Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Ilmu Ma’ani (Kalam Insya’) dalam Surah Al-Fajr dan Maknanya Keysa Tamami; Raswan; Ahmad Dardiri; Achmad Fudhaili
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/np07vb46

Abstract

Ilmu Ma'ani merupakan salah satu cabang ilmu Balaghah yang membahas tentang bagaimana suatu makna disampaikan dengan efektif sesuai dengan kondisi lawan bicara. Salah satu pembahasannya adalah Insya’, yaitu jenis kalam yang tidak mengandung kebenaran atau kebatilan, tetapi lebih kepada perintah, larangan, pertanyaan, atau harapan. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan mengkaji berbagai literatur klasik dan modern mengenai Balaghah, khususnya tentang Insya’ dalam ilmu Ma'ani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Insya’ terbagi menjadi dua, yaitu Insya’ Thalabi dan Insya’ Ghairu Thalabi, masing-masing dengan karakteristik dan penggunaannya dalam komunikasi bahasa Arab. Kajian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai aspek stilistika dalam bahasa Arab.
Tikrar pada Surah Al Kahfi ayat 66-82 dan Relevansi kisah Nabi Musa Dan Nabi Khidir Dengan Adab Santri Terhadap Kyai di Pondok Pesantren Muhammad Rian Ferdian; Keysa Tamami
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/xvn7s490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk tikrār (pengulangan) yang terdapat dalam Surah Al-Kahfi ayat 66–82 serta menelaah relevansinya terhadap konsep adab Santri terhadap Kiai dalam tradisi pendidikan Islam. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami nilai-nilai adab dalam proses pencarian ilmu sebagaimana tergambar dalam kisah dialog antara Nabi Musa dan Nabi Khidr. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan analisis linguistik terhadap bentuk-bentuk tikrār yang muncul dalam teks ayat dan konsep psikologi tentang pencapaian potensi diri dengan konsep spiritualitas Islam. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa jenis tikrār, yaitu tikrār lafdzī, tikrār ma‘nawī, dan tikrār an-numt an-nahwī dalam QS. Al-Kahfi 66-82. Setiap bentuk pengulangan memiliki fungsi semantik dan stilistika yang memperkuat pesan didaktis Al-Qur’an. Pengulangan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai keindahan bahasa, tetapi juga mengandung nilai pendidikan seperti kesabaran, ketawadhuan, dan penghormatan murid terhadap guru. Secara konseptual, relasi antara Nabi Musa dan Nabi Khidr merepresentasikan hubungan antara santri dan kiai dalam proses mencari ilmu, yang menekankan pentingnya adab, ketaatan, dan kesabaran. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa hubungan Santri dengan Kiai bukanlah bentuk feodalisme, melainkan manifestasi nilai Qur’ani tentang etika dan tata krama keilmuan.
Penilaian Ranah Kognitif dalam Pembelajaran Bahasa Arab: Konsep, Praktik, dan Tantangannya Keysa Tamami; Maria Andieni Juniyati; Sulaeman Sulaeman; Ubaid Ridlo; Raswan Raswan
Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 1 No 03 (2025): Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian ranah kognitif merupakan aspek penting dalam pembelajaran bahasa Arab karena berfungsi mengukur kemampuan berpikir peserta didik mulai dari tingkat rendah hingga tinggi sesuai klasifikasi Taksonomi Bloom. Namun, praktik di lapangan menunjukkan dominasi pada pengukuran kemampuan mengingat dan memahami, sedangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta masih kurang mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep, bentuk, serta tantangan pelaksanaan penilaian ranah kognitif dalam pembelajaran bahasa Arab. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), melalui analisis isi terhadap buku, artikel jurnal, dan dokumen akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar instrumen penilaian guru bahasa Arab berupa tes objektif, seperti pilihan ganda dan isian singkat, yang hanya mengukur kemampuan kognitif tingkat rendah, sementara instrumen untuk kemampuan analisis, evaluasi, dan kreasi masih terbatas dan sering tanpa rubrik penilaian yang jelas, sehingga menimbulkan potensi subjektivitas. Temuan ini mengungkap bahwa keterbatasan waktu, kurangnya pelatihan guru, dan minimnya pemanfaatan teknologi menjadi faktor utama yang menghambat penerapan penilaian kognitif secara komprehensif. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini merekomendasikan pengembangan instrumen penilaian berbasis Taksonomi Bloom, penggunaan rubrik analitis, serta integrasi teknologi digital untuk meningkatkan validitas, reliabilitas, dan objektivitas penilaian ranah kognitif dalam pembelajaran bahasa Arab.