Aura Sausan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Meningkatkan Literasi Membaca dan Menulis Siswa Kelas 3 di SD Negeri Tegal Jetak Zakia Bunga Yudistira; Desty Endrawati Subroto; Mutiatul Hakimah; Aura Sausan; Cahya Felisiana
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 3 No. 1 (2025): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v3i1.1031

Abstract

Literasi adalah kemampuan seseorang untuk membaca dan menulis, serta memahami informasi yang disampaikan dalam bentuk tulisan. kemampuan literasi bukan hanya sekedar keterampilan teknis, melainkan kunci untuk mengakses informasi, mengembangkan pemikiran kritis, dan berpartisipasi aktif dalam masyarakat. Dalam pendidikan strategi meningkatkan literasi membaca dan menulis siswa kelas 3 Sekolah Dasar di SD Negri Tegal Jetak, salah satunya menggunakan implementasi metode berbasis bermain, multisensori, dan interaktif. Jurnal ini membahas tentang strategi meningkatkan literasi membaca dan menulis siswa kelas 3 di SD Negeri Tegal Jetak. Metode penelitian menunjukan bahwa metode ini terbukti efektif dalam merangsang minat baca dan meningkatkan pemahaman.
Peran Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Mengembangkan Karakter Peserta Didik Di Sekolah Dasar Nita Wardani; Nailah Nahdzah Jayan; Hildatul Uyun; Aura Sausan; Titi Sunarti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan memiliki peranan strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia, tidak hanya dari aspek kognitif tetapi juga dari aspek nilai, moral, dan karakter. Sekolah dasar merupakan fase fundamental dalam pembentukan karakter peserta didik, sehingga diperlukan peran guru yang optimal dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling guna membentuk nilai moral dan karakter peserta didik di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa buku, jurnal, dan regulasi yang berkaitan dengan topik bimbingan dan konseling serta pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar memiliki kontribusi signifikan dalam menanamkan nilai moral, membentuk perilaku positif, serta mencegah dan mengatasi perilaku menyimpang peserta didik. Meskipun belum terdapat guru bimbingan dan konseling secara khusus di sekolah dasar, peran tersebut dapat dijalankan oleh guru kelas melalui pembiasaan, keteladanan, pemberian nasihat, dan kolaborasi dengan orang tua serta pihak sekolah. Namun, pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana prasarana dan kurangnya pemahaman guru terhadap konsep bimbingan dan konseling. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antar guru, sekolah, dan orang tua agar layanan bimbingan dan konseling dapat berjalan secara efektif dalam mendukung pembentukan nilai moral dan karakter peserta didik di sekolah dasar.