Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Perencanaan Infrastruktur Pengelolaan Sampah di Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta Syakir Maghfuri; Budi Murtiyasa; Sri Sunarjono; Nurul Hidayati
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 2 (2024): March 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.2.491-502

Abstract

Tanggungjawab masyarakat yang rendah dan paradigma kumpul-angkut-buang sampah membuat kegiatan pengelolaan sampah kurang optimal. Masalah ini juga terjadi pada kawasan universitas, termasuk Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rencana desain infrastruktur pengolahan sampah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan memperhatikan peraturan yang berlaku. Data yang digunakan berupa data eksisting kondisi sarana dan prasarana pengelolaan sampah beserta pola pelayanannya, serta jumlah mahasiswa, dosen dan tenaga pendidik. Perencanaan infrastruktur Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) didasarkan pada Permen PU No. 03/PRT/M/2013. Hasil penelitian didapatkan jenis sampah yang ada berupa plastik, organik, kardus dan kertas, kaca, konstruksi, laboratorium, balokan, elektronik, dan B3 non medis. Pola pelayanan pengelolaan sudah baik namun kegiatan pemilahan sampah dari sumber belum dikoordinasi oleh pihak UMS. Prioritas daerah layanan untuk semua kawasan menempati peringkat 1 kecuali Kampus 3. Proyeksi timbulan sampah Tahun 2031 didapatkan total 25,97 m3/hari dan digunakan untuk merencanakan sarana TPST mencakup pengadaan 263 tempat sampah ukuran 50 L, dan 78 buah ukuran 150 L, 1 kontainer 4 m3, dan 3 unit Arm Roll Truck kapasitas 6 m3. Jumlah tersebut juga untuk mendesain prasarana yang meliputi Bangunan Hanggar, Jembatan Timbang, Bengkel, Bank Sampah, Kantor, Musholla, Rumah Genset, Menara Air, dan Tempat Cuci Kendaraan. Pola pelayanan rencana mengikuti eksisting dengan menambahkan kegiatan pengolahan sampah di TPST.
Analisis Waste Material pada Proyek Pembangunan Gedung Dishub Kabupaten Karanganyar Munawar, Agil Husein Ali; Amar, Tsulis Iqbal Khairul; Rizana, Rama; Maghfuri, Syakir
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2025: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waste material konstruksi adalah bahan-bahan yang tidak terpakai atau dibuang selama proses konstruksi bangunan atau infrastruktur. Pada proyek pembangunan gedung DISHUB Kabupaten Karanganyar luas bangunannya tidaklah luas tetapi mempunyai banyak ruangan atau sekat. Banyaknya sekat pada proyek tersebut berpotensi menimbulkan kesalahan potongan material sehingga menghasilkan waste material. Tujuannya studi guna melihat material yang mempunyai potensi jadi waste level, melihat waste cost serta waste index yang dihasilkannya material sisa serta mengidentifikasinya penyebab faktor-faktor waste material. Dari hasil analisa Pareto maka material memiliki waste level terbesar yaitu Besi dengan waste level sebesar 4.905%, sedangkan nilai waste cost terbesar yakni bekisting dengan waste cost sebesar Rp. 10,406,481.894, serta nilai waste index yaitu sebesar 0.169 m3/m2. Faktor waste material yang berpengaruh besar terhadap proyek DISHUB Kabupaten Karanganyar adalah kategori residual dengan variable sisa pemotongan material tidak bisa dipergunakan lagi, kesalahannya dalam memotong material, serta sisa material karena proses pemakaian. Partisipan sepakat ketiga variabel tersebut memiliki perhitungan bobot skor yang sama yaitu 100%.
Analisis Tingkat Penerapan Green Building pada Gedung Fakultas Kehutanan UGM berdasarkan Aturan GBCI (Green Building Council Indonesia) Maharani, Mentari Putri; Amar, Tsulis Iqbal Khairul; Maghfuri, Syakir; Harjanto, Furqaan
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2025: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan konvensional berkontribusi terhadap 40% konsumsi energi global dan peningkatan emisi gas rumah kaca. Green building hadir sebagai solusi melalui efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan penggunaan material ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan konsep green building pada Gedung Fakultas Kehutanan UGM berdasarkan standar Greenship Existing Building Version 1.1 dari GBCI, dengan fokus pada kategori Energy Efficiency and Conservation (EEC) dan Material Resource and Cycle (MRC). Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, serta analisis data menggunakan SEM-PLS. Hasil menunjukkan gedung memperoleh 52 poin (92%) dan meraih peringkat Platinum. Responden mayoritas menilai penerapan sudah optimal. Namun, masih diperlukan peningkatan pada dokumentasi material berkelanjutan dan sistem monitoring energi. Penelitian merekomendasikan peningkatan sistem pemantauan, edukasi civitas akademika, serta evaluasi rutin guna mengoptimalkan implementasi green building.
Peningkatan Literasi Teknologi Internet of Things (IoT) bagi Guru dan Siswa di SMAN 4 Surakarta melalui Edukasi Interaktif dan Praktikal Perdana, Doan; Maghfuri, Syakir; Tsaqib, Aliya; Kayla Vernanda, Nafisa
Info Abdi Cendekia Vol. 8 No. 1: Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/iac.v8i1.174

