Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Tugas dan Tanggung Jawab Personil Sekolah dalam Kegiatan BK Titi Sunarti; Anika Nuraeni; Alya Aprilia Aziza; Seli Kristiany; Rachel Alifa
Harmoni Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): Harmoni Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/hardik.v3i1.2866

Abstract

Guidance and counseling is an essential service in the academic framework that aims to support the optimal development of students. The success of BK services does not only depend on the competence of guidance and counseling teachers, but also on the involvement and synergy of all school personnel. However, in practice, BK services are often understood as the individual responsibility of BK teachers, so that the roles of other school personnel have not been optimally integrated. This research seeks to delineate the duties and responsibilities of school personnel in guidance and counseling activities and to examine the patterns of collaboration that have been established in their implementation. This research utilizes a qualitative approach using a literature study method, with data sources in the form of accredited national journal articles and related scientific publications over the past five years. The data were evaluated by employing content analysis techniques to identify topics related to the roles of the principal, guidance counselors, homeroom teachers, subject teachers, and educational staff. Findings from this research indicate that the effectiveness of guidance and counseling services is greatly influenced by the clarity of the division of tasks, managerial support from the principal, and collaboration between school personnel. The findings also reveal a gap between the ideal concept of collaborative guidance and counseling services and their implementation in schools. The Scientific implications stress the vital role of strengthening coordination and integration of the roles of school personnel in developing more effective, systematic, and sustainable guidance and counseling services.
Peran Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Mengembangkan Karakter Peserta Didik Di Sekolah Dasar Nita Wardani; Nailah Nahdzah Jayan; Hildatul Uyun; Aura Sausan; Titi Sunarti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan memiliki peranan strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia, tidak hanya dari aspek kognitif tetapi juga dari aspek nilai, moral, dan karakter. Sekolah dasar merupakan fase fundamental dalam pembentukan karakter peserta didik, sehingga diperlukan peran guru yang optimal dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling guna membentuk nilai moral dan karakter peserta didik di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa buku, jurnal, dan regulasi yang berkaitan dengan topik bimbingan dan konseling serta pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar memiliki kontribusi signifikan dalam menanamkan nilai moral, membentuk perilaku positif, serta mencegah dan mengatasi perilaku menyimpang peserta didik. Meskipun belum terdapat guru bimbingan dan konseling secara khusus di sekolah dasar, peran tersebut dapat dijalankan oleh guru kelas melalui pembiasaan, keteladanan, pemberian nasihat, dan kolaborasi dengan orang tua serta pihak sekolah. Namun, pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana prasarana dan kurangnya pemahaman guru terhadap konsep bimbingan dan konseling. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antar guru, sekolah, dan orang tua agar layanan bimbingan dan konseling dapat berjalan secara efektif dalam mendukung pembentukan nilai moral dan karakter peserta didik di sekolah dasar.
Implementasi Layanan Mediasi Konfrontatif Berbasis Reality Therapy dalam Menurunkan Kebutuhan Validasi Siswa Pelaku Perundungan di Sekolah Dasar Faren Aulia Meilani; Siti Fatimah; Nia Agustins; Titi Sunarti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perundungan di tingkat Sekolah Dasar sering kali muncul sebagai manifestasi dari kegagalan anak dalam memenuhi kebutuhan psikologis dasarnya secara positif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menguji implementasi Layanan Mediasi Konfrontatif dengan teknik WDEP (Wants, Direction, Evaluation, Planning) dalam menurunkan ketergantungan pada validasi eksternal yang destruktif pada siswa pelaku perundungan di Sekolah Dasar. Menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest, penelitian ini menyasar siswa kelas tinggi (fase C) yang teridentifikasi memiliki kecenderungan perilaku agresi demi mendapatkan pengakuan teman sebaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa melalui dialog konfrontatif yang empatik dan terstruktur, siswa sekolah dasar mampu melakukan evaluasi diri terhadap perilakunya dan menyusun rencana tindakan yang lebih bertanggung jawab. Implementasi ini membuktikan bahwa pendekatan realitas dapat menjadi alternatif preventif sekaligus kuratif dalam menciptakan iklim sekolah dasar yang aman dan kondusif sesuai dengan target capaian perkembangan anak.
Pola Umum Bimbingan dan Konseling Perkembangan Berbasis Kelas bagi Mahasiswa PGSD Resti, Resti; Titi Sunarti; Zahra Fadla Amalia; Mutiara Citra Amalia; Faidah, Faidah
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol 1 No 3 (2026): February: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan: Scripta Humanika
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/pn55c391

