Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Optimalisasi Deteksi Dini Penyakit Kardiovaskular Melalui Skrining Trigliserida Pada Usia Produktif Frisca; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Tan, Nikita; Bustam, Steve Geraldo
Gotong Royong Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i2.170

Abstract

Elevated triglyceride levels are a significant risk factor for cardiovascular disease, which remains one of the leading causes of death in Indonesia and globally. Screening for triglyceride levels among the productive-age population is essential for early detection and prevention of cardiovascular complications. This community service activity involved 49 adult participants in Danau Sunter, North Jakarta, where triglyceride level screening was conducted through blood tests by professional health workers. The screening results revealed that 46.94% of participants had elevated triglyceride levels, indicating a substantial risk for metabolic disorders and cardiovascular disease. Participants with high triglyceride levels received education on lifestyle modifications and appropriate preventive measures. This activity effectively identified individuals at risk for hypertriglyceridemia and increased community awareness of the importance of maintaining cardiovascular health through routine screening and lifestyle changes. Keywords: Triglycerides, Cardiovascular Disease, Screening, Productive Age
Deteksi Dini dan Edukasi Obesitas Sarkopenik pada Usia Lanjut: Early Detection and Education of Sarcopenic Obesity in the Elderly Frisca; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Edbert, Juan; Dewanto, Paulus Gegana Thery
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.90

Abstract

Perubahan komposisi tubuh pada lansia, seperti penurunan massa otot dan peningkatan lemak tubuh, berdampak signifikan terhadap kesehatan dan kualitas hidup mereka. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini obesitas sarkopenik pada lansia melalui pemeriksaan komposisi tubuh menggunakan metode Analisis Bioimpedansi (BIA) serta memberikan edukasi terkait pencegahan dan pengelolaan kondisi tersebut. Kegiatan dilaksanakan di Panti Werdha Hana, Babakan, Tangerang Selatan, dengan melibatkan 36 peserta yang terdiri atas 7 laki-laki dan 29 perempuan dengan rerata usia 76,52 tahun. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebanyak 28 orang (77,78%) memiliki total lemak tubuh sangat tinggi dan 8 orang (22,22%) tergolong tinggi, sementara 5 orang (13,89%) dan 8 orang (22,22%) memiliki lemak viseral sangat tinggi dan tinggi. Selain itu, sebanyak 34 orang (94,44%) tercatat memiliki massa otot yang rendah. Edukasi mengenai pola makan sehat dan aktivitas fisik diberikan setelah skrining, bertujuan untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup peserta. Kegiatan ini menegaskan pentingnya skrining komposisi tubuh secara rutin sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan lansia secara optimal.
Hubungan Kualitas Tidur Dengan Obesitas pada Karyawan RSUD Kepahiang Bengkulu Salsabila, Aureliza Syfa; Frisca
Ebers Papyrus Vol. 29 No. 1 (2023): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v29i1.24483

Abstract

Kejadian obesitas mengalami peningkatan yang drastis tiap tahun. Obesitas dapat diartikan sebagai akumulasi lemak berlebih pada tubuh sehingga dapat mengganggu kesehatan serta menambah risiko timbulnya kelainan kardiometabolik. Berikut faktor yang berhubungan dengan obesitas seperti kualitas tidur buruk. Tujuan dari studi ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan obesitas yang dialami karyawan RSUD Kepahiang Bengkulu. Metodologi penelitian yaitu meggunakan cross-sectional dengan pendekatan studi analitik. Data responden diambil dengan judgemental sampling didapatkan sejumlah 180 orang responden. Data dikumpulkan dengan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) kemudian dilakukan pengukuran antropometri, lalu data tersebut digunakan untuk menghitung indeks massa tubuh agar diketahui status gizi responden. Analisis statistik dengan metode chi-square yang dinyatakan dalam bentuk tabel berukuran 2x2 menghasilkan kesimpulan bahwa sebagian besar responden dengan jenis kelamin perempuan mempunyai rata–rata usia 38 tahun. Mayoritas responden yang berprofesi sebagai perawat sebesar 69 orang (38,3%), 149 orang (82,2%) jarang berolahraga, 45 orang (25%) mempunyai perilaku konsumsi kopi pada malam hari, dan 109 orang (60,6%) mempunyai perilaku makan larut malam. Dalam studi ini diperoleh hasil yaitu kualitas tidur dari 126 orang (70%) termasuk buruk sedangkan 124 orang (68,9%) tergolong obesitas. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat 105 (83,3%) responden dengan kualitas tidur yang buruk mengalami obesitas. Hasil penelitian diperoleh terdapat hubungan yang berarti pada kualitas tidur dan obesitas pada karyawan Rumah Sakit Daerah Kepahiang Bengkulu secara statistik dengan p<0,0001, serta bermakna juga secara epidemiologi dengan angka prevalence ratio sebesar 1,53.
Optimalisasi Kesadaran Masyarakat melalui Edukasi dan Skrining Serum Kreatinin serta eLFG di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta: Optimizing Community Awareness through Education and Screening of Serum Creatinine and eGFR in Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Frisca; Santoso, Alexander Halim; Goh, Daniel; Setiady, Brandon Alexander; Anthony, Louis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i1.120

