Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANAJEMEN PROGRAM SCHOOL FOOD CARE DI SMPN 61 SURABAYA Ulfiatul Muizzah; Riska Putri Ayu Wulandari; Dhilla Adhika Prawesti; Tri Wahyuningtias; Muhammad Ridho Maulana; Rezki Nurma Fitria
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/8adq9k95

Abstract

Ketahanan pangan sekolah menjadi isu strategis dalam upaya membangun karakter, kemandirian, dan literasi lingkungan peserta didik. SMP Negeri 61 Surabaya mengembangkan program School Food Care sebagai inovasi pemanfaatan lahan sekolah yang sebelumnya tidak produktif. Melalui inisiatif kepala sekolah, lahan kosong diubah menjadi area bercocok tanam dan budidaya ikan, seperti jagung, ketela, sayuran, serta keramba ikan, sehingga mendukung terciptanya sumber pangan sehat dan bebas pestisida bagi warga sekolah. Program ini tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan penghijauan, tetapi juga menjadi sarana edukasi ketahanan pangan, wirausaha ramah lingkungan, dan penguatan branding sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap informan yang terlibat langsung dalam program. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan secara sistematis, pelaksanaan melibatkan seluruh warga sekolah, dan dukungan eksternal memperkuat optimalisasi lahan. Kendala teknis maupun sumber daya manusia diatasi melalui evaluasi rutin. Keberhasilan program terlihat dari kualitas panen, keberlanjutan kegiatan, dan meningkatnya literasi lingkungan siswa. Secara keseluruhan, School Food Care menjadi model edukasi ketahanan pangan yang efektif, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Capaian Hasil Belajar Mahasiswa Prodi Teknik Informatika Universitas Bhayangkara Surabaya Yosea Bagus Armando; Dinar Faizah; Dhilla Adhika Prawesti
ALSYS Vol 3 No 6 (2023): ALSYS: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/alsys.v3i6.2035

Abstract

This research examines the implementation of the independent curriculum policy in improving student learning outcomes in the Informatics Engineering Study Program, Bhayangkara University, Surabaya. The research method used is qualitative, namely interviews and documentation, then the data is linked to the theory that has been obtained in lectures. Data was obtained by asking several question instruments to the head of the information engineering study program, Bhayangkara University, Surabaya. The results of the research show that in implementing the independent curriculum, especially in the information engineering study program at Bhayangkara University, Surabaya, they always try to provide the best in providing services in the form of educational services to students. Namely by providing facilities or infrastructure that are tailored to the study program's learning achievements, always communicating everything related to Independent Learning on the Independent Campus (MBKM) to students, providing training and competency development for educators and education staff, and providing continuous mentoring or supervision to students who are currently studying. did it mbkm. The implementation of the independent curriculum has had a positive impact not only on students who participate in MBKM but also on the image of the institution in the eyes of the public.