Kholillah, Siti
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI MEDIA ZEP QUIZ BERBASIS TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS 3 SD ISLAM SABILAL MUHTADIN Fitriah, Fitriah; Lailawati, Nor; Kholillah, Siti; Ferdiyansyah, Aldy; Asniwati, Asniwati
Journal of Character and ELementary Education Vol. 4 No. 2 Mei 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jocee.v4i2.22152

Abstract

Permasalahan rendahnya fokus dan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas 3 SD Islam Sabilal Muhtadin menjadi latar belakang utama penelitian ini. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh penggunaan metode ceramah dan media konvensional yang monoton, sehingga mengakibatkan peserta didik cepat kehilangan konsentrasi dan tidak aktif mengikuti kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan fokus dan partisipasi peserta didik dalam pembelajaran IPAS melalui implementasi media Zep Quiz berbasis model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan pendidik dan peserta didik kelas 3 SD Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Zep Quiz berbasis Teams Games Tournament (TGT) mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif, kompetitif, dan menyenangkan. Siswa menjadi lebih fokus, aktif, dan termotivasi untuk belajar. Media ini juga mendukung kerja sama kelompok, meningkatkan keterampilan berpikir kritis, serta membantu guru dalam mengevaluasi pemahaman siswa secara langsung. Kendala teknis seperti kestabilan jaringan dan pengaturan waktu dapat diatasi dengan perencanaan yang tepat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media Zep Quiz berbasis Teams Games Tournament (TGT) terbukti efektif sebagai alternatif media pembelajaran yang interaktif dan relevan di jenjang sekolah dasar.
Tantangan Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Pengambangan 9 R, Irayanti; Maharani, Jihan Milanda; Aniyah, Naila; Kholillah, Siti; Pratiwi, Diani Ayu
ALSYS Vol 5 No 3 (2025): MEI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/alsys.v5i3.5743

Abstract

This article analyzes the low critical thinking skills of students in the implementation of the Merdeka Curriculum at SDN Pengambangan 9. This study aims to identify the factors that influence students' thinking activities. Through interviews with teachers, it was found that although the Merdeka Curriculum aims to encourage students to think independently and actively in the learning process, many students are, in fact, less active, not accustomed to working in groups, and tend to be passive in expressing their opinions. Contributing factors include the rapid transition of the curriculum, limitations in infrastructure such as projectors and internet connectivity, and teachers' uneven understanding in applying the new approach. Furthermore, the P5 project, which aims to build character, has created new challenges, particularly in terms of costs and parental participation. Although some teachers acknowledge that the Merdeka Curriculum helps students focus more on specific material, which impacts academic achievement, various obstacles still need to be addressed. The school routinely holds community learning training (kombel) and encourages teachers to attend workshops funded by the BOS (School Operational Assistance). The results of this study recommend improvements in learning facilities, more intensive teacher mentoring, and evaluations of character-based projects to make them more adaptive to school conditions.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Kreativitas dan Kolaborasi Siswa Sekolah Dasar Norhafizah, Norhafizah; Kusumaningrum, Amanda Zaiti; Kholillah, Siti; Hatimah, Khusnul; Rafianti, Wahdah Refia
Journal of Character and ELementary Education Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jocee.v5i1.26772

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif dan kolaboratif peserta didik sekolah dasar yang disebabkan oleh dominasi metode pembelajaran tradisional yang berpusat pada guru serta keterlibatan aktif peserta didik yang masih terbatas dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut mengakibatkan kemampuan pemecahan masalah dan kerja sama peserta didik belum berkembang secara optimal. Padahal, kemampuan kreatif dan kolaboratif merupakan bagian penting dari keterampilan abad ke-21 yang perlu ditanamkan sejak jenjang pendidikan dasar sebagai fondasi pembelajaran di tingkat selanjutnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penerapan strategi Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan kreativitas dan kolaborasi peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan, baik dari jurnal nasional maupun internasional, buku referensi, serta artikel penelitian yang berkaitan dengan penerapan PjBL dan pengembangan keterampilan abad ke-21. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan deskriptif untuk mengidentifikasi pola temuan penelitian, indikator peningkatan kreativitas dan kolaborasi, serta kendala yang dihadapi dalam implementasi PjBL di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi Project-Based Learning efektif dalam meningkatkan fleksibilitas berpikir, orisinalitas ide, dan kemampuan elaborasi peserta didik. Selain itu, PjBL juga mampu menumbuhkan sikap tanggung jawab, keterampilan komunikasi, serta kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Meskipun demikian, implementasi PjBL masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan waktu pembelajaran, kesiapan dan kompetensi guru yang bervariasi, serta kesulitan dalam melakukan penilaian proses dan hasil belajar secara komprehensif. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan Project-Based Learning mampu menciptakan pembelajaran yang kreatif, kolaboratif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan guru secara berkelanjutan serta pengembangan rubrik penilaian autentik untuk mendukung pelaksanaan PjBL secara optimal.