Abstract

Classroom-based developmental guidance and counseling has emerged as a strategic approach in elementary education, as students’ developmental support needs to be integrally embedded within daily instructional practices. Classroom teachers play a central role as facilitators of students’ academic, social, and emotional development; however, preservice elementary school teachers (PGSD students) often encounter limitations in their conceptual understanding and contextual application of guidance and counseling practices. This study aims to formulate a conceptual, integrative, and contextually relevant model of classroom-based developmental guidance and counseling to strengthen the professional competencies of PGSD students. The study employs a systematic comparative literature review with a qualitative-descriptive approach. Data were collected through a comprehensive review of scholarly literature retrieved from Google Scholar, ERIC, and SINTA databases, selected based on inclusion criteria encompassing the last ten years of publication, substantive relevance, and source credibility. Data analysis was conducted using thematic and comparative techniques to synthesize key concepts, principles, and models of developmental guidance and counseling. The findings indicate that a structured and preventive classroom-based developmental guidance and counseling model significantly enhances pedagogical competence, basic counseling skills, work readiness, and the development of professional and reflective dispositions among PGSD students in supporting the holistic development of learners.  
Penerapan Asas-Asas Bimbingan Terhadap Siswa yang Mengalami Kejenuhan Belajar Zakia Bunga Yudistira; Natasya Ramadani; Titi Sunarti; Annisa Alifiyani; Fathia Zamira Anuzula
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 3 No. 3 (2025): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v3i3.1450

Abstract

Dalam dunia pendidikan, bimbingan dan konseling adalah layanan penting yang membantu siswa menjadi lebih baik dan lebih mandiri. Pelaksanaan layanan ini harus didasarkan pada prinsip-prinsip bimbingan dan konseling agar dapat berjalan secara etis, profesional, dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengertian, jenis, dan penerapan prinsip-prinsip bimbingan dan konseling di sekolah. Pendekatan deskriptif digunakan dalam penelitian kualitatif. Wawancara, observasi, dan penelitian dokumentasi adalah metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Setelah itu dikumpulkan, data dikurangi, dipresentasikan, dan ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip seperti kerahasiaan, kesukarelaan, keterbukaan, kemandirian, dan kompetensi memiliki peran penting dalam membantu peserta didik mengatasi masalah belajar, terutama kejenuhan belajar. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu, sarana prasarana, dan dukungan sekolah. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama semua pihak agar layanan bimbingan dan konseling berjalan optimal.
Perkembangan Gerakan Bimbingan Konseling di Indonesia dari Masa ke Masa Mutiatul Hakimah; Titi Sunarti; Indah Febriyanti; Ifa Elfiyanti
Harmoni Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): Harmoni Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/hardik.v3i1.2871

Abstract

Guidance and Counseling (G&C) is an essential component of the education system that plays a significant role in supporting students’ optimal personal, social, academic, and career development. The development of Guidance and Counseling in Indonesia has progressed dynamically in response to changes in educational policies, societal demands, and students’ evolving needs. This article aims to examine the historical development of Guidance and Counseling services in Indonesia, from their initial implementation to their integration within the modern curriculum framework. The study employs a qualitative approach through a literature review, with data collected using documentation analysis of relevant books, policy documents, and academic publications. The findings indicate that Guidance and Counseling in Indonesia has experienced a significant paradigm shift, moving from a service model focused primarily on problem solving and remedial intervention toward a more comprehensive approach emphasizing development, prevention, and student empowerment. This transformation has strengthened the strategic role of Guidance and Counseling in supporting national education objectives, promoting student well-being, and fostering holistic development in line with contemporary educational goals.
Prinsip-prinsip Bimbingan dan konseling Titi Sunarti; Safriyah Safriyah; Alya Citra Wulandari; Cika Nuralifa
Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa Vol. 3 No. 1 (2026): Februari : Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/dilan.v3i1.2882

