Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tantangan Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Pengambangan 9 R, Irayanti; Maharani, Jihan Milanda; Aniyah, Naila; Kholillah, Siti; Pratiwi, Diani Ayu
ALSYS Vol 5 No 3 (2025): MEI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/alsys.v5i3.5743

Abstract

This article analyzes the low critical thinking skills of students in the implementation of the Merdeka Curriculum at SDN Pengambangan 9. This study aims to identify the factors that influence students' thinking activities. Through interviews with teachers, it was found that although the Merdeka Curriculum aims to encourage students to think independently and actively in the learning process, many students are, in fact, less active, not accustomed to working in groups, and tend to be passive in expressing their opinions. Contributing factors include the rapid transition of the curriculum, limitations in infrastructure such as projectors and internet connectivity, and teachers' uneven understanding in applying the new approach. Furthermore, the P5 project, which aims to build character, has created new challenges, particularly in terms of costs and parental participation. Although some teachers acknowledge that the Merdeka Curriculum helps students focus more on specific material, which impacts academic achievement, various obstacles still need to be addressed. The school routinely holds community learning training (kombel) and encourages teachers to attend workshops funded by the BOS (School Operational Assistance). The results of this study recommend improvements in learning facilities, more intensive teacher mentoring, and evaluations of character-based projects to make them more adaptive to school conditions.
Studi Literatur: Perbandingan Penggunaan Media Pembelajaran Digital dan Konvensional terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Fitriah, Fitriah; Maharani, Jihan Milanda; Novaliana, Salsabilla; Ni’mah, Wahidatun; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai perbedaan efektivitas antara media pembelajaran digital dan media pembelajaran konvensional dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. melalui analisis berbagai jurnal, buku, dan publikasi ilmiah yang terbit antara tahun 2019 hingga 2025 dan relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital, seperti video edukatif, aplikasi pembelajaran, platform e-learning, serta multimedia interaktif, memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan minat, perhatian, dan keterlibatan siswa. Hal ini disebabkan oleh karakter media digital yang lebih atraktif, mudah diakses, serta menyajikan visualisasi dan interaktivitas yang mampu menstimulasi rasa ingin tahu siswa. Sementara itu, media pembelajaran konvensional seperti buku teks, papan tulis, dan alat peraga tetap memiliki peran penting dalam memperkuat dasar pemahaman konsep, memfasilitasi pengalaman belajar konkret, serta menjaga komunikasi langsung antara guru dan peserta didik. Melalui perbandingan kedua jenis media tersebut, ditemukan bahwa tidak ada satu media yang efektif apabila digunakan secara terpisah. Penggabungan media digital dan konvensional justru menghasilkan proses pembelajaran yang lebih optimal karena mampu menyeimbangkan kebutuhan visual, interaktif, dan pengalaman nyata yang dibutuhkan oleh siswa sekolah dasar.