Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Cyber PR

Fitur Tokopedia Sebagai Media Promosi Pada PT. Saafir Prisma Indonesia Arief Maulana Malik; Adiella Yankie Lubis; Fizzy Andriani; Anggia Hesti Benjamin
Jurnal Cyber PR Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : University of Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.536 KB) | DOI: 10.32509/cyberpr.v2i2.2432

Abstract

Instagram sebagai media sosial saat sudah banyak digunakan oleh perusahaan untuk kegiatan promosi. Sebagai media promosi Instagram memiliki banyak fitur-fitur yang manfaatnya berbeda-beda. Tujuan penelitian untuk mengetahui pemanfaatan fitur Tokopedia sebagai media promosi PT. Saafir Prisma Indonesia. Untuk keperluan pemecahan masalah penelitian menggunakan teori/Model Computer Mediated Communication, dan konsep fitur Instagram. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara mendalam dengan Rula Shavira Marketing PT. Saafir Prisma Indonesia dan Chalik Adam Direktur PT. Saafir Prisma Indonesia. Pengumpulan data dari berbagai sumber dan penelitian kepustakaan. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa PT. Saafir Prisma Indonesia memanfaatkan fitur Tokopedia untuk media promosi produk. Banyak sekali fitur yang disediakan Tokopedia tetapi tidak semua fitur dimanfaatkan oleh perusahaan. Pemanfaatan beberapa fitur Tokopedia oleh PT. Saafir Prisma Indonesia karena sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan perusahaan untuk menginformasikan pesan kepada masyarakat. Kendala perusahaan dalam memanfaatkan fitur instagram tidak dapat mengeksplor secara leluasa kreativitas dan inovasi karena ada beberapa fitur yang disediakan secara otomatis.
Sosialisasi Aplikasi Digital Platform Mybca PT Bank Central Asia Tbk KCU Taman Duta Mas Wahyu Srisadono; Nadia Hanada; Nunuk Prihatingsih; Fizzy Andriani; R. Rama Adhypoetra
Jurnal Cyber PR Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Cyber PR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.39 KB)

Abstract

Dalam melakukan penyebaran informasi dilakukan perencanaan mengenai kegiatan komunikasi yang dapat mempengaruhi masyarakat untuk mengikuti penyebaran informasi tersebut. Seperti halnya Hubungan Masyarakat KCU Taman Duta Mas dalam melakukan penyebaran informasi mengenai Aplikasi Digital Platform MyBCA kepada para nasabah. Menggunakan media yang tepat dapat meningkatkan efisiensi dari penyebaran informasi. Tentunya dalam penyebaran informasi tersebut seringkali ditemukan kendala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh BCA KCU Taman Duta Mas dan kendala yang ditemukan selama proses penyebaran informasi. Metode dalam penelitian ini bersifat kualitatif-deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam. Paradigma penelitian ini adalah Konstruktivisme yang mengedepankan studi kasus. Teknik keabsahan data menggunakan Metode Triangulasi Sumber. Dan teori yang digunakan ialah Teori 4 Langkah Hubungan Masyarakat dan 7 Cs Public Relations Communication. Hasil penelitian ini menunjukkan media komunikasi yang efektif menurut nasabah ialah ketika mereka berhadapan langsung dengan para Frontliner. Informasi yang di dapatkan menjadi lebih jelas dan detail dibandingkan dengan media lainnya. Serta hambatan yang ditemukan ialah orang tua yang memiliki keterbatasan dalam teknologi dan fitur MyBCA yang masih dalam proses pengembangan.
Marketing Public Relations PT. Dyandra Promosindo Dalam Menarik Minat Pengunjung International Motor Show 2022 Raden Titaski; Novita Damayanti; Fizzy Andriani
Jurnal Cyber PR Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : University of Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/cyberpr.v23i1.3190

Abstract

Menjelang New Normal, Event Organizer berkewajiban untuk terus berjalan dan memiliki daya saing, ditengah berbagai maraknya pameran yang ada di Indonesia. Penelitian ini imemiliki itujuani iuntuki meneliti dan juga menganalisa strategi Marketing Public Rrelations yang digunakan oleh PT. Dyandra Promosindo dalam menarik pengunjung pameran Indonesia International Motor Show 2022. Konsep yangidigunakani adalahi Konsep P.E.N.C.I.L.S dan strategi Marketing Public Relations Push, Pull dan Power strategy. Hasil penelitian, PT. iDyandrai iPromosindoi idalami ipamerani iotomotifi nya Indonesia International Motor Show 2022 imenggunakani ikonsepi P.E.N.C.I.L.S dengan baik idani juga menggunakan keseluruhan Push, Pull dan Power strategy seperti halnya Push strategy, melakukan promosi menggunakan media konvensional dan media sosial, lalu Pull strategy melakukan promosi yang menguntungkan pengunjung layaknya memberi buy one get one free, Kemudian Power Strategy memberikan fasilitas yang baik di dalam pameran. 
Peran Humas Dalam Keterbukaan Informasi Publik Pada PPID Kemendikbudristek Giffari, Muhammad Ferdian; Wiyati, Eni Kardi; Andriani, Fizzy; Putri, Citra Eka
Jurnal Cyber PR Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : University of Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/cyberpr.v4i2.4634

Abstract

Kementerian, lembaga dan insitusi pemerintah serta organisasi yang berkaitan dengan publik diwajibkan melakukan keterbukaan publik. Hal ini sebagai amanat undang-undang yang sudah diatur dalam peraturan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran humas, khususnya Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentas (PPID), dalam mendukung keterbukaan informasi publik di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Jenis penelitian menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif serta paradigma post-positivisme. Data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan staf PPID Kemendikbudristek. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, mengacu pada konsep peranan humas menurut Dozier Broom, good governance, dan UU No.14 Tahun2008. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPID Kemendikbudristek berperan penting sebagai fasilitator komunikasi, fasilitator pemecahan masalah, dan teknisi komunikasi. Dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik, humas menghadapi tantangan seperti perbedaan pemahaman antara kantor pusat dan daerah serta keterbatasan sumber daya. Solusi yang diterapkan meliputi pelatihan dan bimbingan teknis, serta pengembangan sistem informasi yang lebih canggih untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas dalam memberikan layanan informasi publik. Disarankan agar PPID melakukan bimbingan teknis atau pelatihan terkait penggunaan teknologi dan terus berinovasi dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan keterbukaan informasi publik.