Abstract

The success of Guidance and Counseling services relies heavily on adherence to fundamental principles such as confidentiality and voluntariness, yet field implementation faces complex challenges regarding educational levels and modern developments. This study aims to analyze the implementation of fundamental guidance and counseling principles and their relevance to religious value integration and technology adaptation. The method used is qualitative with a library research design, analyzing 20 scientific journal articles published between 2020 and 2025. The results show that the implementation of principles is dynamic. At the elementary level, the expertise principle is hindered by classroom teachers doubling roles, while secondary levels face service management challenges. Current relevance is realized through adapting the principle of currentness with web-based technology and the principle of normativeness through Islamic approaches. This study implies the need for strengthening counselor digital competence and providing professional personnel at the elementary level to ensure service integrity.
Analisis Penerapan Prinsip-Prinsip Bimbingan Dan Konseling Dalam Layanan Pendidikan Pini Sapira; Titi Sunarti; Desti Putri Aryanti; Cahya Felisiana; Siti Nur Alviyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada sistem pendidikan, Bimbingan dan Konseling (BK) menjadi elemen krusial yang berperan dalam membantu optimalisasi pertumbuhan siswa, baik berdasarkan segi pribadi, akademik, karir, maupun sosial. Pelaksanaan penelitian ini mempunyai tujuan guna menilai penerapan sejumlah prinsip yang tercakup dalam BK pada layanan pendidikan maupun mengevaluasi kontribusi prinsip-prinsip tersebut terhadap peningkatan efektivitas layanan BK di sekolah. Studi literatur diimplementasikan sebagai metode penelitian ini, dengan meliputi analisis atas buku, jurnal ilmiah, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, serta dokumen yang berkenaan dengan kebijakan pendidikan. Temuan penelitian ini memperlihatkan jika penerapan prinsip-prinsip BK, seperti kerahasiaan, sukarela, transparansi, kemandirian, dan integrasi, memiliki efek signifikan terhadap keberhasilan layanan BK. Penerapan prinsip secara konsisten dan profesional dapat meningkatkan tingkat kepercayaan siswa, efektivitas layanan, serta mendukung perkembangan menyeluruh siswa. Oleh sebab itu, prinsip-prinsip BK harus menjadi dasar utama dalam pelaksanaan layanan BK di sekolah.
Jenis-Jenis Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Perkembangan Peserta Didik Sekolah Dasar Riska Auliya; Titi Sunarti; Rizka Mutiara; Azzahra Dwi Damayani; Risti Fauziah
Jurnal Pendidikan Dirgantara Vol. 3 No. 1 (2026): Februari : Jurnal Pendidikan Dirgantara
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jupendir.v3i1.967

Abstract

Guidance and counseling constitute a crucial element in the educational structure of elementary schools, functioning to support students’ holistic development, including academic, social, emotional, and personal aspects. As students at this level are in the early stages of development, they require systematic guidance to actively adapt to the school educational context while optimizing the development of their potential to an optimal level. This study aims to examine the variety of guidance and counseling services in elementary schools and their role in addressing students’ problems through a literature review of relevant scientific sources, including national and international journals as well as reference books published after 2020. The results indicate that the implementation of guidance and counseling at the elementary school level encompasses various forms of services, such as orientation to the school environment, information services, placement and referral guidance, group guidance activities, individual and group counseling services, consultation, and mediation efforts. These services contribute to helping students overcome learning difficulties, behavioral problems, social adjustment issues, and personality development. However, their implementation still faces several challenges, including a shortage of professional personnel and teachers’ limited understanding of guidance and counseling. Therefore, it is essential to strengthen guidance and counseling programs in elementary schools in a well-planned and sustainable manner.