga harus memperhatikan kemampuan masing-masing anggota masyarakat. 3)Keadilan: Keadilan sosial harus diwujudkan secara adil dan merata. Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut, terdapat beberapa contoh penerapan keadilan sosial dalam distribusi sumber daya, hak, dan peluang di masyarakat, antara lain: 1)Pemerintah memberikan subsidi pendidikan dan kesehatan kepada masyarakat miskin. 2)Pemerintah memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi dari keluarga miskin. 3)Pemerintah membuka lowongan kerja bagi penyandang disabilitas. Penerapan keadilan sosial dalam distribusi sumber daya, hak, dan peluang di masyarakat merupakan hal yang penting untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera. Dengan menerapkan keadilan sosial, semua anggota masyarakat dapat menikmati kehidupan yang layak dan makmur, tanpa memandang perbedaan latar belakang. Kata kunci:Keadilan sosial, Distribusi sumber daya, Hak, Peluang
Pemahaman Materi Operasi Bilangan Bulat Ditinjau Dari Gaya Belajar Pada Siswa Menengah Hidriana; Gunawan Santoso; Ahmad Syamsuadi; Iswan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.1381

Abstract

The aim of this research is to analyze the ability to understand mathematical concepts regarding integer operations in terms of the learning styles of class VII students at SMP Negeri 5 Makassar. This type of research is qualitative descriptive research. The subjects in this study were 3 students, namely 1 student with a visual learning style who got the best score on the test, 1 student with an auditory learning style who got the best score on the test, and 1 student with a kinesthetic learning style who got the best score on the test. The instruments used were learning style questionnaires, concept understanding ability tests, and interviews. The data analysis techniques in this research are data condensation, data presentation, data verification, and drawing conclusions. There are 5 indicators of concept understanding ability used in this research, namely restating a concept, classifying objects according to certain properties (according to the concept), providing examples and non-examples of the concept, presenting the concept in various forms of mathematical representation, and using , utilize, and select a particular operation or procedure. The triangulation in this research is method triangulation. Based on the research results, it shows that (1) students with a visual learning style in solving problems understanding mathematical concepts are only able to restate a concept and provide examples and not examples of the concept of integer counting operations (2) Students with an auditory learning style in solving problems understanding concepts mathematics is only able to restate a concept and provide examples and not examples of the concept (3) students with a kinesthetic learning style in solving problems understanding mathematical concepts are only able to restate a concept, and provide examples and not examples of the concept. So it can be concluded that the three subjects were only able to answer questions by fulfilling 2 of the 5 indicators of ability to understand mathematical concepts.