Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

TINGKAT PEMAHAMAN AQIDAH ISLAM MAHASISWA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Rosnadi, Rosnadi
Damhil Education Journal Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dej.v5i1.2757

Abstract

Aqidah merupakan fondasi utama dalam ajaran Islam yang memengaruhi perilaku dan kepribadian seorang Muslim. Bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), pemahaman aqidah sangat penting karena mereka berperan dalam membentuk karakter religius generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman aqidah Islam mahasiswa PGSD Universitas Tadulako. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui penyebaran angket secara daring kepada mahasiswa. Indikator pengukuran mencakup pemahaman terhadap konsep aqidah, rukun iman, tingkatan iman, dan sumber aqidah. Data dianalisis menggunakan rata-rata skor dan diklasifikasikan dalam tiga kategori: tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aspek yang diukur memiliki skor rata-rata di atas 80, yang berarti tingkat pemahaman aqidah mahasiswa berada dalam kategori tinggi. Mahasiswa menunjukkan pemahaman konseptual yang kuat serta mampu menginternalisasi nilai-nilai aqidah dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan aqidah di perguruan tinggi, khususnya di program kependidikan, berperan penting dalam membangun dasar moral dan spiritual calon pendidik. Dengan demikian, penguatan aspek aqidah perlu terus dikembangkan dalam kurikulum pendidikan guru
Desiminasi Modul P5 (Modul Bricket) Pada Tema Gaya Hidup Berkelanjutan Azizah, Azizah; Nuraini, Nuraini; Rosnadi, Rosnadi; Aras, Nurul Fitriah
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 1 (2025): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v7i1.22218

Abstract

Pengabdian pada masyarakat adalah salah satu wujud Tri Darma Perguruan Tinggi yang harus dipenuhi oleh dosen. Pengabdian pada masyarakat dapat dilakukan dalam berbagai bentuk kegiatan, namun yang paling sering dilakukan adalah berbagi pengetahuan dan keterampilan untuk meningkatkan kompetensi, kapasitas dan performance kelompok sasaran (mitra). Bagi dosen yang konsentrasi pada bidang pendidikan, maka kelompok sasaran adalah guru dan tenaga pendidik lainnya. Latar belakang kegiatan pengabdian ini yaitu adanya permasalahan pada sekolah mitra SDN 25 Banawa Kabupaten Donggala yaitu (1) Guru belum memiliki modul pegangan untuk mengimplementasikan program P5 di sekolah, dan (2) minimnya bahan ajar yang digunakan untuk menerapkan kurikulum merdeka. Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu untuk memberikan pemahaman dan keterampilan mengimplementasikan program P5 khususnya tema gaya hidup berkelanjutan untuk siswa Fase B C pada guru di SDN 25 Banawa melalui modul Bricket. Pelaksanaan pengabdian menggunakan pendekatan pendidikan orang dewasa yang biasanya disebut pendekatan Andragogy. Beberapa teknik atau metode yang dapat digunakan dalam pengabdian ini adalah; diskusi kelompok, FGD, curah pendapat (brainstorming) dan demonstrasi. Hasil desiminasi ini yaitu meningkatnya pemahaman guru dan siswa tentang pelaksanaan P5 khususnya pada tema Gaya Hidup Berkelanjutan dengan membuat ecobrick.
Development of the P5 Module (Adipura Module) with The Entrepreneurship Theme for Elementary School Students as An Effort to Strengthen the Values of The Pancasila Student Profile Azizah, Azizah; Wahyuni, Sri; Asriani, Asriani; Hardianti, Sri; Rosnadi, Rosnadi; Naimi, Nadlrah; Sitepu, Melyani Sari
Jurnal Paedagogy Vol. 11 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v11i2.11031

Abstract

This research aims to develop the P5 Adipura Module with the theme of entrepreneurship for elementary school students as an effort to strengthen the values of the Pancasila student profile (P3). The research method used was research and development adopting Sugiyono's development model with 7 stages including potential and problems, data collection, product design, design validation, design revision, product testing, and product revision. The test subjects were students in class 4 phase B elementary school. The trial was carried out in small groups. The data collection process was in the form of interviews, observations, and distributing questionnaires. Data analysis uses quantitative and qualitative descriptives. The result of this research was a product in the form of the P5 Adipura Module on the use of family medicinal plants (TOGA) on the theme of entrepreneurship. The average result of material expert validation was 3.29 with valid criteria. Likewise, the average media expert validation result was 3.20 with valid criteria, suitable for use in the project learning process by educators and students. Experiments in small groups to show the practicality of the module can be seen from the score interval obtained from the practicality sheet instrument by users (teachers and students) of 3.86 with very practical criteria. The Adipura P5 module is suitable for use, making it easier for educators and students in the learning process.
MODEL PEMBELAJARAN NOBANGAN BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL SUKU KAILI BAGI GURU DAN SISWA DI SEKOLAH DASAR Azizah, Azizah; Mahmudin Gagaramusu, Yusdin bin; N. Kaharu, Sarintan; Fitriah Aras, Nurul; Wahyuni, Sri; Rosnadi, Rosnadi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3600-3605

Abstract

Latar belakang kegiatan pengabdian ini yaitu adanya permasalahan pada sekolah mitra SDN 9 Banawa Kabupaten Donggala yaitu (1) Guru belum memiliki pemahaman model pembelajaran berbasis kebudayaan daerah, dan (2) belum ada pelatihan tentang model pembelajaran berbasis kebudayaan kepada guru-guru. Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu untuk memberikan pemahaman tentang model pembelajaran berbasis permainan tradisional pada guru di SDN 9 Banawa. Pelaksanaan pengabdian menggunakan pendekatan Andragogy. Beberapa teknik atau metode yang dapat digunakan dalam pengabdian ini adalah pemaparan materi, diskusi, dan praktek pembelajaran menggunakan model pembelajaran nobangan. Berdasarkan hasil pengabdian dapat ditarik kesimpulan yaitu (1) guru antusias dan bersemangat mengikuti desiminasi hasil penelitian model pembelajaran nobangan. (2) Implementasi penggunaan model pembelajaran nobangan di dalam pembelajaran mendapat respon positif dari guru dan siswa. Guru mudah menyampaikan materi kepada siswa. Siswapun terlihat aktif dan bersemangat selama dalam proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran nobangan.