Abstract

Pendahuluan: Fungsi ginjal memiliki peran vital dalam menjaga homeostasis tubuh, sehingga deteksi dini gangguan ginjal menjadi langkah penting sebagai upaya preventif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan ginjal melalui edukasi serta pemeriksaan serum kreatinin dan estimasi laju filtrasi glomerulus (eLFG). Metode: Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat, pada bulan Juni 2025 dengan melibatkan 168 peserta dari berbagai kelompok usia. Pemeriksaan dilakukan melalui pengambilan sampel darah vena untuk analisis kreatinin, kemudian hasilnya digunakan untuk menghitung eLFG dengan rumus CKD-EPI. Hasil: Hasil menunjukkan nilai rata-rata kadar kreatinin adalah 0,93 mg/dL dan nilai eLFG rata-rata sebesar 99,26 mL/min/1,73m². Mayoritas peserta  berada dalam kategori normal, namun sebagian kecil menunjukkan penurunan fungsi ginjal derajat ringan. Kesimpulan: Kegiatan ini menegaskan pentingnya pemeriksaan skrining sederhana di tingkat komunitas untuk mendeteksi individu berisiko sejak dini. Pendekatan berbasis komunitas memungkinkan intervensi promotif dan preventif dilakukan lebih cepat guna menurunkan risiko penyakit ginjal kronis di wilayah perkotaan
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DAN LINGKAR PINGGANG DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA ORANG DEWASA USIA PRODUKTIF DI POSBINDU DESA KADUGADUNG Rahman, Ajrur; Frisca
Ebers Papyrus Vol. 31 No. 2 (2025): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/v8727m20

Abstract

High blood pressure is part of the group of non-communicable diseases and is often referred to as “The Silent Killer” because it usually does not show symptoms but can lead to serious complications. According to estimates from the World Health Organization (WHO), the number of adults with hypertension worldwide reaches approximately 1.28 billion, with the majority of cases identified in developing countries. In Indonesia, the prevalence of hypertension reaches 34.11% and is more commonly found in women. One of the main contributing risk factors is obesity, including both general and central obesity. Obesity occurs when there is an imbalance between calorie intake and the amount of energy expended by the body, thereby affecting increased blood volume and causing vascular resistance. Assessment of obesity is generally carried out using the Body Mass Index (BMI) parameter as well as waist circumference measurement. The objective of this study was to examine the relationship between BMI and waist circumference with the occurrence of hypertension in the productive-age population at Posbindu, Kadugadung Village. Analysis of 154 respondents revealed a significant association between BMI and the incidence of hypertension (p = 0.035; PRR = 1.516; OR = 2.032; CI did not cross 1). These results indicate that individuals with obesity have a 1.516-fold higher risk and a 2.032-fold greater likelihood of developing hypertension compared to non-obese individuals. In contrast, waist circumference did not show a significant association with hypertension (p = 0.341; PRR = 1.208; OR = 1.372; CI includes 1).