Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi dan Edukasi Anti Korupsi Bagi Mahasiswa Manajemen Pendidikan Angkatan 2023 di Universitas Negeri Surabaya Maya Zahra Aulia; Noer Adila Azzahra; Tri Wahyuningtias; Ari Metalin Eka Puspita; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i5.1051

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengetahuan dan dampak adanya pendidikan anti korupsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari Mahasiswa manajemen pendidikan Angkatan 2023. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) mahasiswa yang sudah mempelajari pendidikan anti korupsi tetapi kurang dalam menerapkan pembelajaran pendidikan anti korupsi, sehingga masih terkendala dalam meminimalisir terjadinya korupsi.; (2) mahasiswa yang sudah mempelajari pendidikan anti-korupsi telah mengetahui konsekuensi dari tindakan korupsi, namun disisi lain secara sadar mereka masih juga melakukan hal-hal yang merugikan orang lain; (3) karakter mahasiswa yang kurang mengimplementasikan sikap anti-korupsi dikhawatirkan akan berdampak buruk pada dunia kerja.
MANAJEMEN PROGRAM SCHOOL FOOD CARE DI SMPN 61 SURABAYA Ulfiatul Muizzah; Riska Putri Ayu Wulandari; Dhilla Adhika Prawesti; Tri Wahyuningtias; Muhammad Ridho Maulana; Rezki Nurma Fitria
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/8adq9k95

Abstract

Ketahanan pangan sekolah menjadi isu strategis dalam upaya membangun karakter, kemandirian, dan literasi lingkungan peserta didik. SMP Negeri 61 Surabaya mengembangkan program School Food Care sebagai inovasi pemanfaatan lahan sekolah yang sebelumnya tidak produktif. Melalui inisiatif kepala sekolah, lahan kosong diubah menjadi area bercocok tanam dan budidaya ikan, seperti jagung, ketela, sayuran, serta keramba ikan, sehingga mendukung terciptanya sumber pangan sehat dan bebas pestisida bagi warga sekolah. Program ini tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan penghijauan, tetapi juga menjadi sarana edukasi ketahanan pangan, wirausaha ramah lingkungan, dan penguatan branding sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap informan yang terlibat langsung dalam program. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan secara sistematis, pelaksanaan melibatkan seluruh warga sekolah, dan dukungan eksternal memperkuat optimalisasi lahan. Kendala teknis maupun sumber daya manusia diatasi melalui evaluasi rutin. Keberhasilan program terlihat dari kualitas panen, keberlanjutan kegiatan, dan meningkatnya literasi lingkungan siswa. Secara keseluruhan, School Food Care menjadi model edukasi ketahanan pangan yang efektif, kolaboratif, dan berkelanjutan.