Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi Deteksi Dini Penyakit Kardiovaskular Melalui Skrining Trigliserida Pada Usia Produktif Frisca; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Tan, Nikita; Bustam, Steve Geraldo
Gotong Royong Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i2.170

Abstract

Elevated triglyceride levels are a significant risk factor for cardiovascular disease, which remains one of the leading causes of death in Indonesia and globally. Screening for triglyceride levels among the productive-age population is essential for early detection and prevention of cardiovascular complications. This community service activity involved 49 adult participants in Danau Sunter, North Jakarta, where triglyceride level screening was conducted through blood tests by professional health workers. The screening results revealed that 46.94% of participants had elevated triglyceride levels, indicating a substantial risk for metabolic disorders and cardiovascular disease. Participants with high triglyceride levels received education on lifestyle modifications and appropriate preventive measures. This activity effectively identified individuals at risk for hypertriglyceridemia and increased community awareness of the importance of maintaining cardiovascular health through routine screening and lifestyle changes. Keywords: Triglycerides, Cardiovascular Disease, Screening, Productive Age
Evaluasi Status Gizi dan Lemak Tubuh Karyawan Perkantoran melalui Pengukuran Lingkar Tubuh dan Lemak Subkutan Santoso, Alexander Halim; Jap, Ayleen Nathalie; Harsono, Axsel; Bustam, Steve Geraldo
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/de37v822

Abstract

Pendahuluan: Status gizi merupakan indikator penting kesehatan yang dapat dinilai melalui Indeks Massa Tubuh (IMT) dan komposisi tubuh. Penumpukan lemak, khususnya lemak viseral, berperan besar dalam perkembangan penyakit metabolik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran IMT dan komposisi lemak tubuh pada karyawan perkantoran di kawasan Sudirman. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Plan–Do–Check–Action (PDCA). Pada tahap Plan, dilakukan perencanaan kegiatan yang mencakup penentuan responden, alat ukur, dan variabel yang akan diamati. Tahap Do meliputi pengumpulan data antropometri (IMT, lingkar perut, panggul, lengan atas, leher, dan betis) serta komposisi lemak tubuh (lemak total, viseral, dan lipatan bawah kulit pada biceps, triceps, suprailiaka, dan skapula) menggunakan skinfold caliper. Tahap Check dilakukan melalui analisis deskriptif dengan distribusi frekuensi, rerata, standar deviasi, median, serta rentang nilai minimum dan maksimum. Tahap Action difokuskan pada interpretasi hasil dan penyusunan rekomendasi untuk pengembangan program kesehatan berbasis status antropometri dan komposisi tubuh. Hasil: Hasil pengukuran menunjukkan rerata IMT sebesar 27,51 ± 5,42 kg/m2, yang mengindikasikan status gizi berlebih pada sebagian besar responden. Lingkar perut rata-rata mencapai 89,58 ± 12,15 cm, sementara persentase lemak tubuh rata-rata 30,92 ± 7,11%. Lemak viseral tercatat cukup tinggi dengan rata-rata 11,26 ± 6,42. Pengukuran lemak bawah kulit menunjukkan ketebalan tertinggi didapatkan pada area suprailiaka (18,94 ± 7,47 mm) dan skapula (15,80 ± 6,60 mm), menandakan dominasi penumpukan lemak sentral. Temuan ini menegaskan bahwa pekerja kantoran, merupakan kelompok yang rentan mengalami obesitas abdominal dan peningkatan risiko metabolik. Kesan: Karyawan perkantoran di kawasan Sudirman memiliki status gizi berlebih disertai penumpukan lemak viseral dan lemak bawah kulit di area suprailiaka dan skapula sentral, sehingga berpotensi meningkatkan risiko sindrom metabolik.
PERAN PEMERIKSAAN ANTROPOMETRI, CALIPER, DAN HANDGRIP DALAM MEMPREDIKSI FUNGSI GINJAL POPULASI DEWASA Dinali, Diana; Dzakwan, Muhammad Fikri; Bustam, Steve Geraldo; Gunawan, Shirly; Firmansyah, Yohanes
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 4 (2026): Edisi 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penyakit ginjal kronik merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang meningkat dan menimbulkan beban yang signifikan pada sistem kesehatan. Pelaksanaan pemeriksaan laboratorium seringkali terkendala di komunitas, sehingga pemeriksaan fisik berpotensi menjadi metode alternatif deteksi dini fungsi ginjal. Tujuan penelitian untuk menilai kemampuan parameter pemeriksaan fisik sederhana sebagai alternatif prediksi fungsi ginjal di tingkat komunitas. Metode: Penelitian potong lintang dilaksanakan di lima wilayah administrasi Jakarta dengan responden dewasa yang memenuhi kriteria inklusi. Parameter yang diukur meliputi antropometri, tekanan darah sistolik, lipatan kulit, lingkar betis, lingkar perut, indeks massa tubuh, serta handgrip strength. Fungsi ginjal diestimasi melalui eGFR (CKD-Epi formula). Analisis menggunakan korelasi Pearson, dilanjutkan regresi linear berganda. Analisis regresi menghasilkan lima model dengan nilai R 0,517–0,527 dan Adjusted R² 0,254–0,255, menunjukkan kontribusi prediksi moderat. Hasil: Pada model akhir, parameter yang signifikan terhadap fungsi ginjal adalah tekanan darah sistolik (B = −0,337; p < 0,001), lingkar betis (B = 1,187; p = 0,001), caliper suprailiac (B = −0,971; p < 0,001), serta handgrip strength (B = 0,321; p = 0,023) dengan koefisien persamaan adalah 118,339. Kesimpulan: Pemeriksaan fisik sederhana, terutama lingkar betis, caliper suprailiac, tekanan darah sistolik, dan handgrip strength, berpotensi sebagai fungsi prediktif terhadap penurunan fungsi ginjal sebagai skrining awal di komunitas dengan melibatkan kader kesehatan.