Abstract

Pengenalan teknologi Internet of Things (IoT) dalam dunia pendidikan menjadi kebutuhan yang mendesak seiring berkembangnya era digital dan revolusi industri 4.0. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi teknologi IoT bagi guru dan siswa di SMAN 4 Surakarta. Pendekatan yang digunakan adalah edukasi interaktif berbasis ceramah partisipatif, diskusi, serta simulasi penerapan IoT di lingkungan sekolah. Kegiatan ini melibatkan 36 siswa dan 10 guru sebagai peserta aktif. Hasil evaluasi melalui kuesioner menunjukkan bahwa lebih dari 85% peserta merasa puas dengan materi, metode penyampaian, dan manfaat kegiatan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep dasar IoT, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan potensi penerapan IoT dalam mendukung proses belajar mengajar serta manajemen sekolah. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi mitra dan berpotensi direplikasi di sekolah lain.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK 'AISYIYAH DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEBAKARAN DI KECAMATAN KEDUNGTUBAN Alfia Magfirona; Nabil Belantara Kusuma; Arinda Soraya Putri; Fadhilla Tri Nugrahaini; Tsulis Iq'bal Khairul Amar; Syakir Maghfuri; Mochammad Geraldy; Indra Wahyu Nusantara; Muhammad Ghofar Shidiq; Nila Kusuma Ayu Lestari
Empowerment Journal Vol. 5 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v5i2.2140

Abstract

'Aisyiyah's group empowerment programme in Kedungtuban Sub-district, Blora Regency, was motivated by the high number of fires and the low disaster literacy of the community, especially women. This research aims to increase the community's capacity in fire prevention and management through an educative and participatory approach. The method used was a combination of participatory education and action research, which included socialisation, training, simulation and evaluation. The results of the activities showed a significant increase in participants‘ knowledge, with 85.7% of respondents achieving a post-test score above 130 out of 150. Findings also showed that factors such as age, educational background and intensity of engagement influenced participants’ understanding. The programme not only improved technical preparedness, but also built collective awareness through a community-based approach. Innovations such as the use of digital media and real condition-based simulations are recommended for further programme development. Empowering ‘Aisyiyah groups proved effective as a strategy to strengthen community resilience to fire risk in the domestic environment
Penerapan Safety Farming di Desa Batu Kali: Upaya Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Ismi Elya Wirdati; Heni Rusmitasari; Syakir Maghfuri; Shafira Aulia Az Zahra; Laila Zulvatun Nikmah; Aditya Wisnu Saputra
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 4 No. 3 (2025): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v4i3.6029

Abstract

Farmers often face various occupational safety and health (OSH) risks such as exposure to pesticides, physical injuries, ergonomic discomfort, and unsafe working conditions. In Batukali Village, the implementation of agricultural OSH principles is still low, which has an impact on the welfare of farmers. This community service aims to implement a Safety Farming Village, which includes hazard identification, risk management, and risk control through the provision of personal protective equipment (PPE) to improve OSH practices among farmers. The methods used in this community service program included training on OSH implementation through focus group discussions (FGDs), discussions, lectures, and measuring improvements through pre-tests and post-tests, as well as qualitative evaluation through in-depth interviews. The results showed a significant increase in knowledge during the training. Hazard identification and risk management documents were compiled, and there was a reduction in unsafe actions and unsafe conditions, as well as an increase in the effectiveness of the tools used in accordance with ergonomics. The conclusion confirms that the Safety Farming model has the potential to be an effective intervention in agricultural areas and can be replicated